Skincapedia.com – Banyak orang masih memiliki persepsi bahwa liburan ke Eropa identik dengan biaya yang mahal dan sulit dijangkau, padahal realitanya tidak selalu demikian.
Di balik popularitas kota-kota besar seperti Paris atau Roma, ada banyak permata tersembunyi Eropa yang menawarkan pengalaman tak kalah menarik dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Destinasi anti-mainstream Eropa ini biasanya lebih sepi, memberi ruang untuk menikmati suasana dengan lebih nyaman, sekaligus tetap menghadirkan keindahan visual yang estetik dan autentik.
Dengan perencanaan yang tepat, menjelajahi hidden gems Eropa ini justru bisa menjadi pilihan yang hemat tanpa mengorbankan kualitas perjalanan. Jadi, sudah saatnya mempertimbangkan destinasi alternatif untuk pengalaman liburan yang lebih cerdas dan berkesan. Yuk, simak lebih lanjut tentang rekomendasi destinasi anti-mainstream Eropa seperti yang dilansir dari Wanderlust Storytellers berikut ini!
Krakow, Polandia

Krakow, Polandia, merupakan destinasi yang tetap terjangkau meskipun popularitasnya terus meningkat, dengan estimasi biaya sekitar 76 USD (sekitar Rp1,3 juta) per hari. Alasan yang membuat biaya di Krakow tetap terjangkau adalah karena kota ini adalah kota pelajar yang besar.
Ada begitu banyak universitas di sana sehingga pedagang lokal harus menyesuaikan dengan dompet mahasiswa. Namun, bagian terbaik dari berlibur di sini bukan hanya biaya yang terjangkau, melainkan keberadaan pusat kota tua yang juga merupakan situs warisan dunia UNESCO dan berada di tengah alun-alun pasar abad pertengahan terbesar di seluruh Eopa, Rynek Glowny.
Ada juga distrik Kasimierz yang menghadirkan pesona berbeda dengan Kota Tua berkat perpaduan unik antara sinagoge kuno yang berdiri tepat di sebelah beberapa kafe modern. Tidak jauh dari kota, ada dua situs utama yang bisa dikunjungi dalam waktu sehari.
Pertama, ada Tambang Garam Wieliczka, kota bawah tanah yang seluruhnya dipahat dari garam. Ada juga memorial Auschwitz-Birkenau yang merupakan bagian penting dari sejarah yang dan akan dikunjungi oleh kebanyakan orang saat mereka datang ke Krakow.
Baca juga: Tiga Ungkapan yang Tak Pernah Diucapkan Orang Bahagia
Brasov, Rumania

Brasov di Rumania merupakan salah satu destinasi terjangkau di Eropa dengan estimasi biaya sekitar 81 USD (sekitar Rp1,4 juta) per hari. Kota ini memadukan pesona abad pertengahan dengan biaya hidup yang relatif ramah di kantong.
Arsitektur Gotik yang khas serta keindahan Council Square menghadirkan suasana menarik tanpa kepadatan wisatawan. Selain itu, lokasinya yang strategis membuat Brasov ideal dijadikan titik awal untuk mengunjungi Kastil Bran di dekatnya.
Gjirokaster, Albania

Gjirokaster di Albania merupakan kota dari masa Kesultanan Ottoman yang dilindungi UNESCO. Kota ini terletak di lereng gunung dengan benteng besar bekas penjara zaman dahulu yang tampak menonjol dan menjadi ciri utama kawasan tersebut.
Dengan anggaran sekitar 97 USD (sekitar Rp1,7 juta) per hari, destinasi ini menawarkan suasana khas melalui rumah-rumah batu beratap batu tulis yang membentuk lanskap unik dan bernilai sejarah yang bahkan setara dengan destinasi warisan budaya lain yang biasanya jauh lebih mahal.
Dikenal sebagai salah satu tempat yang nggak bikin boncos dan paling autentik di Eopa, Gjirokaster juga menghadirkan pengalaman budaya yang lebih dekat dengan pengunjungnya melalui penginapan-penginapan yang dikelola oleh keluarga lokal.
