Home » Kisah Metropolitan Museum of Art

Kisah Metropolitan Museum of Art

MET Gala 2026 akan kembali diselenggarakan di Metropolitan Museum of Art atau yang lebih akrab disapa The Met. Museum seni yang menjadi ikon di New York ini berdiri megah, menyimpan sejarah, serta koleksi yang luar biasa.

Sebagai lokasi tetap dan bersejarah bagi MET Gala selama puluhan tahun, The Met memiliki banyak fakta menarik. Berikut adalah 4 fakta yang dapat diketahui.

1. Salah Satu Museum Seni Terbesar di Dunia

The Met jadi salah satu museum seni terbesar di dunia. Berdiri pada tahun 1870

The Met merupakan salah satu museum seni terbesar dengan koleksi terlengkap di dunia. Museum ini menyimpan lebih dari 2 juta karya seni yang merepresentasikan sejarah manusia selama 5.000 tahun dan beragam kebudayaan, meliputi seni dari Mesir Kuno, Yunani-Romawi, Asia, hingga seni modern.

Pendirian museum ini pada tahun 1870 dilakukan oleh sekelompok tokoh terkemuka, termasuk pengusaha, seniman, dan pemikir, yang berkeinginan memberikan akses seni kepada masyarakat luas. Awalnya, museum ini tidak sebesar sekarang, namun melalui pengembangan bangunan dan koleksinya, kini telah bertransformasi menjadi museum seni kelas dunia.

2. Koleksi yang Ikonik

The Met menyimpan karya seni legendaris. Temple of Dendur menjadi salah satu yang populer

The Met menyimpan berbagai karya seni legendaris dari beragam periode dan kebudayaan. Beberapa koleksinya yang ikonik menjadi daya tarik utama bagi jutaan pengunjung museum, antara lain:

  • Lukisan monumental “Washington Crossing the Delaware” karya Emanuel Leutze
  • Temple of Dendur, sebuah kuil Mesir Kuno yang diperkirakan berasal dari sekitar tahun 15 SM.
  • Arms and Armor, koleksi perlengkapan perang seperti baju zirah ksatria, pedang, dan senjata dari Eropa, Jepang, dan Timur Tengah
  • Koleksi Costume Institute yang menyimpan beragam busana dari berbagai era dan menjadi sumber inspirasi tema MET Gala setiap tahunnya.

3. Rumah bagi Costume Institute

The menjadi rumah bagi Costume Institue. Koleksinya menjadi inspirasi ajang MET Gala

Costume Institute merupakan sebuah departemen khusus di museum ini yang berfokus pada sejarah fashion. Acara MET Gala pertama kali diselenggarakan pada tahun 1948 sebagai sarana penggalangan dana untuk mendukung operasional departemen tersebut. Hingga kini, MET Gala menjadi sumber pendanaan utamanya, sehingga MET Gala tidak dapat dipisahkan dari Costume Institute.

4. Lokasi dan Cabang

The Met memiliki bangunan utama di Fifth Avenue. Selain itu The Met Cloisters menjadi cabang museum lainnya

Gedung utama museum ini membentang di sepanjang Fifth Avenue, berbatasan langsung dengan Central Park. Dengan lokasinya ini, The Met menjadi salah satu landmark paling ternama di New York.

Selain gedung utamanya, museum ini juga memiliki cabang bernama The Met Cloisters yang secara khusus menampilkan seni abad pertengahan Eropa. Museum ini berlokasi di Northern Manhattan.

Baca juga: Gaya Stylish Hemat Tanpa Boros: 5 Tips Cerdas

Tertarik untuk berkunjung?

Artikel menarik Lainnya