Skincapedia.com – Momen perayaan seperti Iduladha sering kali identik dengan hidangan daging kurban, baik sapi maupun kambing. Daging kambing dikenal memiliki cita rasa yang khas dan lezat, namun tak sedikit orang yang merasa kesulitan mengolahnya karena aroma prengus yang terkadang mengganggu selera makan.
Aroma prengus pada daging kambing sesungguhnya disebabkan oleh senyawa bernama caprylic acid. Senyawa ini secara alami diproduksi oleh tubuh kambing dan memiliki aroma yang cukup kuat.
Faktor lain yang memengaruhi intensitas bau prengus adalah usia dan jenis kambing. Daging kambing muda cenderung memiliki rasa yang lebih ringan dan aroma yang tidak terlalu tajam dibandingkan kambing yang lebih tua. Selain itu, beberapa jenis kambing seperti Angora goat memiliki aroma yang lebih tajam, sementara Boer goat aromanya lebih ringan.
Namun, jangan khawatir. Dengan beberapa teknik pengolahan yang tepat, aroma prengus pada daging kambing dapat diminimalisir, bahkan dihilangkan sama sekali. Berikut adalah delapan cara efektif untuk mengolah daging kambing agar tetap empuk dan tidak berbau menyengat.
Rendam Daging Kambing dengan Air Garam atau Air Jeruk Nipis

Salah satu metode sederhana untuk menetralisir bau pada daging kambing adalah dengan merendamnya. Siapkan larutan air garam atau air perasan jeruk nipis, lalu rendam daging kambing selama 30 menit hingga satu jam sebelum diolah lebih lanjut. Cara ini dipercaya tidak hanya mengurangi bau prengus, tetapi juga membuat daging terasa lebih segar.
Gunakan Rempah-rempah dan Bumbu yang Tepat

Kekuatan aroma rempah-rempah dan bumbu dapur dapat menjadi kunci untuk menyamarkan bau menyengat daging kambing. Gunakan bahan-bahan aromatik seperti bawang bombay, bawang putih, dan jahe. Kombinasikan dengan rempah seperti jintan, ketumbar, dan kayu manis untuk efek yang lebih maksimal.
Baca juga: Produk Makeup Terbaru Rilis Mei 2026 yang Wajib Anda Miliki
Rempah dan bumbu ini dapat diaplikasikan saat proses marinasi daging atau langsung ditambahkan saat memasak, memberikan aroma yang menggugah selera.
Rendam Daging Kambing dengan Susu atau Yoghurt

Susu dan yoghurt memiliki kandungan yang efektif dalam menetralisir bau amis pada daging. Kasein, protein yang terkandung dalam susu dan yoghurt, memiliki kemampuan mengikat senyawa-senyawa penyebab bau seperti TMA (Trimetilamin) dan indole. Merendam daging kambing dalam kedua bahan ini sebelum dimasak akan sangat membantu mengurangi aroma prengusnya.
Pilih Daging Kambing yang Berkualitas

Kualitas daging kambing sejak awal sangat memengaruhi hasil akhir masakan. Pilihlah daging yang berasal dari sumber terpercaya dengan proses penyembelihan dan penanganan yang baik. Daging kambing yang segar umumnya memiliki warna merah cerah, tidak berlendir, dan tidak mengeluarkan bau yang terlalu menyengat.
Simpan Daging Kambing pada Suhu Dingin

Penanganan pasca-pembelian juga krusial. Segera simpan daging kambing di dalam freezer setelah mendapatkannya. Penyimpanan pada suhu dingin dapat memperlambat proses kerusakan daging dan mencegah timbulnya bau yang tidak diinginkan. Dengan penyimpanan yang tepat, kesegaran daging dapat terjaga lebih lama.
Masak Daging Kambing Secara Perlahan dengan Teknik Braising dan Stewing

Teknik memasak yang lambat dengan sedikit kuah, seperti braising dan stewing, sangat efektif untuk mengolah daging kambing. Proses ini membantu memecah jaringan ikat pada daging, membuatnya lebih lunak dan secara bersamaan mengurangi aroma prengusnya. Penambahan rempah-rempah dalam proses ini juga akan membuat bumbu lebih meresap sempurna.
Gunakan Pressure Cooker

Alat masak modern seperti pressure cooker atau panci presto menawarkan solusi cepat dan efektif. Panci presto tidak hanya mempercepat waktu memasak daging kambing, tetapi juga membantu menetralisir baunya. Tekanan dan suhu tinggi yang dihasilkan mampu memecah protein dan lemak penyebab aroma menyengat pada daging.
Bakar atau Goreng Daging Kambing dengan Api Besar

Metode memasak dengan suhu tinggi seperti memanggang atau menggoreng dengan api besar dapat menghasilkan efek karamelisasi pada permukaan daging. Proses ini efektif mengurangi bau prengus sekaligus menciptakan lapisan luar yang lezat. Teknik ini juga sangat cocok dikombinasikan dengan bumbu aromatik dan rempah-rempah untuk hasil masakan yang lebih kaya rasa.
Dengan menerapkan berbagai cara di atas, Anda dapat menikmati hidangan daging kambing yang lezat, empuk, dan bebas dari aroma prengus yang mengganggu. Selamat mencoba mengolah daging kambing menjadi hidangan istimewa!
