Home » Tanda Kamu Sedang Burnout, Bukan Cuma Malas!

Tanda Kamu Sedang Burnout, Bukan Cuma Malas!

Burnout merupakan kondisi yang dialami hampir setiap orang. Keadaan ini biasanya muncul ketika seseorang sudah berada di titik puncak kejenuhan akibat rutinitas sehari-hari. Gejalanya meliputi luapan emosi yang sulit dikendalikan, hilangnya fokus, hingga penurunan motivasi.

Sayangnya, indikasi seseorang mengalami burnout kerap tidak disadari oleh individu tersebut maupun orang-orang di sekitarnya. Lebih buruk lagi, perilaku yang muncul saat seseorang mengalami burnout justru sering kali dianggap sebagai sikap malas.

Berikut ini adalah lima tanda seseorang yang benar-benar mengalami burnout, bukan sekadar malas sebagaimana yang sering disalahpahami oleh banyak orang menurut beberapa sumber.

1. Kehilangan Minat pada Hal yang Biasa Dilakukan dan Bikin Bahagia

Salah satu indikator seseorang sedang burnout adalah pudarnya antusiasme terhadap hobi atau aktivitas rutin yang biasanya dijalani. Merujuk pada YourTango, sebuah survei di tahun 2021 menunjukkan bahwa 79% pekerja mengalami burnout, dengan 26 persen di antaranya mengaku kehilangan minat terhadap pekerjaan mereka.

Rasa apatis terhadap kegiatan yang dahulu digemari bisa menjadi sinyal burnout, meskipun bisa juga berkaitan dengan depresi. Walaupun burnout sering muncul akibat stres kronis dan cenderung membaik ketika sumber stres berkurang, dampak depresi biasanya jauh lebih luas dan menyeluruh.

Depresi dapat memengaruhi suasana hati, level energi, dan minat seseorang terhadap berbagai aspek kehidupan tanpa adanya pemicu eksternal yang jelas.

2. Mudah Capek Tanpa Alasan

Merasa lelah tanpa sebab yang nyata tidak selalu berarti kamu malas. Ini bisa menjadi pertanda bahwa kamu sedang dalam kondisi kewalahan, yang akhirnya menguras energi secara drastis. Situasi ini kerap dipicu oleh burnout.

Berdasarkan riset dalam jurnal World Psychiatry (2016), terdapat tiga dimensi dalam burnout, salah satunya adalah kelelahan yang sangat ekstrem. Kelelahan jenis ini kemungkinan besar bersumber dari stres, sehingga tubuh tetap terasa lelah meskipun kamu telah beristirahat atau tidur dengan cukup.

3. Merasa Terputus dengan Lingkungan Sekitar

Pekerja sosial klinis berlisensi, Lauren Liverman, menjelaskan bahwa salah satu gejala burnout tampak dari perilaku menarik diri.

“Mereka mengisolasi diri dari keluarga atau rekan karena kehilangan kapasitas untuk berinteraksi secara bermakna atau menjalani rutinitas tanpa benar-benar menyimak serta memperhatikan lingkungan sekitar,” ujar Liverman kepada YourTango.

Kondisi ini terjadi bukan karena enggan bersosialisasi atau tidak peduli, melainkan karena rasa lelah dan kewalahan yang begitu hebat sehingga membuat seseorang merasa seolah terpuruk.

4. Jadi Gampang Kesal

Tanda lain bahwa kamu benar-benar kelelahan dan bukan malas adalah ketidakmampuan untuk mengelola emosi, yang berujung pada sikap yang mudah marah.

Sebuah studi dalam Journal of International Medical Research (2022) menemukan bahwa kelelahan klinis yang berlangsung lama berhubungan dengan respons fisik yang berlebihan, termasuk meningkatnya ketegangan, kemudahan untuk marah, serta gangguan pola tidur.

5. Sulit Mengerjakan Sesuatu Tepat Waktu

Kelambanan dalam menyelesaikan tugas sering kali dicap sebagai kemalasan, padahal itu bisa menjadi indikasi bahwa kamu sedang mengalami burnout. Rasa lelah mental yang terus-menerus muncul membuat kamu kesulitan menentukan langkah awal dalam mengerjakan tugas.

Kondisi mental dan emosional dapat menjadi lebih buruk ketika muncul tekanan dari rekan kerja untuk segera berubah, daripada membantu menyelesaikan masalah utamanya. Akibatnya, durasi yang dibutuhkan untuk menuntaskan pekerjaan malah menjadi semakin lama.

Demikianlah beberapa tanda seseorang sedang berada dalam fase burnout, bukan sekadar malas. Jadi, alangkah baiknya untuk memahami apa yang sedang dialami seseorang sebelum menghakimi perilakunya.

Artikel menarik Lainnya