Home » Ustraa De-tan Face Cream: Cek Ingredients & Manfaatnya!

Ustraa De-tan Face Cream: Cek Ingredients & Manfaatnya!

Ustraa De-tan Face Cream: Cek Ingredients & Manfaatnya!

Skincapedia.com – Ustraa De-tan Face Cream hadir sebagai solusi pelembap khusus pria yang diformulasikan untuk mengatasi masalah kulit kusam akibat paparan sinar matahari dan polusi. Dengan empat bahan unggulan, produk ini diklaim mampu mengembalikan warna kulit asli dan menjadikannya lebih cerah.

Pelembap ini sangat direkomendasikan bagi pria yang memiliki aktivitas luar ruangan tinggi. Cara penggunaannya pun terbilang praktis: bersihkan wajah terlebih dahulu, ambil krim seukuran koin, lalu ratakan ke wajah hingga leher jika diperlukan. Produk ini telah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA17200100105.

Ustraa de Tan face Cream. Sumber: shopee

Penjelasan Ingredients Ustraa De-tan Face Cream

Key Ingredients

Aqua, c12-15 Alkyl benzoate, butyl methoxydibenzoylmethane, octocrylene, (dimethicone (and) cetearyl dimethicone crosspolymer) (tapioca starch (and) Polymethylsilsesquioxane) stearic acid, glyseryl stearate, peg-100 stearate, cetearyl alcohol, ceteareth-20 (titanium dioxide, silica, dimethicone) niacinamide, phenoxyethanol, sodium polyacrydimetyl taurate, glyserine, tocopheryl acetate,, rumex occidentalis extract,parfum, Chlorphenesin, Citrus Junos fruit extract, Licorice extract, sodium gluconate, Butylated hydroxytoulene, lactic acid.

Key Ingredients

Niacinamide

Dikenal sebagai Vitamin B3, niacinamide memiliki segudang manfaat untuk kulit. Ia berperan sebagai pencerah kulit (skin brightening), antioksidan kuat, dan membantu memicu sintesis ceramide yang penting untuk fungsi pelindung kulit. Niacinamide juga efektif dalam mengatur produksi sebum, mengurangi peradangan, serta melawan jerawat. Lebih jauh lagi, vitamin ini dapat melindungi kulit dari dampak buruk radiasi UV dan bluelight dengan memperkuat mekanisme pertahanan alami kulit.

Tocopheryl Acetate

Merupakan bentuk dari Vitamin E, tocopheryl acetate adalah antioksidan yang sangat baik untuk melembapkan kulit (skin moisturizing). Manfaat lainnya adalah membantu melindungi kulit dari efek negatif radiasi UVB, menjaga kesehatan dan kelembapan kulit.

Rumex Occidentalis Extract

Ekstrak dari tanaman rumex ini kaya akan Vitamin C dan memiliki kemampuan yang signifikan dalam menghambat aktivitas enzim tyrosinase. Enzim ini berperan penting dalam pembentukan melanin, sehingga penghambatannya dapat mencegah dan mengurangi pembentukan pigmen atau hiperpigmentasi pada kulit.

Citrus Junos Fruit Extract

Ekstrak dari buah citrus junos ini kaya akan antioksidan dan Vitamin C. Ia berfungsi sebagai agen pencerah kulit (skin-brightening/skin whitening agent) dengan cara menghambat produksi melanin oleh enzim tyrosinase. Selain itu, ekstrak ini juga memiliki kemampuan anti-aging dengan menstimulasi sintesis kolagen, membantu menjaga elastisitas kulit.

Licorice Extract

Ekstrak akar licorice memiliki dua kemampuan utama yang luar biasa. Pertama, sebagai agen pencerah dan depigmentasi kulit (skin-lightening/depigmenting agent). Komponen utamanya, glabridin, diketahui mampu menghambat pigmentasi akibat radiasi UVB secara efektif dan aman, bahkan dianggap lebih unggul dari hydroquinone, meskipun memerlukan konsentrasi yang lebih tinggi. Glabridin juga memiliki sifat antioksidan.

Kedua, licorice extract memiliki potensi anti-inflamasi. Senyawa glycyrrhizin di dalamnya berfungsi sebagai agen penenang kulit (skin-soothing), sehingga sering digunakan dalam perawatan kulit untuk kondisi seperti dermatitis atopik, rosacea, dan eksim.

Agen Sunscreen

Butyl Methoxydibenzoylmethane

Dikenal juga sebagai Avobenzone, ini adalah agen sunscreen generasi lama yang paling umum digunakan secara global. Fungsinya adalah menyerap sinar UVA I dan UVA II. Namun, Avobenzone memiliki kelemahan yaitu photo-stability yang rendah, di mana perlindungannya dapat berkurang hingga 36% setelah terpapar sinar matahari langsung selama satu jam.

