Skincapedia.com – Retinol dikenal sebagai “Ratu” bahan aktif dalam perawatan kulit, sangat efektif mengatasi berbagai masalah kulit, terutama penuaan dini. Seperti halnya seorang Ratu, retinol memerlukan penanganan yang hati-hati agar manfaatnya optimal dan efek samping dapat diminimalkan.
Artikel ini akan mengulas secara mendalam salah satu produk toner lokal yang menggunakan retinol sebagai bahan aktif utamanya, yaitu Avoskin Miraculous Retinol Toner.
Produk ini diklaim mengandung 3% Niacinamide, 1% Actosome Retinol dengan 0,09% retinol aktif, peptide, dan ekstrak delima. Manfaat yang dijanjikan meliputi:
- Mengatasi garis halus.
- Meratakan tekstur kulit.
- Mencerahkan kulit.
- Merangsang regenerasi sel kulit baru.
- Meningkatkan produksi kolagen.
Berdasarkan ulasan di Female Daily, produk ini mendapatkan rating 4,4 dari 5 bintang, dengan 94% dari 391 pengguna merekomendasikannya. Harga untuk kemasan 100ml adalah Rp 179.000.
|
|
| Avoskin Retinol Toner. Foto by Marisagiv FD member |
Penjelasan Avoskin Retinol Toner
Ingredients:
Water, propylene glycol, niacinamide, glyserine, polysorbate-20, phenoxyethanol, peg-40 hydrogenated castor oil, polyglyceryl-2 stearate, caprylic/capric triglyseride, glyseryl stearate, stearyl alcohol, camelia sinensis (green tea) leaf extract, methyl methacryalate crospolymer, polyglutamic acid, tetrasodium edta, retinol, hydrogenated lecithin, ethylhexyl glyserine, cholesterol, xanthan gum, tocopheryl acetate, rubus idaeus (raspberry) fruit extract, BHT, punica granatum (pomegranate) fruit extract, butylene glycol, phaseolus radiatus seed extract, BHA, Avena sativa (oat) meal extract, palmitoyl hexapeptide-12.
Bahan Aktif
niacinamide (3%)
Niacinamide dalam formulasi retinol dapat membantu mengurangi efek samping yang mungkin timbul, sehingga pengguna dapat merasakan manfaat retinol dengan lebih nyaman.
camelia sinensis (green tea) leaf extract.
Ekstrak teh hijau kaya akan polifenol, terutama chatecin, yang memiliki sifat antioksidan, pelindung UV, antikarsinogenik, dan antiinflamasi. Senyawa ini dapat menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim perbaikan DNA, serta memiliki aktivitas antimikroba. Konsentrasi 2% ekstrak teh hijau efektif untuk mengatasi jerawat ringan hingga sedang.
polyglutamic acid.
Polimer asam amino ini memiliki kemampuan mengikat kelembapan yang lebih baik dibandingkan asam hialuronat.
retinol
Fakta singkat mengenai retinol:
- Merupakan bahan anti-aging OTC (over-the-counter) yang paling terbukti khasiatnya.
- Perlu dikonversi di dalam kulit untuk bekerja secara efektif.
- Setelah dikonversi, efeknya setara dengan retinoic acid, namun umumnya 10-20 kali lebih lemah.
- Membantu menghaluskan kulit (mengurangi kerutan), mengencangkan, dan meratakan warna kulit.
- Bermanfaat juga untuk kulit yang rentan berjerawat.
- Efek samping dan iritasi mungkin terjadi, namun lebih rendah dibandingkan retinoic acid.
- Tidak disarankan untuk digunakan selama kehamilan.
tocopheryl acetate.
Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan, melembapkan, dan melindungi kulit.
rubus idaeus (raspberry) fruit extract.
Ekstrak buah raspberry mengandung senyawa aktif seperti anthocyanins dan ellagitannins yang bersifat antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri.
punica granatum (pomegranate) fruit extract.
Delima kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif seperti cathechin, quercetin, dan kaempherol yang berperan sebagai fotoprotektif terhadap paparan sinar UVB.
phaseolus radiatus seed extract
Ekstrak kacang hijau dapat meningkatkan aktivitas sel yang berkaitan dengan regenerasi kulit dan memperbaiki kerusakan kulit akibat paparan sinar UV.
Avena sativa (oat) meal extract.
