Home » Ciri Orang dengan Kepercayaan Diri Tinggi dari Sikapnya

Ciri Orang dengan Kepercayaan Diri Tinggi dari Sikapnya

Individu yang memiliki kepercayaan diri kuat akan tampak berbeda dibandingkan mereka yang kerap meragukan kemampuan diri. Keyakinan tersebut terpancar jelas melalui cara mereka berperilaku dalam rutinitas sehari-hari.

Oleh karena itu, tindakan seseorang bisa menjadi tolok ukur seberapa besar rasa percaya diri yang mereka miliki. Mereka tidak gampang tersinggung saat dikritik karena telah sepenuhnya menerima diri sendiri apa adanya. Contohnya ketika orang lain memberikan komentar mengenai fisik mereka. Mereka pun memiliki keberanian untuk mengambil risiko. Mari simak ulasan lengkapnya!

1. Menerima Diri Sendiri

Orang yang percaya diri sudah menerima diri sendiri apa adanya

Seseorang yang percaya diri berarti merasa nyaman dengan jati dirinya. Mereka memahami bahwa tidak ada manusia yang sempurna, termasuk dirinya sendiri. Maka dari itu, mereka mampu berdamai dengan kekurangan yang memang tidak bisa diubah.

Dikutip dari CNBC Make It, dalam podcast peneliti perilaku Shade Zahrai bersama Mel Robbins, penulis buku Let Them Theory, Zahrai menjelaskan bahwa kebiasaan untuk meningkatkan rasa percaya diri salah satunya adalah dengan menyusun Care Less List atau daftar hal-hal yang tidak perlu dicemaskan. Buatlah kolom pada selembar kertas, lalu tulis di sisi kiri segala sesuatu yang ingin kamu abaikan, seperti opini orang lain atau penampilan fisik. Sementara itu, di sisi kanan, tuliskan hal-hal yang ingin kamu berikan perhatian lebih. “Penerimaan diri adalah pemahaman bahwa kamu tidak memerlukan validasi dari pihak lain untuk menentukan nilai dirimu,” ujar Zahrai.

2. Menetapkan Batasan

Orang yang percaya diri menetapkan batasan

Rasa percaya diri yang tinggi juga berkaitan erat dengan kemampuan menetapkan batasan pribadi. Berbekal kesadaran diri yang baik, orang yang percaya diri tahu apa yang bermanfaat bagi mereka dan apa yang tidak. Melansir dari laman Katie Couric Media, individu dengan kepercayaan diri tinggi menjunjung integritas dan mampu berkomunikasi dengan lugas. “Ya” berarti setuju, dan “tidak” berarti menolak.

3. Menoleransi Ketidaknyamanan

Orang yang percaya diri dapat menoleransi ketidaknyamanan

Sikap lain yang membedakan orang percaya diri adalah kemampuannya dalam menoleransi situasi yang tidak nyaman. Mengutip dari Times of India, orang yang percaya diri tidak akan menghindari tantangan. Sebaliknya, mereka akan menghadapinya dengan kesiapan penuh. Tantangan ini bisa berupa percakapan yang berat hingga mencoba hal-hal baru. Kepercayaan diri bukan sekadar tentang siapa yang benar, melainkan bagaimana seseorang dapat beradaptasi dan terus berkembang.

4. Mengambil Risiko

Orang yang percaya diri berani mengambil risiko

Saat seseorang mampu menoleransi ketidaknyamanan, mereka cenderung lebih berani dalam mengambil risiko. Mereka tidak merasa takut untuk melangkah keluar dari zona nyaman daripada tidak melakukan tindakan apa pun. Bagi mereka, mengalami kegagalan lebih berharga karena bisa menjadi pelajaran, daripada harus “berjalan di tempat” tanpa ada perkembangan sama sekali.

5. Menghargai dibanding Merasa Bersalah

Orang yang percaya diri akan menghargai dibanding terus merasa bersalah

Orang yang memiliki kepercayaan diri tinggi bukanlah tipe yang selalu merasa tidak enak hati kepada orang lain. Mereka tidak terus-menerus meminta maaf padahal tidak melakukan kesalahan apa pun. Contohnya seperti melontarkan kalimat “Maaf saya terlalu banyak bicara” atau “Maaf saya terlalu emosional.”.

Zahrai menyarankan, dalam situasi tersebut, alih-alih meminta maaf, lebih baik sampaikan kalimat yang menunjukkan apresiasi kepada lawan bicara. Misalnya, kamu bisa mengucapkan, “Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk mendengarkan saya”.

Artikel menarik Lainnya