Octocrylene

Agen sunscreen ini memberikan perlindungan terhadap UVB dan UVA II. Octocrylene tergolong photo-stable, dengan penurunan perlindungan hanya sekitar 10% setelah 95 menit pemakaian. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya menstabilkan agen sunscreen lain yang kurang stabil seperti Avobenzone, serta meningkatkan efek water-resistant agar perlindungan tidak mudah luntur oleh keringat.

Bahan Pelengkap

  • Aqua: Air, pelarut dasar formulasi.
  • C12-15 Alkyl Benzoate: Emolien yang membantu melembutkan kulit, memiliki sifat antimikroba, dan berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet.
  • Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif. Ia melapisi kulit untuk memberikan sensasi halus dan licin, mengunci kelembapan tanpa rasa lengket, serta memberikan efek pengisi kerutan sementara.
  • Cetearyl Dimethicone Crosspolymer: Silikon yang berfungsi menambah kekentalan formula dan menstabilkan emulsi. Seringkali dicampur dengan dimethicone untuk menciptakan tekstur yang lembut, mudah diratakan, dan terasa halus di kulit.
  • Tapioca Starch: Pati singkong yang berfungsi menambah kekentalan formula dan menyerap minyak berlebih.
  • Polymethylsilsesquioxane: Bahan yang berfungsi sebagai texture enhancer, menambah kekentalan formula, dan memberikan efek pengisi kerutan sementara seperti silikon.
  • Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi menambah viskositas formula dan menstabilkan emulsi.
  • Glyceryl Stearate: Pengemulsi dan emolien yang membantu menyatukan minyak dan air dalam formula, serta melembutkan kulit.
  • PEG-100 Stearate: Pengemulsi dan emolien yang berperan dalam menciptakan tekstur produk.
  • Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Ceteareth-20: Pengemulsi yang membantu menyatukan bahan-bahan dalam formula.
  • Titanium Dioxide: Agen pengopasifikasi yang membuat produk buram, pengental mineral, dan penyerap minyak.
  • Silica: Mineral pengental dan penyerap minyak.
  • Phenoxyethanol: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
  • Sodium Polyacryldimethyl Taurate: Pengental sintetis yang memberikan kekentalan pada formula.
  • Glycerine: Humektan yang menarik kelembapan dari udara ke kulit, serta pelarut.
  • Sodium Gluconate: Garam dari asam glukonat yang berasal dari gula. Berfungsi sebagai kondisioner kulit, humektan, dan agen pengkelat alami yang membantu menstabilkan formula.
  • Parfum: Memberikan aroma pada produk.
  • Chlorphenesin: Pengawet tambahan untuk menjaga stabilitas produk.
  • Butylated Hydroxytoluene (BHT): Antioksidan sintetis yang berfungsi menetralkan ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
  • Lactic Acid: Penyesuai pH yang bersifat asam. Selain itu, asam laktat juga diketahui dapat menjaga keseimbangan mikrobioma kulit.

Kesimpulan

✔️Ustraa De-Tan Cream adalah pelembap khusus pria yang diformulasikan dengan lima key ingredients untuk mencerahkan, meratakan warna kulit, melindungi, menutrisi, serta melembapkan kulit.

✔️Bahan-bahan yang efektif untuk mencerahkan dan mengembalikan warna kulit asli meliputi: niacinamide, rumex extract, citrus junos fruit extract, dan licorice extract.

✔️Produk ini dilengkapi dengan dua agen sunscreen yang memberikan perlindungan terhadap paparan sinar UVB dan UVA.

✔️Kandungan emolien yang melimpah membantu memelihara dan mengunci kelembapan pada kulit wajah pria.

✔️Bebas alkohol, paraben, sulfat, dan pewarna buatan.

✔️Bebas minyak (oil-free).

Produk ini memiliki potensi komedogenik karena kandungan:

  • Dimethicone (skor 1)
  • Stearic Acid (skor 2)
  • Cetearyl Alcohol (skor 2)
  • Ceteareth-20 (skor 2)

Potensi ini dapat diatasi dengan rutin melakukan eksfoliasi 2-3 kali seminggu untuk meminimalkan penumpukan sel kulit mati yang dapat memicu komedo.

❗Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung glyceryl stearate, peg-100 stearate, dan stearic acid.

✔️Merupakan produk best seller dari India dan telah mendapatkan izin edar BPOM.

Harga produk ini berkisar di angka 90 ribuan rupiah.

Artikel menarik Lainnya