Home » Transformasi Ruang Publik Korea Selatan Jadi Perpustakaan Outdoor

Transformasi Ruang Publik Korea Selatan Jadi Perpustakaan Outdoor

Membaca buku adalah gerbang menuju wawasan luas. Aktivitas ini kian digemari dari waktu ke waktu, yang terlihat dari meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap perpustakaan yang selalu penuh, toko buku dengan koleksi yang memikat, menjamurnya komunitas literasi, dan berbagai fenomena positif lainnya.

Di Korea Selatan, pemerintah kota Seoul berupaya keras untuk mendongkrak minat baca warga negaranya. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah meluncurkan Seoul Outdoor Library. Seperti apa konsepnya? Mari kita ulas lebih dalam di bawah ini!

Pemerintah Seoul Inisiasi Ruang Publik Jadi Perpustakaan Outdoor

Seoul Outdoor Library

Dilansir dari The Korea Herald, Seoul Outdoor Library telah diselenggarakan sejak tahun 2022. Program ini merupakan agenda tahunan yang mengusung konsep perpustakaan terbuka, dengan menyulap area publik menjadi ruang baca yang inklusif.

Masyarakat lokal maupun turis dapat menikmati pengalaman membaca sekaligus mengikuti berbagai kegiatan kebudayaan yang tersedia. Pada tahun 2024 ini, terdapat program anyar bernama ‘Seoul Outdoor Library Tour’ yang mengajak wisatawan mancanegara untuk berjalan kaki menyusuri tiga titik lokasi utama, sembari menawarkan kesempatan membaca buku serta menikmati atmosfer yang tenang dan damai.

Di area Seoul Plaza, tersedia berbagai beanbag yang dapat digunakan pengunjung untuk bersantai saat membaca. Sementara itu, di Gwanghwamun, terdapat fasilitas Half Lounge multifungsi yang berfungsi sebagai ruang baca pada siang hari dan berubah menjadi Book Bar saat malam tiba. Tak hanya itu, di sepanjang aliran Cheonggyecheon, kini hadir rak buku unik bernama Wave Bookshelf yang desainnya terinspirasi dari arus sungai.

Menurut laporan dari The Korea Times, inisiatif ini sukses memikat hingga 8 juta pengunjung hanya dalam kurun waktu semester pertama tahun ini. Selain itu, program ini berhasil mengubah citra perpustakaan yang tadinya terkesan hening menjadi pusat aktivitas publik yang hidup dan berbasis komunitas.

Konsep perpustakaan outdoor di Korea ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga lokal maupun wisatawan mancanegara, sekaligus menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan budaya literasi di berbagai kelompok usia.

Harapannya, di masa depan, Indonesia juga dapat menghadirkan inisiatif perpustakaan outdoor dengan konsep yang serupa!

Artikel menarik Lainnya