Beristirahat di malam hari saat datang bulan kerap kali tidak menyenangkan. Mulai dari kejang perut, pegal pada punggung, hingga kekhawatiran akan terjadi kebocoran, semua dapat menurunkan mutu tidur secara drastis.
Padahal, menurut studi yang dirilis dalam jurnal BMC Women’s Health, sekitar 60% individu merasakan nyeri haid tingkat sedang hingga parah, dan kurang tidur justru berpotensi memperburuk gejala tersebut. Berita baiknya, perubahan sederhana seperti posisi tidur dapat menolong mengurangi beban pada perut, mengendurkan otot panggul, dan memperbaiki aliran darah.
Mari kita telaah posisi tidur yang dapat membantu Anda merasa lebih nyaman saat mengalami nyeri haid!
Posisi Fetal (Meringkuk)
Posisi tidur meringkuk dengan kedua lutut ditarik perlahan menuju dada dianggap sebagai metode paling ampuh untuk meredakan kejang saat haid. Ketika tubuh berada dalam kondisi ini, beban pada otot perut berkurang sehingga rasa sakit dapat lebih dikendalikan.
Berdasarkan penelitian mengenai pengelolaan rasa sakit, posisi yang mengurangi ketegangan pada area perut dapat memfasilitasi relaksasi otot, yang merupakan kunci dalam mengatasi dysmenorrhea atau nyeri menstruasi. Untuk hasil optimal, pastikan posisi tetap rileks dan tidak menekuk tubuh secara berlebihan.
Tidur Menyamping yang Lebih Fleksibel
Sebuah studi menunjukkan bahwa gejala menstruasi dapat meningkatkan frekuensi terbangun di malam hari. Tidur menyamping membantu tubuh tetap stabil, sehingga Anda tidak perlu sering mengubah posisi dan kualitas istirahat pun dapat meningkat.
Posisi Terlentang yang Menenangkan
Berbaring telentang dapat membantu mengurangi tekanan pada area perut dibandingkan posisi tengkurap. Hal ini membuat kejang terasa lebih ringan dan tubuh lebih rileks saat beristirahat.
Penelitian juga mengungkapkan bahwa posisi terlentang dapat membantu meredakan nyeri punggung. Untuk hasil yang lebih memuaskan, Anda dapat meletakkan bantal di bawah lutut agar beban pada punggung bagian bawah semakin berkurang.
Semi-Fetal dengan Pelukan Bantal
Memanfaatkan bantal sebagai sandaran saat tidur dalam posisi menyamping atau fetal dapat memberikan kenyamanan tambahan. Posisi ini mencegah tubuh terguling ke posisi tengkurap yang dapat memperparah rasa sakit.
Selain itu, menempatkan bantal di antara lutut atau dekat perut juga dapat memberikan tekanan lembut yang menyerupai efek kompres hangat. Ini membantu mengendurkan ketegangan otot tanpa memerlukan alat tambahan.
Legs-Up-The-Wall
Sebelum terlelap, Anda dapat mencoba posisi mengangkat kaki ke dinding selama 10-15 menit. Teknik ini membantu mengurangi pembengkakan dan meningkatkan sirkulasi darah ke area panggul.
Manfaat lainnya mencakup membantu mengurangi penumpukan cairan dan meredakan ketegangan pada punggung bawah. Setelah itu, Anda dapat kembali ke posisi tidur menyamping atau terlentang agar tetap nyaman sepanjang malam.
Baca juga: Tips Hindari Makeup Cakey Akibat Kesalahan Pakai Bedak
Jadi, dari semua posisi tadi, mana yang paling ingin Anda coba malam ini?
