Home » Strategi Melunasi Utang Secara Berangsur

Strategi Melunasi Utang Secara Berangsur

Masalah utang kerap muncul tanpa disadari. Awalnya bisa jadi karena kebutuhan mendesak atau gaya hidup yang sedikit berlebihan, namun seiring waktu dapat berkembang menjadi beban yang sulit diatasi. Ketika tagihan menumpuk dan pemasukan terasa tak mencukupi, situasi ini tak hanya berdampak pada keuangan, tetapi juga kesehatan mental.

Kondisi semacam ini memang menantang, namun bukan berarti tanpa jalan keluar. Lantas, bagaimana cara yang efektif untuk terbebas dari lilitan utang tanpa memperparah keadaan?

1. Susun Daftar Utang, Perinci Detailnya, dan Tentukan Urutan Prioritas

Ilustrasi buat daftar utang/Freepik: tirachardz

Mengutip Clever Girl Finance, perencana keuangan asal Amerika Serikat, Bola Sokunbi, menyatakan bahwa banyak orang kesulitan keluar dari utang karena ketidakjelasan total utang mereka. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya membuat daftar utang yang detail untuk membantu menentukan prioritas.

Contohnya, melunasi utang dengan nominal terkecil terlebih dahulu untuk merasakan kemajuan yang lebih cepat, atau melunasi utang dengan bunga tertinggi untuk menekan beban bunga, sehingga proses pelunasan menjadi lebih terarah dan realistis.

2. Kurangi Pengeluaran dan Modifikasi Gaya Hidup

Ilustrasi hemat dengan bawa bekal dari rrumah/freepik: freepik

Jurnalis keuangan Ron Lieber dalam tulisannya di The New York Times menjelaskan bahwa perubahan gaya hidup sederhana, seperti menyiapkan makanan sendiri atau mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak, dapat membantu seseorang mengalokasikan lebih banyak dana untuk pembayaran utang. Ia juga menyoroti bahwa konsistensi dalam penghematan jauh lebih penting daripada perubahan drastis yang hanya bersifat sementara.

3. Hentikan Pengambilan Utang Baru

Ilustrasi penggunaan kartu kredit/Freepik: Lifestylememory

Psychology Today mengemukakan bahwa kebiasaan berutang sering kali dipicu oleh emosi, seperti stres atau keinginan untuk menyesuaikan diri dengan standar sosial. Disarankan agar seseorang lebih menyadari pemicu emosional tersebut, sehingga dapat menghindari keputusan impulsif yang berujung pada penambahan utang baru.

4. Alihkan Aset dan Tingkatkan Pendapatan sebagai Pendukung Solusi

Ilustrasi memakai kartu kredit/Freepik: tirachardz

Selain itu, meningkatkan sumber pendapatan juga merupakan langkah yang efektif. BBC Worklife menjelaskan bahwa peningkatan pemasukan sering kali memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan sekadar pengurangan pengeluaran, karena memberikan fleksibilitas finansial yang lebih luas. Anda bisa mencoba pekerjaan lepas (freelance), memulai usaha kecil, atau mengambil pekerjaan sampingan sesuai dengan kemampuan.

Baca juga: Tips Efektif Hilangkan Bau Apek pada Pakaian

5. Gabungkan Utang (Konsolidasi Utang)

Ilustrasi memikirkan metode untuk membayar utang/Freepik: freepik

National Foundation for Credit Counseling (NFCC) melalui situs resminya menyatakan bahwa konsolidasi utang dapat membantu individu mengurangi beban bunga serta menyusun jadwal pembayaran yang lebih teratur. Namun, strategi ini tetap membutuhkan kedisiplinan agar tidak kembali menambah utang baru setelah proses konsolidasi selesai.

6. Berdialog dengan Pemberi Pinjaman atau Pinjaman OJK

Ilustrasi negoisasi/Freepik: freepik

Artikel menarik Lainnya