Home » Sifat Karakteristik Individu yang Dramatis

Sifat Karakteristik Individu yang Dramatis

Kita pasti pernah bersua dengan individu yang terkesan “dramatis”. Mulai dari respons yang berlebihan hingga berbagi cerita dengan penuh perasaan. Sikap dramatis rupanya bukan sekadar kebiasaan yang “lebay”, melainkan juga mencerminkan karakter tertentu.

Sifat dramatis disebut beririsan dengan kebutuhan emosional seseorang dan bagaimana ia menampilkan dirinya. Berikut adalah 4 ciri kepribadian individu yang cenderung dramatis. Mari kita simak.

Baca juga: Cara Mengetahui Tingkat Kecerdasan Emosional Anda

1. Selalu Ingin Diperhatikan

Ciri kepribadian orang yang dramatis. Mereka selalu ingin diperhatikan

Individu yang cenderung dramatis sebagian besar senantiasa menginginkan perhatian. Mengutip dari Psychology Today, orang dramatis cenderung memiliki dorongan untuk diakui, dihargai, namun dengan cara yang lebih peka dan mudah merasa terusik. Akibatnya, menciptakan drama menjadi salah satu metode untuk menarik perhatian.

Banyak upaya yang dilakukan agar terkesan dramatis, misalnya menceritakan pengalaman yang terkadang menggelikan, terkadang menegangkan, dengan tujuan agar orang lain tertarik mendengarkan. Orang yang dramatis juga mudah terbawa perasaan dan ingin diakui. Dalam beberapa kasus, bisa menjadi lebih ekstrem dan berpotensi mengalami gangguan kepribadian yang lebih serius.

2. Manipulatif

Ciri kepribadian orang yang dramatis. Mereka punya sifat manipulatif

Menciptakan drama bisa juga menjadi salah satu taktik untuk mengendalikan orang lain. Sering kali, individu yang dramatis menggunakan pendekatan yang tidak langsung. Ia justru memicu konflik atau situasi yang penuh drama. Tujuannya agar membuat orang lain merasa bersalah, tidak nyaman, atau akhirnya mengikuti kehendaknya.

3. Suka Bergosip

Ciri kepribadian orang yang dramatis. Mereka suka bergosip

Individu yang dramatis biasanya juga cenderung gemar bergosip. Merujuk dari Tomas Svitorka, saat seseorang menciptakan atau terlibat dalam sebuah drama, biasanya sering membicarakan orang lain, menghakimi ketidaksempurnaan, kegagalan, hingga meremehkan keberhasilan orang lain.

Orang yang dramatis juga kerap bergosip dan bersikap julid di media sosial. Kadang, hal tersebut dapat menjadi sesuatu yang menghibur bagi mereka. Individu yang dramatis bisa melontarkan apa pun yang mereka inginkan, seringkali secara anonim.

4. Suka Membesar-Besarkan Masalah

Ciri kepribadian orang yang dramatis. Mereka suka membesar-besarkan masalah

Orang yang dramatis cenderung mengubah persoalan kecil menjadi masalah yang besar. Hal tersebut membuat mereka terfokus. Mereka menceritakan sesuatu kepada orang lain, padahal bisa saja itu hanya dilebih-lebihkan. Padahal kehidupan tidak selalu sempurna, hal-hal buruk bisa menimpa siapa saja. Mereka ingin membuat orang lain mengetahui apa yang mereka alami dan ingin membuat orang lain mendengarkan serta merasakan empati.

Artikel menarik Lainnya