Ekstrak oat mengandung nutrisi penting seperti antioksidan, beta-glucan, lipid, serta omega 3 dan 6. Bahan ini memiliki sifat melembapkan, memperbaiki lapisan pelindung kulit, dan menenangkan kulit.
palmitoyl hexapeptide-12.
Dikenal juga sebagai Biopeptide El, peptida ini terdiri dari 6 asam amino. Uji in-vivo menunjukkan bahwa aplikasi 4% Biopeptide El dua kali sehari selama satu bulan dapat meningkatkan kekencangan kulit sebesar 33% dan mencerahkan skin-tone sebesar 20%.
Bahan Pelengkap
- Water
- propylene glycol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- glyserine: Pelarut, bahan identik kulit, dan humektan.
- polysorbate-20: Pengawet.
- phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%.
- peg-40 hydrogenated castor oil: Pengemulsi.
- polyglyceryl-2 stearate: Pengemulsi.
- caprylic/capric triglyseride: Emolien ringan dan tidak lengket yang berasal dari minyak kelapa dan gliserin.
- glyseryl stearate: Emolien dan pengemulsi.
- stearyl alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengental formula, dan stabilisator emulsi.
- methyl methacryalate crospolymer: Bahan penyerap minyak (oil-absorbent) atau mattifier yang memberikan tekstur halus dan elegan.
- tetrasodium edta: Menetralisir ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
- hydrogenated lecithin: Emolien, pengemulsi, dan sering digunakan untuk membentuk liposom guna melapisi dan menstabilkan bahan aktif.
- ethylhexyl glyserine: Peningkat kerja pengawet (preservatives booster) dan humektan.
- cholesterol: Emolien, bahan identik kulit, humektan, dan memiliki kapasitas mengikat air.
- xanthan gum: Pengental produk yang terbuat dari bahan alami.
- BHT: Antioksidan sintetis yang berfungsi sebagai pengawet untuk mencegah oksidasi bahan.
- BHA (Butylated Hydroxy Anisole): Antioksidan sintetis yang juga berfungsi sebagai pengawet untuk menjaga stabilitas bahan aktif.
Kesimpulan
Jumlah bahan pelengkap yang cukup banyak dalam toner ini mungkin menimbulkan pertanyaan. Selain itu, istilah “Actosome Retinol” tidak tercantum secara spesifik dalam daftar bahan.
Actosome Retinol ternyata adalah nama dagang untuk formulasi retinol yang dilengkapi dengan bahan-bahan lain yang berfungsi sebagai “pengawal” untuk meningkatkan stabilitas dan penetrasinya. Bahan-bahan “pengawal” ini memastikan retinol bekerja lebih lembut dan memiliki penetrasi yang lebih baik dibandingkan retinol yang berdiri sendiri.
|
|
| Actosome Retinol= Formulasi retinol dan kawan-kawan. |
Dengan demikian, 1% Actosome Retinol setara dengan 0,09% retinol active ditambah 0,91% bahan “pengawal”. Informasi ini dapat ditemukan di situs web Avoskin atau pada kemasan produk.
Kombinasi Actosome Retinol dengan niacinamide 3%, peptide, ekstrak teh hijau, delima, serta polyglutamic acid membuat toner ini sangat efektif dan canggih, yang mungkin menjelaskan harganya.
Oleh karena itu, Avoskin Miraculous Retinol Toner dapat dianggap lebih lembut dibandingkan produk retinol biasa. Namun, reaksi purging tetap bisa muncul karena sifat retinol yang merangsang pergantian sel kulit. Jika ada jerawat yang terpendam, retinol akan membantu mengeluarkannya.
Disarankan untuk memulai penggunaan 2-3 kali seminggu di malam hari. Setelah kulit beradaptasi, frekuensi penggunaan dapat ditingkatkan menjadi setiap hari, tergantung pada kekuatan dan sensitivitas kulit masing-masing individu. Penggunaan tabir surya sangat diwajibkan di siang hari.
Produk ini tidak mengandung alkohol dan pewangi. Namun, perlu diperhatikan bahwa produk ini tidak fungal acne safe.
Anda juga dapat membandingkannya dengan Avoskin Retinol Ampoule untuk membantu memutuskan produk mana yang ingin dicoba terlebih dahulu. Pembelian dapat dilakukan melalui Official Store.


