Kita hidup dalam iklim sosial yang sangat rentan memicu stres. Tekanan dari dunia kerja, dinamika keluarga, ekspektasi pribadi, hingga kondisi lingkungan sering kali datang secara bersamaan.
Oleh sebab itu, setiap individu terus berupaya menemukan metode baru guna meredam ketegangan, memulihkan ketenangan jiwa, serta meminimalisir dampak negatif dari gaya hidup penuh tekanan terhadap kesehatan.
Lantas, kegiatan apa saja yang efektif untuk meredakan stres? Berikut adalah daftar rekomendasinya menurut para ahli dan riset ilmiah.
1. Berkebun
Aktivitas-yang-bisa-membantu-singkirkan-stres-38882.jpg” alt=”” title=”” style=”max-width:100%;height:auto;display:block;margin-left:auto;margin-right:auto;”>
Walaupun sering dipandang sebagai hobi yang membosankan, berkebun sebenarnya memiliki kontribusi signifikan bagi kebugaran fisik dan kesehatan mental. Salah satu manfaatnya adalah menurunkan tingkat kecemasan serta menjernihkan pikiran yang kacau.
“Memusatkan perhatian pada rutinitas sederhana yang berulang seperti menyiram tanaman, memangkas dahan, dan bercocok tanam mampu menenangkan pikiran yang resah serta meredakan rasa cemas,” ungkap Robert Davies, M.D., sebagaimana dikutip dari EatingWell.
2. Healing ke Alam

Di tengah tumpukan tugas dan masalah pribadi, setiap orang membutuhkan waktu untuk menyatu dengan alam. Tidak perlu durasi yang lama, meluangkan waktu sekadar 20 menit di ruang terbuka hijau terbukti dapat menurunkan kadar hormon stres atau kortisol, merujuk pada studi dalam jurnal Frontiers in Psychology (2019).
Untuk menikmati interaksi dengan alam, Anda tidak harus pergi jauh ke pegunungan atau pantai. Cukup dengan berjalan santai di halaman rumah, taman kota, atau area terbuka di sekitar tempat Anda beraktivitas.
3. Mewarnai atau Melukis

Meski terkesan seperti aktivitas anak-anak, mewarnai atau melukis sangat berharga bagi siapa saja yang ingin menyegarkan pikiran. Menurut psikolog klinis Scott M. Bea, Psy.D., kegiatan ini mampu menenangkan otak dan membantu tubuh mencapai kondisi relaksasi.
“Saat fokus diarahkan pada mewarnai, otak cenderung menjadi lebih tenang. Perhatian akan teralihkan dari beban pikiran diri sendiri menuju aktivitas yang sedang dijalankan. Dengan cara ini, mewarnai memiliki manfaat yang serupa dengan meditasi,” tegas Bea kepada Cleveland Clinic.
4. Melakukan Aktivitas Fisik: Yoga, Pilates, Lari, Latihan Beban, atau Lainnya

Tinjauan penelitian dalam British Journal of Sports Medicine (2023) menunjukkan bahwa berbagai jenis aktivitas fisik, seperti aerobik, latihan ketahanan, maupun olahraga yang menyelaraskan pikiran dan tubuh, efektif memperbaiki kondisi tekanan psikologis, kecemasan, dan depresi.
Olahraga yang paling optimal untuk kesehatan otak dan mental adalah jenis aktivitas yang Anda sukai dan dilakukan secara rutin. Pilihannya bisa berupa bersepeda, lari, berenang, angkat beban, yoga, ataupun pilates.
5. Bernyanyi, Menari, atau Sekadar Mendengarkan Musik

Berbagai riset ilmiah telah mengonfirmasi bahwa aktivitas yang melibatkan musik adalah salah satu cara paling efektif untuk menekan hormon kortisol, serta mengatasi kecemasan, kelelahan mental (burnout), dan depresi.
Sebagai contoh, studi dalam jurnal Brain Sciences (2021) menunjukkan bahwa orang dewasa yang mendengarkan musik mengalami penurunan kadar kortisol yang signifikan, terlepas dari genre musik yang mereka pilih.
Mengapa musik mampu memengaruhi kesehatan mental? Para peneliti meyakini bahwa musik mengalihkan aktivitas otak dari sirkuit yang terkait dengan rasa nyeri, sekaligus memicu emosi positif dan memberikan distraksi yang menenangkan.
6. Membaca Buku Fisik, Bukan E-book

Terakhir, cara yang bisa Anda coba untuk meredakan stres adalah dengan membaca buku dalam bentuk fisik, bukan digital atau e-book.
Menurut ahli saraf Anne-Laurie Le Cunff dalam YourTango, membaca buku menuntut konsentrasi yang dalam, sehingga mengaktifkan sistem saraf parasimpatis. Ketika ini terjadi, tubuh akan mengalami perubahan fisiologis yang terukur.
Perubahan tersebut meliputi melambatnya detak jantung, napas yang lebih dalam dan teratur, serta berkurangnya ketegangan otot.
Membaca buku secara konsisten pada dasarnya menciptakan rasa tenang, menurunkan tingkat stres, mengurangi gejala fisik kecemasan yang sering terabaikan, serta mengalihkan pikiran dari tekanan rutinitas.
Demikian enam cara untuk mengatasi stres yang bisa Anda coba. Ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga medis profesional jika beban pikiran dirasa sudah mengganggu aktivitas sehari-hari dalam jangka waktu yang lama.
