Home » Kebiasaan Keramas yang Bikin Ketombean, Segera Hentikan!

Kebiasaan Keramas yang Bikin Ketombean, Segera Hentikan!

Adakah di antara Anda yang sering mengalami masalah ketombe? Gangguan ini bisa dipicu oleh berbagai hal, salah satunya adalah rutinitas mencuci rambut yang kurang tepat. Apabila tidak segera diatasi hingga tuntas, penumpukan ketombe dapat berisiko berkembang menjadi dermatitis seboroik.

Lantas, pola keramas seperti apa yang dapat menyebabkan munculnya ketombe? Berikut adalah empat kebiasaan saat mencuci rambut yang berpotensi memicu ketombe menurut pandangan para ahli.

1. Memakai Air yang Terlalu Panas

Membersihkan rambut dengan air bersuhu sangat panas bukanlah langkah yang bijak bagi kulit kepala. Paparan suhu ekstrem dapat membuat kulit kepala kehilangan kelembapan serta merusak kutikula, sehingga rambut menjadi rapuh dan gampang patah.

Lebih jauh lagi, kebiasaan ini juga dapat memperburuk keluhan seperti eksim dan ketombe karena suhu tinggi memicu pelebaran pembuluh darah. Menurut Kim Fong, kepala ahli trikologi di Svenson Hair Centre, mencuci rambut dengan air hangat kuku atau yang menyesuaikan suhu tubuh adalah metode terbaik untuk meluruhkan kotoran serta minyak tanpa merusak kesehatan kulit kepala, sebagaimana dilansir dari CNA Lifestyle.

2. Jarang Keramas

Ya, frekuensi keramas yang terlalu jarang merupakan pemicu utama munculnya ketombe. Pernyataan ini didukung oleh pakar dermatologi Deanne Mraz Robinson, M.D., melalui laman Allure.

Rambut yang tidak dibersihkan secara rutin akan membiarkan minyak alami dan sel kulit mati menumpuk, yang kemudian merangsang proliferasi jamur Malassezia hingga akhirnya menimbulkan ketombe.

Malassezia sendiri merupakan jamur alami yang ada di kulit kepala. Namun, jika populasinya tidak terkendali, jamur ini dapat menyebabkan peradangan dan mempercepat siklus regenerasi sel kulit mati, sehingga memunculkan serpihan kulit yang berminyak dan berwarna kekuningan.

3. Keseringan Keramas

Selain terlalu jarang, mencuci rambut secara berlebihan juga bisa menyebabkan ketombe, membuat rambut rapuh, hingga mengalami kerusakan jangka panjang. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk keramas?

Frekuensi ideal untuk mencuci rambut sangat bergantung pada produksi sebum, jenis, serta tekstur rambut Anda. Berikut penjelasannya dari dokter kulit Shilpi Khetarpal, M.D., yang dikutip dari Cleveland Clinic.

  • Untuk tipe rambut kasar dan bergelombang, keramaslah setiap dua hingga empat hari sekali.
  • Untuk tipe rambut halus dan tipis, cucilah rambut setidaknya dua hari sekali.
  • Jika memiliki kulit kepala berminyak, Anda bisa mencuci rambut setiap hari jika dirasa perlu.
  • Untuk tipe rambut kering, Anda tidak perlu mencuci rambut sesering jenis lainnya.

4. Menggunakan Produk Rambut yang Tidak Tepat

Pemilihan produk perawatan rambut sangatlah krusial. Penggunaan kondisioner atau produk berbahan dasar minyak secara berlebihan langsung pada kulit kepala dapat memperparah kondisi ketombe.

Dokter Khetarpal juga memberikan peringatan mengenai cara pemakaian sampo dan kondisioner yang benar.

“Sampo sebaiknya difokuskan pada area kulit kepala. Sementara itu, kondisioner harus digunakan pada bagian ujung rambut, bukan kulit kepala. Mengaplikasikan kondisioner ke kulit kepala justru akan membuat area tersebut semakin berminyak,” tegas dokter Khetarpal.

Itulah beberapa Kebiasaan Keramas yang dapat memicu ketombe. Hindari kebiasaan-kebiasaan tersebut mulai sekarang demi mendapatkan rambut yang lebih sehat!

Artikel menarik Lainnya