Skincapedia.com – Pemilik kulit berminyak sering kali ragu untuk menggunakan pelembap. Kekhawatiran bahwa kulit akan menjadi semakin berminyak membuat langkah ini kerap terlewatkan dari rutinitas perawatan kulit sehari-hari.
Namun, menurut laman American Academy of Dermatology, kulit berminyak pun tetap memerlukan hidrasi demi menjaga kelembapannya. Berikut adalah beberapa tips menggunakan pelembap yang tepat untuk kulit berminyak.
1. Pilih Pelembap Berlabel “Oil-Free” dan “Noncomedogenic”
Produk dengan label oil-free (bebas minyak) dan noncomedogenic (tidak menyumbat pori) dirancang khusus agar tidak menyebabkan penyumbatan pori-pori atau memicu timbulnya jerawat. Label ini berlaku untuk seluruh rangkaian produk perawatan kulit, mulai dari pelembap, pembersih wajah, hingga riasan.
Oleh karena itu, saat memilih pelembap, pastikan kedua label tersebut tertera pada kemasan produk sebelum Anda memutuskan untuk membelinya. Ini adalah langkah fundamental namun sangat krusial untuk menjaga kesehatan dan perawatan kulit berminyak.
Baca juga: Drakor Terbaru yang Sedang Tayang dengan Rating Tinggi di Netflix
2. Aplikasikan Pelembap Setelah Mencuci Wajah

Banyak individu dengan kulit berminyak mengabaikan penggunaan pelembap karena merasa kulit mereka sudah cukup “lembap” oleh minyak alami. Padahal, minyak dan kelembapan adalah dua hal yang berbeda; kulit berminyak tetap bisa kehilangan hidrasi yang dibutuhkannya.
Mengaplikasikan pelembap segera setelah mencuci wajah membantu mengunci kelembapan sebelum kulit menjadi kering. Dengan cara ini, keseimbangan kulit dapat terjaga, sehingga produksi minyak berlebih pun menjadi lebih mudah dikendalikan.
3. Pilih Pelembap yang Juga Mengandung SPF
Menurut laman American Academy of Dermatology, para dermatolog merekomendasikan penggunaan pelembap yang juga dilengkapi dengan broad-spectrum sunscreen dengan SPF minimal 30. Dengan demikian, Anda dapat melindungi kulit dari paparan sinar UV sekaligus menjaga kelembapannya dalam satu langkah perawatan.
Ini merupakan pilihan yang efisien, terutama bagi kulit berminyak yang sebaiknya tidak menerima terlalu banyak lapisan produk tambahan. Semakin minimalis rutinitas perawatan, semakin kecil pula risiko penyumbatan pori-pori.
4. Gunakan Pembersih Wajah yang Lembut Sebelumnya

Cara mempersiapkan kulit sebelum mengaplikasikan pelembap juga memegang peranan penting. Penggunaan sabun wajah yang terlalu keras justru dapat memicu kulit untuk memproduksi lebih banyak minyak sebagai respons terhadap iritasi.
Oleh karena itu, pilihlah pembersih berbusa yang ringan dan lembut sebelum mengaplikasikan pelembap. Kulit yang tidak mengalami iritasi akan menerima pelembap dengan lebih baik, dan produksi minyaknya pun akan lebih mudah terkontrol sepanjang hari.
5. Hindari Menyentuh Wajah Setelah Mengaplikasikan Produk
Setelah seluruh rangkaian perawatan kulit selesai, termasuk pengaplikasian pelembap, sebaiknya hindari menyentuh wajah secara berlebihan. Tangan yang menyentuh wajah dapat mentransfer kotoran, minyak, dan bakteri ke permukaan kulit yang sudah bersih.
Kebiasaan ini mungkin terlihat sepele, namun dampaknya cukup signifikan bagi kulit berminyak yang lebih rentan terhadap penyumbatan pori dan munculnya jerawat. Sentuhlah wajah hanya saat sedang membersihkan atau mengaplikasikan produk perawatan.
