Home » Dampak Buruk Makanan dan Minuman pada Gigi

Dampak Buruk Makanan dan Minuman pada Gigi

Secara tak sadar, sebagian kudapan dan minuman yang kerap disantap dapat mengikis lapisan terluar gigi secara bertahap. Lapisan enamel ini berfungsi sebagai pelindung gigi dari berbagai ancaman dan menjaga kekokohannya.

Apabila lapisan enamel terkikis, gigi dapat menjadi lebih sensitif, rentan berlubang, serta memunculkan aneka persoalan kesehatan mulut lainnya. Oleh karena itu, penting untuk mengenali apa saja yang sebaiknya dikurangi atau dijauhi demi menjaga kesehatan gigi. Merujuk pada informasi dari Verywell Health, berikut lima jenis makanan dan minuman yang patut dihindari. Mari kita simak lebih lanjut!

1. Jus Buah Asam

Jus Buah Asam

Ketika tingkat keasaman (pH) dalam mulut turun di bawah kisaran 5,5, enamel gigi mulai melunak. Dalam kondisi ini, mengonsumsi minuman bersifat asam seperti jus jeruk, delima, dan nanas dapat meningkatkan risiko terjadinya pengikisan pada enamel. Sebuah studi yang diterbitkan oleh Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI) mengungkap bahwa jus delima berpotensi menimbulkan pengikisan enamel yang serupa dengan minuman bersoda.

Lebih lanjut, jus kemasan umumnya memiliki risiko lebih besar dalam merusak enamel dibandingkan jus segar. Ini disebabkan oleh kandungan gula tambahan dan asam nitrat dalam jus kemasan yang bertujuan memperpanjang masa simpan, yang pada akhirnya dapat mempercepat proses terkikisnya enamel.

2. Minuman Bersoda

Minuman Bersoda

Sebuah penelitian mengindikasikan bahwa individu yang tidak pernah mengonsumsi soda memiliki kemungkinan 94% lebih rendah mengalami pengikisan gigi dibandingkan dengan mereka yang meminumnya setiap hari.

Selain itu, soda juga mengandung berbagai jenis asam, seperti asam karbonat, asam sitrat, asam fosfat, serta tambahan gula. Kombinasi ini berpotensi mempercepat proses pengikisan enamel, menjadikan gigi lebih sensitif dan mudah mengalami kerusakan.

3. Minuman dan Makanan Berbasis Cuka

Minuman dan Makanan berbasis buka

Cuka apel dan hidangan yang diolah dengan cuka dapat menyebabkan gigi terpapar asam asetat. Hal ini disebabkan oleh tingkat keasaman yang cukup tinggi pada cuka dan makanan berbahan dasar cuka.

Baca juga: Kenali Atasan Camisole Sutra Favorit Para 'It Girl

Cuka apel umumnya memiliki pH berkisar antara 2,5-3,0, yang tergolong asam dan mampu melarutkan mineral pada gigi. Sementara itu, hidangan seperti acar hingga rujak cuka juga berpotensi mengikis enamel apabila dikonsumsi secara berlebihan atau terlalu sering dalam rentang waktu yang panjang.

4. Camilan Manis dan Bertepung

Camilan manis dan bertepung

Karbohidrat olahan yang berbentuk tepung, seperti kue, keripik, dan roti, akan terurai menjadi gula saat dikunyah. Gula ini kemudian menjadi sumber makanan bagi bakteri di dalam mulut yang menghasilkan asam sebagai produk sampingannya.

Selain itu, makanan tersebut cenderung menempel pada gigi, sehingga memberikan lebih banyak waktu bagi bakteri untuk berkembang biak. Jika dikonsumsi terlalu sering, enamel gigi akan memiliki kesempatan yang minim untuk memulihkan diri.

5. Permen

Permen

Permen sering dikonsumsi untuk membantu meningkatkan konsentrasi atau sekadar meredakan stres. Namun, di balik rasa manisnya, permen mengandung kadar gula tinggi yang tidak baik bagi kesehatan enamel gigi.

Jenis permen yang patut diwaspadai adalah permen asam serta permen yang lengket dan sulit dibersihkan oleh air liur. Apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, jenis permen ini dapat meningkatkan risiko kerusakan enamel karena gula dan asam menempel lebih lama pada permukaan gigi.

Demikianlah beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya Anda batasi karena dapat merusak enamel gigi seiring waktu. Mari lebih cermat dalam memilih asupan harian Anda!

Artikel menarik Lainnya