Skincapedia.com – Jo In Sung, seorang aktor ternama Korea Selatan, memulai perjalanan kariernya sebagai model busana pada tahun 1998. Setahun kemudian, tepatnya pada 1999, ia menjajal dunia akting melalui sitkom berjudul Jump.
Namanya mulai dikenal luas setelah membintangi drama School 3 di tahun 2000. Sejak saat itu, Jo In Sung menjadi aktor muda yang sangat diantisipasi karya-karyanya. Kini, ia diakui sebagai salah satu aktor yang mampu membawa setiap proyeknya meraih kesuksesan komersial dengan rating tinggi.
Dalam sebuah wawancara terbaru, Jo In Sung berbagi pandangannya mengenai perasaannya sebagai seorang aktor. Ia menceritakan bagaimana ia memahami dan menjalani profesi yang telah membesarkan namanya.
Jo In Sung Buka-Bukaan tentang Pendekatannya dalam Berakting

Mengutip dari Soompi, Jo In Sung baru-baru ini mengungkapkan filosofi yang ia pegang dalam menjalani aktivitas aktingnya. Ia menekankan bahwa setiap penciptaan sesuatu yang baru selalu membutuhkan keberanian.
Jo In Sung menyamakannya dengan keengganan banyak orang untuk mencoba pakaian baru, memilih tetap mengenakan apa yang sudah biasa karena takut merasakan ketidaknyamanan. Padahal, menurutnya, mengenakan sesuatu yang baru justru dapat mengeksplorasi dan menampilkan sisi lain dari diri seseorang.
Penerapan prinsip ini sangat relevan dengan karier aktingnya. Ia merasa semakin lama berkecimpung di dunia seni peran, semakin menantang untuk menemukan hal-hal baru. Oleh karena itu, ia meyakini pentingnya keberanian untuk terus mencari dan mencoba pendekatan baru dalam berakting.
Jo In Sung Juga Mengungkap Bahwa Ia Masih Sering Gugup Saat Berakting

Dalam kesempatan yang sama, Jo In Sung juga secara jujur mengakui bahwa hingga kini ia masih kerap merasakan kegugupan saat berakting, meskipun telah memiliki jam terbang yang panjang di industri ini. Ia menuturkan bahwa meskipun sesi syuting kemarin berjalan lancar, hari ini ia tetap harus menghadapi tantangan syuting baru.
Akibatnya, perasaan gembira dan kecemasan sering kali datang bersamaan. Jo In Sung berpendapat bahwa perasaan ini tidak hanya dialami oleh aktor pendatang baru, tetapi juga oleh para aktor senior sepertinya. Terlepas dari kegugupan tersebut, ia selalu berupaya memberikan penampilan terbaik dalam setiap peran yang dimainkannya.
