Dalam industri kuliner, kacang pistachio kini menjadi primadona sebagai bahan utama maupun pelengkap berbagai kudapan manis. Tren makanan seperti Dubai chewy cookie, croissant, dan beragam jenis dessert kekinian banyak meManfaatkan pistachio sebagai komponen utamanya. Perpaduan cita rasa manis dan gurih, ditambah dengan teksturnya yang renyah, menjadikan kacang ini sangat digemari berbagai kalangan.
Namun, sudahkah Anda tahu bahwa di balik kelezatannya, pistachio menyimpan segudang khasiat bagi kesehatan? Merujuk pada WebMD, pistachio mengandung 20 persen protein berkualitas dengan kadar kalori yang tergolong rendah. Asupan protein ini efektif dalam memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga pistachio sangat ideal dijadikan camilan bagi Anda yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
Berikut adalah deretan manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh pistachio.
Kandungannya tinggi protein tapi rendah kalori

Secara umum, kacang-kacangan memang bermanfaat bagi tubuh. Akan tetapi, sebagian besar jenis kacang memiliki densitas kalori yang cukup tinggi. Kondisi ini berbeda dengan pistachio yang memiliki jumlah kalori lebih sedikit dibandingkan jenis kacang lainnya.
Berdasarkan informasi dari Healthline, dalam setiap 28 gram pistachio hanya terkandung 159 kalori, sementara porsi yang sama pada kacang walnut mengandung 185 kalori. Oleh karena itu, pistachio dapat menjadi pilihan camilan sehat yang mendukung program diet Anda.
Menstabilkan kadar gula darah dalam tubuh

Kandungan asam amino di dalam pistachio berperan dalam menurunkan kadar lemak serta memiliki indeks glikemik yang rendah. Tidak heran jika mengonsumsi pistachio dapat membantu menjaga stabilitas gula darah. Selain itu, tingginya kadar antioksidan dalam kacang ini juga berkontribusi positif terhadap kesehatan pembuluh darah.
Dapat menurunkan tekanan darah dan kolesterol

Jika dibandingkan dengan jenis kacang lainnya, pistachio terbukti lebih unggul dalam membantu menurunkan tekanan darah. Merujuk pada tinjauan tahun 2015 terhadap 21 studi, ditemukan bahwa konsumsi pistachio mampu menekan tekanan darah sistolik sebanyak 1,82 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 0,8 mmHg.
Dengan demikian, pistachio sangat dianjurkan bagi penderita gangguan jantung. Kandungan serat yang melimpah serta lemak tak jenuh ganda di dalamnya sangat efektif untuk membantu mengontrol kolesterol dan menjaga tekanan darah tetap stabil.
Jaga kesehatan sistem pencernaan

Pistachio merupakan sumber serat yang sangat baik. Serat yang terkandung dalam kacang ini berfungsi sebagai prebiotik, yaitu nutrisi bagi bakteri baik di dalam sistem pencernaan. Dengan rutin mengonsumsi pistachio, fungsi pencernaan akan lebih terjaga dan risiko sembelit pun dapat diminimalisir.
Cegah kerusakan mata

Pistachio mengandung zeaxanthin dan lutein dalam jumlah yang lebih tinggi dibandingkan kacang-kacangan lainnya. Kedua nutrisi ini sangat krusial dalam melindungi mata dari risiko kerusakan akibat paparan sinar biru (blue light) yang berasal dari layar televisi maupun ponsel.
Menurut Web MD, kebiasaan mengonsumsi pistachio secara rutin dapat membantu menekan risiko degenerasi makula. Kondisi ini merupakan penyebab utama penurunan penglihatan yang sering terjadi seiring bertambahnya usia seseorang.
