Kemajuan teknologi mempermudah berbagai kegiatan manusia, mulai dari mencari informasi, bertransaksi, hingga hal-hal yang ternyata dapat memperbaiki suasana hati. Sekadar menggulir media sosial, melihat konten lucu, atau hal yang terasa sesuai dengan perasaan, dapat membuatmu betah berlama-lama di sana.
Sensasi gembira yang timbul ini disebabkan oleh lonjakan dopamin. Menurut publikasi dari Harvard Health, dopamin berperan dalam membantu kita merasakan kebahagiaan.
Sayangnya, lonjakan dopamin yang terjadi secara instan umumnya bersifat sementara, dan kamu akan kembali ke kondisi semula atau bahkan merasa lebih sedih.
Di sisi lain, slow dopamine atau dopamin lambat dihasilkan dari kegiatan yang memberikan kepuasan secara bertahap, memerlukan kesabaran dalam berusaha, namun rasa puasnya bertahan lebih lama.
Baca juga: Drakor Filing For Love: Rom-Com yang Mengangkat Isu Sosial
Dengan mengubah cara Anda memperoleh kebahagiaan, Anda dapat merasa lebih puas, tenang, dan terhindar dari kelelahan. Berikut adalah beberapa contoh slow dopamine yang dapat membantu membahagiakan Anda dalam jangka panjang.
1. Menguasai Keterampilan Baru
Anda bisa mendapatkan slow dopamine dari beragam kegiatan, seperti mencoba keterampilan baru. Anda dapat memulainya dengan hal-hal yang menarik minat Anda, misalnya mempelajari bahasa asing, bercocok tanam, atau menekuni hobi baru.
Aktivitas yang bersifat kreatif juga dapat mendorong pelepasan dopamin secara bertahap, seperti menulis, melukis, atau memainkan alat musik.
2. Olahraga
Melakukan aktivitas fisik ternyata juga dapat memicu peningkatan kadar dopamin dalam tubuh. Selain itu, berolahraga dapat berkontribusi dalam menjaga kesehatan mental dan memperbaiki kondisi emosional.
Anda dapat memilih olahraga ringan, seperti berjalan kaki pada pagi dan sore hari sambil menikmati udara segar. Selain itu, Anda juga bisa mencoba yoga atau berlari secara teratur untuk mendapatkan manfaat optimal.
3. Meditasi
Perasaan senang juga dapat Anda peroleh melalui relaksasi, seperti meditasi. Aktivitas ini mampu menurunkan hormon stres, meredakan pikiran yang mengganggu, meningkatkan kualitas tidur, hingga mempertajam kesadaran diri.
4. Konsumsi Makanan Sehat
Menurut situs Unplugged, mengonsumsi makanan bergizi juga dapat merangsang pelepasan dopamin, terutama yang kaya akan tirosin. Contohnya adalah pisang, kacang almond, dan alpukat. Anda dapat mengonsumsinya sebagai camilan, dalam bentuk jus, olesan roti, atau hidangan lainnya.
5. Membaca
Menekuni aktivitas membaca juga dapat memicu pelepasan dopamin secara bertahap, namun berkontribusi pada kebahagiaan jangka panjang.
Anda dapat memulainya dengan membaca buku ringan favorit, baik fiksi maupun nonfiksi. Membaca dapat dilakukan sebelum tidur untuk memperbaiki kualitas istirahat atau saat memiliki waktu luang di sore hari sambil menikmati suasana senja.
Demikianlah cara baru meraih kebahagiaan tanpa berlebihan melalui slow dopamine. Untuk memulai berbagai aktivitas di atas, Anda dapat mencoba detoks digital dan menyimpan ponsel Anda.
