Home » Manfaat Terapi Tanah Liat untuk Kesejahteraan Fisik dan Mental yang Belum Banyak Disadari

Manfaat Terapi Tanah Liat untuk Kesejahteraan Fisik dan Mental yang Belum Banyak Disadari

Pernah terbayangkan bahwa bermain tanah liat dapat menjadi kunci ketenangan batin? Di tengah kesibukan kota yang tiada henti, banyak individu mencari cara sederhana untuk kembali terhubung dengan diri sendiri. Salah satu metode yang semakin diminati adalah terapi tanah liat, sebuah aktivitas sederhana yang menyimpan banyak khasiat tersembunyi.

Membentuk tanah liat menjadi sebuah karya seni dapat membantu tubuh menjadi lebih seimbang dan pikiran lebih jernih bagi siapa pun yang menjalaninya. Mulai dari memperbaiki postur tubuh hingga membantu meluapkan emosi yang terpendam, mari kita kenali 5 manfaat terapi tanah liat berikut ini yang mungkin belum Anda ketahui!

1. Memperbaiki Postur Tubuh dan Kekuatan Fisik

Manfaat terapi tanah liat dalam memperbaiki postur tubuh berasal dari gerakan koordinatif dan posisi tubuh saat membentuk tanah liat, yang membantu meningkatkan keseimbangan serta kekuatan otot, termasuk genggaman tangan.
Manfaat terapi tanah liat untuk memperbaiki postur tubuh secara alami/Foto: Freepik.com/senivpetro

Banyak orang tidak menyadari bahwa aktivitas membentuk tanah liat melibatkan koordinasi tubuh yang cukup rumit. Mengutip dari Tatler Asia, sebuah studi pada tahun 2016 dari Chiba Institute of Rheumatic Disease menunjukkan bahwa aktivitas mengolah tanah liat bahkan dapat meningkatkan kekuatan genggaman tangan secara signifikan.

Latihan fisik yang halus ini sangat bermanfaat, terutama bagi Anda yang sering menghabiskan waktu mengetik di depan laptop. Gerakan meremas, menekan, dan membentuk tanah liat melatih otot-otot kecil di tangan dan pergelangan tangan yang jarang terpakai.

Baca juga: Manfaat Konsumsi Air Jahe Rebus Setiap Hari

2. Melatih Otak dan Ketajaman Fokus

Manfaat terapi tanah liat untuk melatih otak dan ketajaman fokus

Bekerja dengan tanah liat menuntut konsentrasi penuh yang melibatkan hampir seluruh indra secara bersamaan. Saat tangan aktif bekerja, otak kanan yang mengendalikan kreativitas akan berkolaborasi dengan otak kiri yang mengatur teknik dan presisi, sehingga menciptakan sinkronisasi yang jarang terjadi saat Anda melakukan kegiatan multitasking.

Aktivitas ini dapat dianggap sebagai meditasi bergerak yang melatih kesabaran serta ketelitian dalam memproses sesuatu dari awal. Anda akan belajar bagaimana mengatur tekanan tangan agar tanah liat tidak hancur, yang secara otomatis mengasah ketajaman fokus dan koordinasi motorik. Dengan rutin melakukan kegiatan ini, otak akan terbiasa untuk lebih tenang dalam menghadapi masalah kompleks karena sudah terlatih melalui proses pembuatan keramik yang membutuhkan dedikasi tinggi.

3. Meredakan Stres dan Menurunkan Hormon Kortisol

Manfaat terapi tanah liat dalam meredakan stres didukung oleh aktivitas kreatif yang mampu menurunkan hormon stres dan meningkatkan hormon bahagia, sehingga pikiran menjadi lebih tenang.
Manfaat terapi tanah liat untuk meredakan stres dan menenangkan pikiran/Foto: Freepik.com/Freepik

Salah satu manfaat terapi tanah liat yang paling terasa adalah efek relaksasinya. Tekstur tanah liat yang lembut dan proses membentuknya yang berulang dapat memberikan sensasi menenangkan yang sulit dijelaskan. Ini bagaikan meditasi, namun dalam bentuk yang lebih aktif dan kreatif.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa aktivitas seni dapat memicu pelepasan endorfin, yaitu hormon yang menimbulkan perasaan bahagia. Sebuah studi pada tahun 2016 yang dipublikasikan oleh US National Library of Medicine bahkan menemukan bahwa kadar kortisol (hormon stres) menurun setelah 45 menit melakukan aktivitas kreatif. Jadi, terapi tanah liat bisa menjadi cara efektif untuk menyegarkan pikiran setelah hari yang melelahkan.

4. Media Pelepasan Emosi yang Terpendam

Manfaat terapi tanah liat untuk melepaskan emosi secara sehat

Terkadang, kata-kata saja tidak memadai untuk mengekspresikan apa yang sedang Anda rasakan di dalam hati. Berdasarkan konsep expressive therapies continuum yang dilansir dari Balanced Awakening, pengalaman sensorik dan taktil saat bekerja dengan tanah liat dapat mengomunikasikan emosi melalui bentuk dan tekstur.

Hal ini membawa emosi ke permukaan karena Anda dapat memfokuskan perhatian pada gerakan tangan Anda daripada hasil akhirnya. Saat Anda menekan, memukul, atau menarik tanah liat, Anda sebenarnya sedang memindahkan energi emosional Anda ke dalam benda mati tersebut.

5. Meningkatkan Keterampilan Komunikasi

Manfaat terapi tanah liat juga mencakup aspek sosial, di mana aktivitas ini dapat meningkatkan keterampilan komunikasi melalui interaksi dalam lingkungan kreatif yang santai.
Manfaat terapi tanah liat untuk meningkatkan keterampilan komunikasi/Foto: Freepik.com/teksomolika

Bergabung dalam komunitas atau kelas keramik dapat meningkatkan kemampuan Anda dalam berinteraksi, lho. Proses belajar bersama, saling memberikan masukan mengenai teknik pembakaran, atau sekadar mengapresiasi hasil karya orang lain menciptakan ikatan sosial yang sehat dan positif.

Keterampilan komunikasi ini berkembang secara alami karena lingkungan studio keramik umumnya sangat mendukung dan minim persaingan. Anda belajar cara menyimak instruksi dengan lebih baik dan menyampaikan kendala yang Anda hadapi saat membentuk tanah liat. Interaksi yang santai namun bermakna ini sangat baik untuk membangun kepercayaan diri, terutama bagi Anda yang merasa kesulitan bersosialisasi di lingkungan formal atau profesional.

Kadang, penyembuhan diri tidak harus selalu mahal atau rumit. Hal-hal sederhana seperti menyentuh tanah liat, membentuknya dengan tangan, dan menikmati prosesnya justru dapat membawa dampak besar. Setelah mengetahui beragam manfaat terapi tanah liat di atas, apakah Anda tertarik untuk mencobanya?

Artikel menarik Lainnya