Indonesia memiliki banyak rumah makan bersejarah yang usianya telah melampaui satu abad. Tempat-tempat ini tidak hanya menawarkan sajian lezat, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan sejarah bangsa, mulai dari zaman kolonial hingga era modern saat ini.
Sejumlah restoran tertua tersebut masih beroperasi hingga detik ini dengan tetap menjaga cita rasa otentik mereka. Mari kita telusuri 4 Restoran Paling Tua di Indonesia yang masih bertahan hingga sekarang.
1. Toko Oen

Toko Oen merupakan salah satu destinasi kuliner paling legendaris di tanah air. Tempat ini dirintis oleh Oen Tjoen Nio (Oma Oen) pada tahun 1910 di Yogyakarta. Kini, Toko Oen telah melebarkan sayap dengan membuka cabang di berbagai kota, di mana gerai di Semarang dan Malang menjadi yang paling tersohor.
Menu andalan yang ditawarkan adalah es krim “Oud Hollands”, yakni es krim buatan sendiri tanpa bahan pengawet yang diolah menggunakan mesin kuno. Aneka kue dan pastry klasik bergaya Belanda juga menjadi primadona di sini. Selain itu, Toko Oen menghidangkan menu utama berupa bistik lidah sapi dengan sentuhan khas Eropa kolonial.
2. Braga Permai

Braga Permai dikenal sebagai restoran paling tua dan ikonis di Bandung. Berdiri sejak tahun 1918 di Jalan Braga No. 58, restoran ini dahulu menjadi tempat nongkrong eksklusif bagi kalangan sosialita serta pejabat kolonial Belanda. Tempat ini bahkan sempat memperoleh lisensi istimewa untuk memproduksi kue bagi kerajaan Belanda.
Beberapa sajian yang digemari pengunjung antara lain bitterballen, beragam es krim klasik, hingga Braga punch, yaitu minuman mocktail segar non-alkohol yang diracik khusus untuk menyambut delegasi Konferensi Asia Afrika tahun 1955. Restoran ini juga rutin menyuguhkan hiburan musik langsung setiap hari bagi para pelanggannya.
3. Restoran Eka Ria

Berlokasi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Restoran Eka Ria menjadi salah satu ikon kuliner Chinese food autentik yang masih bertahan di ibu kota. Tempat ini awalnya dikenal dengan nama Jit Lok Jun yang berarti “Sangat Bahagia” dan didirikan pada tahun 1925.
Rumah makan keluarga ini tetap eksis hingga dikelola oleh generasi ketiga yang konsisten mempertahankan resep turun-temurun. Selain menikmati hidangan legendaris, restoran ini memiliki keunikan berupa acara Ballroom Dance setiap hari Rabu yang sangat diminati oleh kalangan lansia di Jakarta.
4. Sumber Hidangan

Sumber Hidangan merupakan gerai roti sekaligus restoran legendaris yang terletak di Jalan Braga, Kota Bandung. Tempat ini telah beroperasi sejak tahun 1929 dan dahulu dikenal dengan sebutan Het Snoephuis atau “Rumah Manis” pada era kolonial Hindia Belanda.
Hingga kini, restoran tersebut masih mempertahankan desain arsitektur kolonial serta interior bergaya vintage, lengkap dengan daftar menu berbahasa Belanda yang menambah kesan unik. Sumber Hidangan menawarkan aneka roti, kue, dan es krim dengan cita rasa khas Belanda.
