Home » Waktu Ideal Makan Telur Sesuai Manfaatnya

Waktu Ideal Makan Telur Sesuai Manfaatnya

Skincapedia.com – Telur merupakan salah satu makanan yang populer dan kaya akan nutrisi. Kandungan seperti protein, asam amino, kalsium, fosfor, dan kalium menjadikannya pilihan sehat bagi banyak orang.

Berkat kekayaan nutrisinya, telur menawarkan berbagai manfaat bagi tubuh. Mulai dari membantu mengendalikan berat badan hingga mendukung perbaikan dan pembentukan massa otot. Pertanyaannya, kapan waktu yang paling tepat untuk mengonsumsi telur agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal?

Berikut adalah panduan waktu terbaik untuk mengonsumsi telur sesuai dengan manfaat yang diinginkan.

1. Waktu Sarapan: Jika Butuh Dukungan dalam Mengontrol Berat Badan

Pagi hari adalah waktu yang ideal untuk mengonsumsi telur jika Anda memiliki tujuan untuk menurunkan berat badan. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health pada tahun 2020 menemukan bahwa sarapan dengan telur dapat membantu mengurangi rasa lapar secara signifikan dibandingkan dengan sarapan sereal.

Hal ini dikaitkan dengan kandungan protein yang tinggi dalam telur. Satu butir telur utuh berukuran besar (sekitar 50,3 gram) mengandung sekitar 6,3 gram protein, menurut data dari FoodData Central.

Protein diketahui berperan dalam menurunkan kadar hormon ghrelin, yang dikenal sebagai hormon lapar. Selain itu, protein juga dapat meningkatkan kadar hormon GLP-1 dan PYY, yang berfungsi menekan nafsu makan. Efek gabungan ini membuat tubuh merasa kenyang lebih lama dan mengurangi keinginan untuk ngemil di antara waktu makan.

2. Pagi Hari: Jika Butuh Dukungan dalam Meningkatkan Asupan Protein

Baca juga: Orang yang Suka Berlibur ke Pantai: Sifat-sifatnya

Bagi Anda yang ingin meningkatkan asupan protein harian, mengonsumsi telur di pagi hari merupakan pilihan yang sangat baik. Meskipun demikian, para ahli yang dikutip oleh Verywell Health menyarankan agar asupan protein tetap dibagi secara merata sepanjang hari.

Mengonsumsi telur di pagi hari dapat membantu mengisi kembali nutrisi yang telah digunakan tubuh semalaman, sehingga meningkatkan energi. Protein dalam telur juga diserap secara perlahan oleh tubuh, yang berkontribusi pada rasa kenyang hingga waktu makan siang tiba.

Seperti yang telah disebutkan, telur adalah sumber protein yang sangat baik. Baik telur rebus maupun telur goreng, satu butir telur utuh menyediakan sekitar 6,3 gram protein, yang setara dengan sekitar 13 persen dari kebutuhan protein harian tubuh.

3. Setelah Olahraga: Jika Ingin Memaksimalkan Proses Pembentukan dan Perbaikan Otot

Pembentukan otot yang optimal tidak hanya bergantung pada olahraga, tetapi juga pada keseimbangan nutrisi yang mencakup lemak sehat, karbohidrat, dan protein. Mengonsumsi protein berkualitas tinggi seperti telur setelah berolahraga diklaim dapat mendukung proses perbaikan dan pemeliharaan massa otot secara efektif.

Telur mengandung sembilan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh sendiri. Salah satunya adalah leusin, yang terdapat dalam jumlah sekitar 0,53 gram per butir telur (sekitar 50 gram). Leusin sangat krusial dalam memaksimalkan sintesis protein, yang merupakan proses pembentukan jaringan otot baru.

Selain itu, telur juga kaya akan nutrisi lain yang mendukung pembentukan massa otot, seperti vitamin D, asam lemak omega-3, dan fosfolipid. Kombinasi nutrisi ini menjadikan telur sebagai makanan yang sangat efektif untuk mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan otot pasca-latihan.

Penelitian yang dipublikasikan di Health menunjukkan bahwa pria muda yang mengonsumsi telur utuh setelah berolahraga mengalami peningkatan sintesis otot yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang hanya mengonsumsi putih telur.

Artikel menarik Lainnya