Banyak kosakata baru yang kini ramai diperbincangkan di media sosial. Biasanya, istilah-istilah tersebut dipakai sebagai bumbu komedi saat menanggapi unggahan atau sekadar bersenda gurau di kolom komentar.
Salah satu yang sedang naik daun adalah “orang have”. Perpaduan antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris ini tidak sekadar terdengar jenaka, tetapi juga membawa makna spesifik untuk menyebut mereka yang “berada” atau kaya.
Permainan kata yang kreatif ini akhirnya melahirkan berbagai istilah unik lainnya. Penasaran? Mari simak daftar istilah nyeleneh ala Gen Z berikut ini!
Daftar Kamus Gen Z yang Viral di Medsos

1. Orang Have
Orang have merupakan istilah untuk mendeskripsikan seseorang yang hidupnya berkecukupan atau serba ada.
2. Orang Haven’t
Orang haven’t adalah antonim dari “orang have”, yang berarti seseorang belum atau tidak memiliki sesuatu. Istilah ini tidak ditujukan untuk merendahkan, melainkan sebagai bahan candaan antar warganet.
3. Orang Had
Kata had merupakan bentuk lampau dari have, yang bermakna “sudah” atau “pernah memiliki”. Dalam konteks bahasa gaul, orang had merujuk pada mereka yang dulunya kaya atau pernah punya, namun situasinya kini telah berubah.
4. Orang Enough
Berbeda dengan orang haven’t, istilah orang enough dipakai untuk menggambarkan seseorang yang hidupnya serba pas-pasan atau sekadar cukup.
5. Orang Not Yet
Kata not yet berarti belum. Dalam kamus nyeleneh Gen Z, orang not yet disematkan pada mereka yang belum memiliki apa-apa dan sedang dalam fase berjuang.
6. Orang Aring

Istilah ini tidak berasal dari campuran bahasa asing. Sebutan ini justru dipakai untuk menggambarkan seseorang yang sedang merasa kebingungan.
7. Orang Is
Sempat populer istilah “adalah pokoknya” di penghujung 2025 untuk mempersingkat penjelasan. Kini, muncul istilah orang is yang juga bermakna orang adalah pokoknya.
8. Orang Live
Live dalam bahasa Inggris berarti hidup. Dalam kamus Gen Z, orang live dimaknai sebagai sosok yang penting bisa bertahan hidup di tengah berbagai rintangan.
9. Orang Need
Kata Need berarti membutuhkan. Istilah orang need digunakan untuk menyebut seseorang yang sedang dalam kondisi membutuhkan sesuatu.
10. Orang Inside
Selanjutnya, inside berarti di dalam. Dalam kamus Gen Z, ini merujuk pada “orang dalam”, yakni seseorang yang memiliki koneksi atau akses khusus.
11. Worth It
Istilah Gen Z, kata tersebut sering digunakan untuk menggambarkan bahwa mereka sedang memiliki uang dan layak membelinya.” title=”list kamus gen Z” style=”max-width:100%;height:auto;display:block;margin-left:auto;margin-right:auto;”>
Worth it dalam bahasa Inggris berarti layak. Namun, di tangan Gen Z, kata ini sering dipakai untuk menyatakan bahwa mereka punya uang dan merasa pantas untuk membeli barang tersebut.
12. In This Economy
Berbanding terbalik dengan worth it, Gen Z sering menggunakan kalimat “In this economy” untuk menunjukkan bahwa mereka sedang tidak punya uang, sehingga belum layak untuk berbelanja.
13. HAHAHAN’T
Jika biasanya orang tertawa dengan mengetik HAHAHA, penambahan akhiran N’T (singkatan dari not) justru menegaskan bahwa hal tersebut tidak lucu sama sekali.
14. Becusn’t
Dalam KBBI, becus berarti mampu melakukan sesuatu. Dengan tambahan akhiran N’T, becusn’t diartikan sebagai tidak becus atau tidak mampu mengerjakan tugas.
15. Bagusn’t
Terakhir, ada cara halus untuk menyebut sesuatu jelek, yaitu dengan kata “Bagusn’t”. Ya, dengan menambahkan not di akhir kata, istilah ini berarti “tidak bagus”.
Itulah deretan istilah nyeleneh Gen Z yang tengah populer di media sosial. Apakah kamu sering menjumpai istilah-istilah ini juga?
