Kamar tidur yang ideal tidak mengharuskanmu menaruh banyak perabotan atau hiasan. Faktanya, suasana yang menenangkan justru bisa tercipta dengan menyingkirkan benda-benda yang jarang disentuh.
Tanpa disadari, sejumlah Barang yang memicu kekacauan di kamar masih sering kita simpan padahal sudah tidak diperlukan lagi. Mulai dari koleksi lawas hingga pernak-pernik kecil yang menumpuk, semua itu dapat membuat kamar terasa sesak.
Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk meninjau kembali barang-barang di kamarmu. Bisa jadi, terdapat beberapa benda yang sebenarnya tidak lagi berfungsi dan hanya menghabiskan ruang.
1. Terlalu Banyak Bantal Hias

Keberadaan bantal hias memang mampu mempercantik tampilan tempat tidur. Namun, jika jumlahnya berlebihan, kamar justru bisa tampak penuh sesak.
Dilansir dari Southern Living, pakar pengorganisasian Rachel Rosenthal menjelaskan bahwa penggunaan bantal dekoratif yang terlalu banyak akan membuat kamar terlihat sempit. Akibatnya, aktivitas merapikan tempat tidur pun menyita waktu lebih lama.
Agar kamar tetap terasa nyaman, sisakan saja beberapa bantal yang memang sering digunakan atau sesuai dengan konsep dekorasi. Bantal selebihnya bisa disimpan di dalam lemari.
2. Lampu Tidur Berukuran Besar

Kebanyakan orang lebih mengutamakan model atau estetika saat memilih lampu tidur. Padahal, dimensi lampu turut berpengaruh pada kesan lega atau penuhnya sebuah ruangan.
Mengutip Real Simple, Cara Velten, rekan di Gale Sitomer Design, menyarankan untuk menghindari penggunaan lampu tidur yang ukurannya terlalu besar. Menurutnya, lampu gantung atau lampu dinding merupakan alternatif yang lebih efisien karena tampilannya yang ringkas.
Lampu dengan ukuran yang proporsional akan menciptakan tampilan kamar yang harmonis. Ruangan pun akan tampak lebih rapi sekaligus terasa lebih luas.
3. Terlalu Banyak Furnitur

Kamar yang nyaman tidak harus diisi dengan banyak furnitur. Kehadiran terlalu banyak perabotan justru bisa merusak keseimbangan visual kamar.
Maka dari itu, pilihlah furnitur secukupnya dan atur posisinya dengan tetap memberikan ruang gerak yang cukup. Penataan yang minimalis juga membuat aktivitasmu di dalam kamar menjadi lebih efisien.
Tidak semua sudut kamar wajib diisi dengan perabotan atau dekorasi. Justru, membiarkan beberapa area kosong dapat membuat suasana ruangan terasa lebih lapang dan sedap dipandang.
4. Baju yang Dibiarkan Menumpuk di Kamar

Pakaian yang dibiarkan menumpuk di atas kasur bisa membuat kamar seketika tampak berantakan. Hal ini sering terjadi karena ketiadaan tempat khusus untuk menyimpan baju yang masih akan dikenakan kembali.
Jika kamu memiliki kebiasaan tersebut, cobalah menyediakan wadah khusus, misalnya gantungan baju atau kursi penyimpanan. Langkah praktis ini membantu menjaga kamar tetap rapi tanpa harus sering membereskan tumpukan pakaian.
Bayangkan saat kamu masuk ke kamar dan tidak lagi mendapati pakaian berserakan di mana-mana. Pasti suasana akan terasa jauh lebih nyaman dan tertata.
5. Alat Olahraga

Menurut pendiri B. Organized, Nicole Gabai, peralatan olahraga yang sudah jarang dipakai sering kali dibiarkan terbengkalai di dalam kamar. Alih-alih digunakan untuk latihan, benda tersebut justru sering beralih fungsi menjadi tempat menggantung baju.
Jika terus dibiarkan, alat olahraga yang tidak terpakai hanya akan menyita sudut ruangan. Padahal, area tersebut bisa difungsikan untuk menyimpan barang-barang yang lebih sering kamu gunakan.
Jika memang sudah tidak digunakan, jangan ragu untuk memindahkannya ke area lain atau menjualnya. Dengan begitu, kamar akan kembali menjadi tempat peristirahatan yang nyaman.
Barang-barang yang dibiarkan menumpuk terkadang tidak terasa mengganggu di awal. Namun, lama-kelamaan kebiasaan tersebut bisa membuat kamar terasa tidak lagi nyaman ditempati.
Jika kamu diminta membuang satu barang hari ini, benda apa yang paling ingin kamu singkirkan dari kamar?
