Skincapedia.com – Hampir setiap orang pernah mengalami momen sulit yang terasa berat untuk ditinggalkan.
Entah itu hubungan yang berakhir menyakitkan, kesalahan di masa lalu yang masih sering muncul di kepala, atau luka yang ditinggalkan seseorang yang pernah kita percaya. Melepaskan masa lalu memang bukan hal yang mudah dan itu adalah hal yang sangat wajar.
Melansir dari Healthline, keputusan untuk melepaskan masa lalu sebenarnya merupakan pilihan yang bisa kamu ambil secara sadar, sama seperti memilih untuk terus menyimpannya. Namun, terus terpaku pada masa lalu bisa menghalangi kamu untuk bertumbuh dan menikmati hidup yang ada sekarang.
Nah, simak tiga cara yang bisa kamu coba berikut ini untuk melepaskan masa lalu, yuk!
1. Ciptakan Mantra Positif untuk Menghadapi Pikiran Negatif

Cara pertama yang bisa kamu coba adalah menciptakan mantra positif yang secara khusus kamu siapkan untuk momen-momen ketika pikiran negatif tentang masa lalu mulai datang.
Mengutip laman Healthline, cara kamu berbicara kepada diri sendiri punya kekuatan besar untuk mendorongmu melangkah maju atau justru membuatmu tetap terjebak di tempat yang sama.
Carla Manly, Ph.D., psikolog klinis menjelaskan bahwa alih-alih membiarkan pikiran seperti ‘Kenapa ini bisa terjadi padaku?’ terus berputar, kamu bisa menggantinya dengan mantra seperti, ‘Aku bersyukur bisa menemukan jalan baru yang lebih baik untukku.’ Pergeseran kalimat ini terdengar sederhana, tapi dampaknya terhadap cara pandangmu bisa sangat signifikan.
2. Terima Perasaan Negatif, Jangan Dilawan

Cara kedua ini mungkin terdengar bertentangan dengan intuisi. Tetapi ternyata, salah satu kunci terpenting untuk bisa melepaskan masa lalu justru adalah dengan menerima perasaan yang muncul, bukan melawannya.
Melansir dari Tiny Buddha, semakin keras kita berusaha menghilangkan atau menghindari perasaan negatif, semakin kuat pula perasaan itu mencengkeram kita.
Daripada berjuang melawan rasa bersalah, malu, atau kesedihan, kamu bisa mencoba untuk mengakui keberadaan perasaan itu sepenuhnya.
Misalnya, katakan pada dirimu sendiri, ‘Ya, aku merasa bersalah tentang ini,’ dan biarkan perasaan itu ada tanpa pertengkaran. Begitu tidak ada yang perlu ‘dilawan’ lagi, kekuatan perasaan negatif itu pun perlahan melemah.
3. Latih Mindfulness dan Arahkan Fokus ke Masa Kini

Cara ketiga yang bisa kamu coba adalah melatih diri untuk lebih hadir di momen sekarang melalui praktik mindfulness. Semakin kita melatih diri untuk fokus pada momen saat ini, semakin kecil pula pengaruh masa lalu terhadap cara kita merasa dan merespons kehidupan.
Ketika kita mulai terlatih untuk hadir sepenuhnya, luka-luka dari masa lalu tidak lagi punya kendali sebesar dulu atas pikiran dan perasaan kita. Ini pas banget untuk kamu yang mungkin sering merasa ‘diculik’ oleh kenangan yang tiba-tiba muncul di tengah aktivitas sehari-hari.
