Istirahat dan berOlahraga merupakan dua kegiatan krusial demi menjaga keseimbangan di tengah padatnya agenda harian. Walau begitu, sering muncul keraguan mengenai mana yang sebaiknya diprioritaskan untuk kesehatan, apakah mencukupi kebutuhan tidur atau rutin berolahraga?
Sebuah studi dari Universitas Flinders di Adelaide, Australia, yang diulas oleh EatingWell memberikan perspektif lebih terang mengenai korelasi antara kualitas tidur dan aktivitas fisik. Mari kita bahas.
Apakah Tidur dan Olahraga Saling Berkaitan?

Riset yang melibatkan 70.000 partisipan dewasa ini menunjukkan bahwa durasi tidur memiliki dampak lebih signifikan terhadap tingkat keaktifan seseorang di hari berikutnya. Mereka yang beristirahat selama 6 hingga 7 jam dengan kualitas tidur yang baik cenderung lebih produktif bergerak dan memiliki jumlah langkah harian yang lebih tinggi.
Di sisi lain, studi tersebut menemukan bahwa melakukan aktivitas fisik yang intens tidak terlalu berpengaruh pada kemampuan seseorang untuk tidur nyenyak di malam hari. Dengan kata lain, ketika tubuh terpenuhi kebutuhan istirahatnya, energi, motivasi, serta performa fisik akan meningkat, sehingga Anda lebih mudah untuk tetap aktif secara konsisten.
Mana yang Lebih Utama bagi Kesehatan?

Temuan ini bukan bermaksud menyepelekan pentingnya olahraga. Aktivitas fisik tentu memberikan manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh maupun mental. Namun, penelitian ini menyimpulkan bahwa jika Anda ingin memiliki tingkat aktivitas yang lebih tinggi, maka perbaikilah kualitas tidur Anda terlebih dahulu.
Para pakar di EatingWell berpendapat bahwa tidur dan olahraga adalah dua elemen vital yang saling berkaitan erat. Tidur yang nyenyak dan berkualitas membantu tubuh dalam menyiapkan stamina, daya tahan, serta konsentrasi agar tetap bugar sepanjang hari.
