Skincapedia.com – Kulkas merupakan alat rumah tangga yang sangat penting dalam menjaga kesegaran berbagai bahan makanan. Mulai dari aneka sayuran segar, buah-buahan manis, hingga sisa makanan dari santapan semalam, semuanya tersimpan aman di dalamnya.
Di antara berbagai jenis makanan tersebut, telur seringkali menjadi pilihan untuk disimpan di bagian pintu kulkas. Bahkan, banyak kulkas yang telah dilengkapi dengan rak khusus yang dirancang persis untuk menampung telur-telur tersebut.
Namun, ternyata menyimpan telur di pintu kulkas bukanlah praktik yang disarankan oleh para ahli. Meskipun kompartemen telur di pintu kulkas terlihat sangat praktis dan mudah dijangkau, tempat tersebut bukanlah lokasi penyimpanan telur yang ideal.
Lantas, apa sebenarnya alasan di balik saran ini?
Alasan Jangan Simpan Telur di Pintu Kulkas

Meskipun pintu kulkas tampak menjadi tempat yang paling nyaman dan aman untuk menyimpan telur, terutama bagi kulkas yang memiliki baki atau kompartemen khusus, tindakan ini justru dapat secara signifikan memperpendek umur simpan telur dan menurunkan kualitasnya.
Menurut informasi dari Southern Living, penyebab utamanya adalah fluktuasi suhu yang sering terjadi di area pintu kulkas. Pintu kulkas sangat rentan terhadap perubahan suhu setiap kali dibuka dan ditutup. Perubahan suhu yang tidak stabil ini dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri di dalam telur.
Selain itu, perubahan suhu yang drastis ini juga dapat mempercepat proses penuaan telur, membuatnya lebih cepat rusak. Fluktuasi suhu juga berpotensi menyebabkan telur terguncang setiap kali pintu kulkas dibuka, yang bahkan bisa berakibat pada retaknya cangkang telur.
Cara Terbaik Menyimpan Telur

Untuk menjaga kesegaran telur dalam jangka waktu yang lebih lama, cara terbaik adalah menyimpannya di dalam karton aslinya. Jika tidak ada karton, gunakan wadah telur yang tertutup rapat.
Letakkan wadah telur tersebut di rak bagian tengah kulkas, tepatnya di bagian belakang. Area ini memiliki suhu yang paling stabil dan konsisten, biasanya terjaga di bawah 4°C. Karton telur berfungsi ganda, yaitu mencegah telur menyerap bau atau rasa dari makanan lain di sekitarnya, sekaligus meminimalkan hilangnya kelembapan dari dalam telur.
Pertanyaan selanjutnya mungkin muncul: apakah telur boleh dibekukan? Jawabannya adalah boleh, namun dengan beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan.
Telur dapat dibekukan, tetapi sangat tidak disarankan untuk membekukannya langsung di dalam cangkangnya. Cairan yang ada di dalam cangkang telur akan mengembang saat proses pembekuan terjadi, yang pada akhirnya akan menyebabkan cangkang telur retak.
Telur putih, kuning telur, atau telur utuh yang telah dipecah dan dibekukan sangat cocok digunakan untuk keperluan membuat kue (baking) atau memasak lainnya, terutama ketika Anda membutuhkan jumlah telur yang cukup banyak.
Untuk proses pembekuan telur, Anda perlu memecahkan telur terlebih dahulu. Anda bisa membekukan telur utuh, atau memisahkan kuning dan putih telurnya sebelum dibekukan. Tempatkan telur yang sudah dipecah ke dalam wadah kedap udara yang aman untuk freezer atau gunakan nampan es batu.
Jika Anda memilih untuk menyimpan kuning telur secara terpisah, disarankan untuk mengocoknya terlebih dahulu dengan sedikit garam atau gula. Penambahan garam atau gula ini tergantung pada rencana Anda untuk menggunakan kuning telur tersebut nantinya. Tujuannya adalah agar kuning telur tidak menjadi kenyal atau menggumpal saat dibekukan.
Jika Anda menggunakan nampan es batu, biarkan telur membeku sepenuhnya hingga padat. Setelah itu, pindahkan kubus-kubus telur beku tersebut ke dalam kantong zip-top yang tahan freezer untuk memastikan tidak ada udara yang masuk (penyegelan kedap udara).
Jangan lupa untuk memberi label pada wadah atau kantong berisi telur beku tersebut, serta mencantumkan tanggal pembekuan. Dengan penyimpanan yang tepat, telur beku dapat bertahan segar hingga satu tahun.
Baca juga: Alasan Kamar Hotel Tak Disediakan Jam
Saat akan digunakan, biarkan putih telur, kuning telur, atau telur utuh yang beku tersebut mencair secara bertahap di dalam kulkas sebelum diolah.
