Home » Tips Merawat Mata Agar Tidak Mudah Berair Saat Makeup

Tips Merawat Mata Agar Tidak Mudah Berair Saat Makeup

Skincapedia.com – Kamu sudah menghabiskan waktu lama untuk membuat eye makeup yang rapi. Tapi tiba-tiba matamu mulai berair dan seketika eyeliner serta maskara luber ke mana-mana. Situasi ini tentu sangat menjengkelkan, apalagi jika terjadi di momen penting.

Mata berair bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari alergi, mata kering, hingga reaksi terhadap produk makeup tertentu. Kabar baiknya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa kamu lakukan agar riasan tetap bertahan meski matamu cenderung sensitif. Yuk, simak tips berikut ini!

Gunakan Obat Tetes Mata Sebelum Mulai Makeup

Jika matamu sudah terasa kering atau iritasi sebelum mulai dandan, kemungkinan besar kondisinya akan semakin parah selama proses aplikasi makeup berlangsung. Dilansir dari Self, Dr. Andrea Thau, mantan presiden American Optometric Association, menyarankan untuk menggunakan obat tetes mata sebelum memulai rutinitas makeup agar membantu mengurangi ketidaknyamanan serta membersihkan iritan yang mungkin ada di permukaan mata.

Dr. Thau juga mengingatkan untuk memilih obat tetes mata tanpa bahan pengawet serta yang tidak ditargetkan khusus untuk menghilangkan kemerahan, karena kandungan tersebut justru bisa membuat mata terasa lebih buruk dalam jangka panjang. Beri waktu beberapa menit setelah meneteskan obat sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Mulai Rutinitas dari Area Mata dan Gunakan Primer

Beberapa tips aman memakai makeup untuk olahraga, di antaranya dengan memilih produk makeup yang ringan dan non-comedogenic. Misalnya, tinted sunscreen, concealer tipis di area tertentu, brow gel untuk alis, dan lip tint ringan.

Natalie Dresher, seorang profesional makeup artist yang dikutip dari Real Simple, menyarankan untuk selalu mengerjakan area mata terlebih dahulu sebelum bagian wajah lainnya. Dengan begitu, jika mata mulai berair di tengah proses, riasan dasar wajah tidak akan ikut rusak.

Persiapan area mata juga sangat penting. Dresher menjelaskan bahwa karena air mata bersifat asin dan bisa membuat area bawah mata semakin kering, ia lebih suka menggunakan concealer yang sedikit lebih kering sebagai dasar di kelopak mata untuk menciptakan lapisan yang lebih tahan air, dibandingkan menambahkan pelembap pada area tersebut.

Jauhi Area Waterline dan Garis Bulu Mata Bawah

Membubuhkan eyeliner hitam di bagian waterline atau garis dalam mata memang selalu sukses memberikan kesan mata yang tajam dan dramatis. Sayangnya, bagi pemilik mata sensitif, area ini adalah zona terlarang yang sebaiknya dihindari.

Dr. Thau menjelaskan bahwa waterline merupakan tempat berkumpulnya kelenjar minyak halus yang bertugas menjaga kelembapan alami mata kita. Menyapukan produk kosmetik langsung di area tersebut bisa menyumbat kelenjar minyak, memicu mata menjadi super kering, dan puncaknya malah membuat mata memproduksi air mata secara berlebihan sebagai reaksi pertahanan tubuh.

Bukan cuma area waterline saja yang perlu diistirahatkan. Dresher juga menyarankan untuk membatasi atau bahkan menghindari penggunaan produk makeup di sepanjang garis bulu mata bawah. Logikanya sangat simpel, saat mata mulai berair, gaya gravitasi otomatis akan membawa tetesan air mata mengalir turun melewati jalur tersebut. Jika area bawah matamu penuh dengan produk, riasanmu dipastikan akan langsung luntur dan menciptakan efek mata panda dalam sekejap.

Siapkan Tisu dan Lakukan Trik Unik Pengalih Perhatian

Fokus pada area alis, mata, dan bibir membantu makeup tetap terlihat rapi meski hujan dan lembap./Foto: Freepik/freepik

Kedengarannya mungkin sangat sepele, tetapi selalu menyediakan tisu kering di dekat cermin saat sedang berdandan adalah hal wajib. Dresher bahkan memiliki trik khusus dengan memanfaatkan tisu sebagai tameng pelindung saat ia sedang memasangkan bulu mata palsu pada kliennya.

Caranya adalah dengan meminta mata yang sedang dikerjakan untuk menutup, lalu menempelkan selembar tisu sedekat mungkin di bawah akar bulu mata agar setiap tetes air mata yang keluar bisa langsung terserap habis oleh tisu sebelum sempat mengalir ke pipi.

Lalu, bagaimana jika sensasi ingin menangis itu muncul tiba-tiba saat kamu sedang asyik memoles eyeshadow? Jangan panik. Dresher menyarankan untuk mendongakkan dagu, menarik napas dalam, lalu melihat ke atas sambil menahan diri untuk tidak terlalu sering berkedip. Satu trik unik lainnya adalah dengan menekuk jari-jari kaki ke dalam sepatu, karena konsentrasi pada sensasi tersebut bisa membantu menghentikan air mata yang keluar.

Andalkan Setting Spray dan Bersihkan Sisa Makeup hingga Tuntas

Khusus untuk mengunci area bawah mata, sebaiknya kamu berhenti dulu menggunakan bedak tabur yang terlalu tebal. Formula bedak yang kering justru akan menyerap air mata dan meninggalkan gumpalan garis-garis retak (creasing) yang mengganggu estetika wajah.

Sebagai gantinya, Dr. Thau menyarankan untuk memanfaatkan setting spray berformula bagus untuk mengunci riasan. Lapisan tipis dari setting spray akan membuat air mata menggenang di atas permukaan makeup tanpa merusaknya, sehingga kamu tinggal menepuk-nepuknya perlahan dengan tisu untuk membersihkannya.

Terakhir, ritual yang sama sekali tidak boleh ditawar di malam hari adalah membersihkan seluruh sisa riasan mata secara total tanpa ada yang tersisa sedikit pun. Dr. Thau menegaskan bahwa meluangkan waktu untuk menggosok area akar bulu mata dan kelopak mata dengan eyemakeup remover berbasis lembut setiap malam sangat krusial untuk menjaga kesehatan kelenjar minyak wajah.

Jika kebersihan area ini terjaga dengan baik, kelenjar minyak tidak akan tersumbat ataupun meradang, sehingga matamu tidak akan berubah menjadi super sensitif keesokan harinya.

Artikel menarik Lainnya