Berdasarkan informasi dari Sleep Foundation, lebih dari separuh orang dewasa mengakui sering menekan tombol snooze saat alarm pertama berbunyi. Kabar baiknya, bangun pagi merupakan kebiasaan yang dapat dilatih, asalkan Anda mengetahui caranya. Mari simak lima saran yang dapat membantu Anda menjadi pribadi yang terbiasa bangun pagi!
Tetapkan Waktu Tidur dan Bangun yang Teratur
Salah satu fondasi terpenting untuk dapat bangun pagi adalah memiliki jadwal istirahat yang konsisten. Mengutip Sleep Foundation, tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari membantu menyelaraskan jam biologis tubuh Anda. Dengan demikian, tubuh akan mengerti kapan saatnya merasa lelah dan kapan saatnya merasa segar secara alami.
Hentikan Kebiasaan Menekan Tombol Tunda
Memang terasa nyaman menekan tombol snooze dan melanjutkan tidur sebentar, namun tambahan tidur setelah alarm pertama sebenarnya tidak memberikan manfaat yang signifikan. Istirahat yang terfragmentasi seperti ini justru tidak memberikan kualitas pemulihan yang sama seperti tidur yang utuh, bahkan dapat membuat Anda merasa lebih pusing dan lemas saat akhirnya terbangun.
Salah satu strategi sederhana yang direkomendasikan adalah menempatkan ponsel atau alarm di luar jangkauan Anda, sehingga Anda terpaksa harus benar-benar bangkit untuk mematikannya. Begitu Anda sudah berdiri, kemungkinan untuk kembali ke tempat tidur pun akan jauh berkurang.
Alih-alih mengatur alarm lebih awal hanya untuk ditekan berulang kali, cobalah untuk langsung menentukan alarm pada jam yang benar-benar ingin Anda bangun. Pendekatan ini lebih efektif dalam menjaga kualitas tidur Anda hingga momen terakhir.
Manfaatkan Sinar Pagi Setelah Terjaga
Segera setelah Anda berhasil membuka mata, buka tirai jendela atau keluar ruangan sejenak. Mengutip NPR Life Kit, Dr. Afifa Shamim-Uzzaman, seorang associate professor di University of Michigan, menyatakan bahwa cara paling efektif agar tubuh terasa segar dan terjaga adalah dengan terpapar cahaya saat bangun tidur.
Cahaya alami ini berfungsi menekan produksi melatonin, yakni hormon yang menyebabkan rasa kantuk. Dengan demikian, saat melihat cahaya pagi, tubuh Anda akan menerima sinyal bahwa sudah waktunya untuk aktif. Paparan cahaya ini membantu otak Anda berfungsi lebih cepat.
Baca juga: Sifat Karakteristik Individu yang Dramatis
Aktifkan Tubuh di Pagi Hari
Latihan fisik ringan di pagi hari merupakan salah satu metode terbaik untuk memberi tahu jam biologis tubuh Anda bahwa sudah waktunya untuk beraktivitas. Menggerakkan tubuh di pagi hari, seperti melakukan yoga ringan, berjalan kaki sebentar, atau sekadar peregangan di kamar, sangat membantu tubuh untuk beralih ke kondisi terjaga.
Gerakan seperti jumping jack atau jalan cepat dapat meningkatkan sirkulasi darah dan membuat sistem saraf Anda lebih aktif, tidak hanya pada saat itu saja tetapi juga selama beberapa jam berikutnya. Selain itu, jika Anda berolahraga di pagi hari, tubuh Anda cenderung lebih mudah merasa lelah di malam hari sehingga siklus tidur Anda menjadi lebih teratur.
Mulailah dengan gerakan kecil yang terasa menyenangkan dan lakukan secara konsisten, maka tubuh Anda akan mulai merespons dengan lebih positif setiap pagi.
Siapkan Sesuatu yang Menyenangkan di Pagi Hari
Salah satu alasan mengapa kasur terasa begitu “memikat” di pagi hari adalah karena kita tidak memiliki alasan yang cukup menarik untuk meninggalkannya. Cobalah siapkan sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan setelah bangun, misalnya menyeduh kopi kesukaan, membaca buku tanpa gangguan, atau merencanakan sarapan yang Anda sukai.
Mengutip NPR Life Kit, Dr. Katie Sharkey, seorang associate professor di Brown University Alpert Medical School, mengingatkan bahwa melatih diri untuk bangun pagi adalah sebuah proses yang memerlukan waktu. Oleh karena itu, jangan terlalu keras pada diri sendiri jika sesekali Anda gagal.
Demikianlah lima saran yang dapat Anda coba untuk membantu diri Anda terbiasa bangun lebih awal. Tentu saja, tidak semua cara akan sesuai untuk setiap individu, dan itu sangatlah wajar. Mulailah dengan langkah-langkah kecil yang realistis dan lakukan dengan penuh kasih sayang pada diri sendiri.
