Agustus merupakan momen yang ideal untuk melancong ke Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Saat musim kemarau berlangsung, kawasan ini menyajikan pemandangan alam yang memikat serta berbagai destinasi menarik untuk dijelajahi.
Tidak hanya sekadar menikmati hawa dingin khas pegunungan, fenomena embun upas atau embun es menjadi incaran utama para pelancong yang bertandang ke Dieng pada bulan ini. Selain itu, festival kebudayaan yang digelar setiap tahun juga menjadi magnet tersendiri. Jika Anda berencana untuk berlibur ke sana, mari simak 5 Destinasi Wisata unggulan di Dieng yang wajib masuk dalam daftar kunjungan!
1. Bukit Sikunir

Bukit Sikunir adalah lokasi yang paling banyak digemari di Dieng, khususnya bagi para pemburu matahari terbit. Tempat ini tersohor sebagai salah satu titik terbaik untuk menyaksikan golden sunrise dengan latar belakang pegunungan yang menawan.
Bulan Agustus adalah waktu yang sangat tepat untuk mendaki Bukit Sikunir karena cuacanya yang cerah membuat langit tampak lebih bersih, sehingga peluang melihat golden sunrise menjadi lebih besar. Harga tiket masuknya pun sangat ramah di kantong, yakni Rp15.000. Anda juga dapat memanfaatkan jasa ojek Sikunir untuk menghemat tenaga dari area parkir menuju titik awal pendakian.
2. Bukit Skoter
Bukit Skoter kini menjadi destinasi yang semakin populer di Dieng. Bukit ini menawarkan panorama lanskap permukiman penduduk yang khas di Dataran Tinggi Dieng, kompleks Candi Arjuna, serta siluet megah Gunung Sindoro.
Bukit Skoter juga menyediakan area untuk berkemah. Biaya tiket masuk wisata dan perkemahan dimulai dari Rp10.000, sedangkan tarif sewa lahan tenda berkisar antara Rp30.000 hingga Rp100.000, tergantung pada posisi lahan yang dipilih.
3. Candi Arjuna
Kompleks Candi Arjuna merupakan situs candi Hindu tertua yang ada di Pulau Jawa. Kawasan ini menjadi lokasi utama bagi para wisatawan yang ingin melihat fenomena embun es. Padang rumput di sekitar candi biasanya akan berubah memutih layaknya tertutup lapisan salju tipis.
Apabila Anda ingin menyaksikan fenomena embun beku ini, disarankan untuk tiba sejak pukul 05.00 pagi agar bisa melihat embun tersebut sebelum mencair pada pukul 06.30. Pastikan untuk membawa alat penerangan dan mengenakan kaos kaki berlapis agar tetap hangat.
4. Candi Setyaki

Candi Setyaki adalah bangunan bercorak Hindu yang dibangun sekitar abad ke-8. Candi ini didirikan sebagai tempat pemujaan Dewa Siwa dan lokasinya berdekatan dengan kawasan Candi Arjuna. Candi Setyaki memiliki arsitektur yang cukup unik dibandingkan candi lainnya dan dikategorikan sebagai candi induk karena tidak memiliki bangunan pendamping di sekitarnya.
Area di sekitar candi dikelilingi oleh lahan pertanian kentang dan sayur-mayur milik warga, yang membuat hasil jepretan foto Anda tampak lebih estetis dengan latar belakang yang asri dan tenang. Kompleks Candi Setyaki juga menjadi salah satu spot favorit wisatawan untuk memburu fenomena embun upas.
5. Festival Dieng

Dieng Culture Festival merupakan perhelatan tahunan yang selalu dinantikan oleh banyak pelancong. Festival budaya ini dijadwalkan berlangsung pada 28-30 Agustus 2026. Beberapa agenda utama yang menarik perhatian dalam festival ini antara lain Ritual Cukur Rambut Anak Gimbal, pertunjukan musik Jazz di Atas Awan, pelepasan lampion secara massal, kirab budaya, pentas seni, hingga kegiatan pelestarian lingkungan bertajuk Dieng Bersih.
