Skincapedia.com – Rambut rontok merupakan keluhan umum yang dialami banyak orang. Seringkali, kondisi ini dikaitkan langsung dengan stres. Namun, kenyataannya, ada berbagai faktor lain yang turut berperan dalam menyebabkan kerontokan rambut yang berlebihan.
Menurut Dr. Deepashree R, seperti yang dikutip dari Times of India, kerontokan rambut yang signifikan bisa jadi disebabkan oleh faktor internal, terutama kekurangan nutrisi. Tubuh memiliki mekanisme prioritas untuk menjaga fungsi vitalnya. Ketika asupan nutrisi tidak mencukupi, tubuh cenderung mengalokasikan sumber daya untuk fungsi-fungsi esensial, dan mengabaikan hal-hal yang dianggap kurang penting, seperti pertumbuhan rambut. Oleh karena itu, rambut rontok bisa menjadi indikasi bahwa tubuh sedang mengalami defisiensi zat-zat penting.
Penyebab Rambut Rontok

Salah satu penyebab utama kerontokan rambut, terutama pada perempuan, adalah kekurangan zat besi. Zat besi memegang peranan krusial dalam transportasi oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke akar rambut. Kekurangan zat besi dapat menghambat pasokan nutrisi yang dibutuhkan akar rambut untuk tumbuh, yang pada akhirnya memicu kerontokan.
Baca juga: Kamu Diam-Diam Tidak Percaya Diri Tanpa Sadar
Selain zat besi, kesehatan rambut juga sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi lainnya. Vitamin D berperan penting dalam menjaga kesehatan folikel rambut. Vitamin B12 berkontribusi pada kelancaran aliran darah ke kulit kepala, sementara protein menjadi komponen fundamental dalam membangun struktur rambut itu sendiri.
Bahaya Rambut Rontok

Dalam banyak kasus, kerontokan rambut yang berlebihan dapat menjadi sinyal awal adanya masalah kesehatan yang lebih serius. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengabaikan perubahan yang terjadi pada kondisi rambut. Kerontokan rambut bisa diibaratkan sebagai “alarm” tubuh yang menandakan adanya kekurangan nutrisi, yang berpotensi memicu kondisi seperti anemia, gangguan tiroid, atau ketidakseimbangan hormonal.
Jika kerontokan rambut terjadi secara terus-menerus dan tidak kunjung membaik, hal ini memerlukan penanganan medis. Para profesional medis menyarankan untuk melakukan pemeriksaan kadar nutrisi melalui tes darah. Selain itu, perbaikan pola makan dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, protein, dan vitamin sangat direkomendasikan. Penting untuk tidak melakukan diagnosis mandiri atau mengonsumsi suplemen tanpa anjuran dokter. Segera cari bantuan dari tenaga ahli jika Anda mengalami kerontokan rambut yang tidak wajar.
