Munculnya jerawat dan noda bekasnya tentu sangat menjengkelkan, bukan? Namun, apakah kamu menyadari bahwa ada beberapa kebiasaan harian yang justru memperparah kondisi tersebut? Tanpa disadari, banyak orang sering melakukan hal-hal yang memicu atau memperburuk timbulnya jerawat.
Akibat pengaruh genetik dan hormon, jerawat terkadang terasa sulit dikendalikan. Walaupun sudah menggunakan berbagai produk mahal dan berkualitas, jerawat tetap saja membandel. Tentu saja, situasi ini sangat membuat frustrasi.
Memiliki kulit yang sehat, bersih, mulus, dan bebas noda merupakan impian banyak orang. Meski sudah menjalankan rangkaian perawatan kulit, jerawat bisa saja tetap muncul. Sayangnya, akar masalah jerawat tidak selalu jelas, bisa dipicu oleh faktor keturunan, hormonal, maupun lingkungan.
Seringkali, terdapat Kebiasaan Buruk dalam rutinitas yang justru menjadi penyebab utama jerawat. Meskipun produk perawatan jerawat mudah ditemukan, kamu bisa mencegahnya dengan menghentikan kebiasaan tertentu. Mari simak beberapa kebiasaan yang dapat memicu breakout pada wajah!
1. Menggosok Wajah Secara Berlebihan

Merujuk pada Safe Health Center, menggosok wajah terlalu keras atau terlalu sering dapat memicu iritasi, peradangan, pembengkakan, hingga penyumbatan pori-pori. Kebiasaan ini bahkan bisa memperburuk jerawat yang sudah ada.
Lakukan eksfoliasi dengan lembut menggunakan scrub yang bersifat non-komedogenik. Aplikasikan dengan ujung jari secara perlahan melalui gerakan memutar, lalu bilas dengan air hangat. Selanjutnya, tepuk-tepuk wajah hingga kering dan segera gunakan pelembap.
2. Tidur dengan Sarung Bantal yang Kotor

Sarung bantal yang jarang diganti dapat menjadi tempat berkumpulnya bakteri, keringat, kotoran, minyak, serta sisa produk rambut yang memicu jerawat. Oleh karena itu, rutinlah mencuci sarung bantal dan seprai untuk mencegah timbulnya jerawat.
Langkah ini efektif mengurangi penumpukan minyak dan kotoran yang menyumbat pori-pori di area wajah yang sering bersentuhan dengan permukaan bantal.
3. Tidak Pernah Membersihkan Peralatan Makeup

Kuas dan beauty blender cenderung menumpuk minyak, sel kulit mati, sisa riasan, serta kotoran setiap kali digunakan. Jika tidak dibersihkan secara rutin dan tepat, alat-alat tersebut dapat memindahkan kembali kotoran ke kulit wajah yang berpotensi menyumbat pori-pori.
Bersihkan alat rias setiap kali selesai digunakan untuk menyingkirkan elemen penyebab jerawat. Lakukan pembersihan secara menyeluruh setidaknya seminggu sekali.
Rendam alat-alat tersebut dalam campuran air hangat dan sampo bayi selama beberapa menit sebelum dibilas, lalu keringkan di atas permukaan tisu atau handuk yang bersih.
4. Jarang Membersihkan Layar Ponsel

Berapa kali kamu menyentuh layar ponsel dalam sehari? Setiap kali disentuh, kamu memindahkan kotoran, bakteri, dan berbagai partikel lain ke permukaan perangkat tersebut.
Saat kamu menelepon dan menempelkan ponsel ke pipi, kotoran tersebut berpindah ke wajah dan berisiko menimbulkan jerawat.
Selain itu, kebiasaan membawa ponsel ke dalam toilet juga sangat buruk karena perangkat tersebut bisa menjadi sarang kuman.
Bersihkan layar ponsel secara rutin menggunakan tisu antibakteri atau cairan pembersih beralkohol 40%. Kurangi kontak langsung antara ponsel dan kulit sebisa mungkin. Gunakan fitur hands-free, bluetooth, atau earphone saat melakukan panggilan telepon.
5. Tidak Membilas Wajah Hingga Bersih Setelah Mencuci Muka

Merujuk dari Droppelt, jika kamu sudah menggunakan pembersih wajah yang berkualitas namun belum melihat hasil maksimal, penyebabnya mungkin sesederhana membilas wajah yang kurang bersih.
Sisa sabun pembersih yang tertinggal di permukaan kulit dapat menyumbat pori-pori dan akhirnya memicu breakout.
6. Tidur dengan Makeup yang Masih Menempel

Hampir setiap orang pernah sesekali tidur tanpa menghapus riasan wajah, entah karena kelelahan setelah bekerja, terlalu asyik beraktivitas, atau sekadar lupa.
Tidur dengan kondisi wajah bermakeup diketahui dapat merusak kesehatan kulit, itulah sebabnya para ahli selalu menyarankan untuk membersihkan wajah sebelum tidur. Membiarkan riasan menempel semalaman dapat menyebabkan pori-pori tersumbat, iritasi, penuaan dini, infeksi, hingga jerawat.
Betapapun lelahnya kamu, luangkan waktu sejenak untuk pergi ke kamar mandi atau meja rias guna membersihkan wajah. Kebiasaan ini sangat bermanfaat untuk jangka panjang. Membersihkan wajah dari sisa riasan adalah kunci utama agar kulit tetap terbebas dari jerawat.
7. Stres

Tingkat aktivitas yang terlalu padat seringkali meningkatkan stres. Sudah menjadi rahasia umum bahwa stres bisa memicu breakout. Stres memicu pelepasan hormon seperti kortisol yang merangsang kelenjar sebasea untuk memproduksi minyak lebih banyak, sekaligus memicu peradangan pada kulit.
Oleh karena itu, temukan cara yang efektif untuk mengelola stres demi kesehatan mental dan kulitmu. Kamu bisa mengusahakan istirahat yang cukup, berolahraga secara teratur, bermeditasi, serta melakukan perawatan diri untuk meredakan tekanan.
Jika jerawat mulai mengganggu, mengevaluasi kembali kebiasaan harian adalah langkah awal yang tepat. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum tersebut serta menjalankan rutinitas perawatan kulit yang konsisten, kamu memberikan kesempatan terbaik bagi kulit untuk tetap bersih dan sehat.
Semoga tips ini bermanfaat!
