Home » Adrian Zecha: Dulu Terusir dari Indonesia, Kini Raja Hotel Mewah Dunia

Adrian Zecha: Dulu Terusir dari Indonesia, Kini Raja Hotel Mewah Dunia

Sosok Adrian Zecha telah dikenal luas dalam industri perhotelan, baik di Indonesia maupun kancah internasional. Ia merupakan figur ternama di balik pendirian jaringan hotel eksklusif, Aman Resorts. Pria yang lahir di Sukabumi, Jawa Barat ini memiliki nama lengkap Adrian Willem Ban Kwie Lauw-Zecha.

Jejak langkah hidup Adrian tidak selalu berjalan mulus. Ia sempat mengalami situasi “terusir” dari tanah kelahirannya akibat pergolakan politik di Indonesia. Akan tetapi, pengalaman kurang menyenangkan tersebut justru menjadi cikal bakal lahirnya salah satu jenama hotel paling mewah di dunia.

Berasal dari Keluarga Terpandang di Sukabumi

Adrian Zecha lahir pada tahun 1933 di Sukabumi. Ia berasal dari keluarga peranakan Tionghoa yang terpandang selama era Hindia Belanda. Sang ayah, Aristide William Lauw-Zecha, tercatat sebagai orang Indonesia pertama yang merampungkan studi di University of Iowa, Amerika Serikat, pada tahun 1923. Selain itu, kerabat Adrian juga memegang posisi penting di masa pemerintahan kolonial.

Sejak kecil, Adrian telah mengenyam pendidikan berkualitas di Batavia. Ia kemudian dikirim ke Belanda untuk melanjutkan pendidikan menengahnya. Ia menuntaskan bangku SMA di Pennsylvania dan berhasil lulus saat usianya baru menginjak 15 tahun. Ia pun tercatat sebagai lulusan universitas di Pennsylvania pada tahun 1952.

Adrian mengejar impiannya menjadi jurnalis dengan mengambil gelar magister di bidang jurnalistik di Columbia University. Ia mengawali karier sebagai wartawan wisata untuk majalah Time di New York dan Tokyo, sebelum akhirnya memutuskan untuk beralih ke industri penginapan mewah.

Terpaksa Meninggalkan Indonesia

Berdasarkan laporan dari CNBC Indonesia, pada pertengahan dekade 1950-an, Indonesia mulai melakukan nasionalisasi atas berbagai perusahaan swasta, dibarengi dengan menguatnya sentimen terhadap warga keturunan Tionghoa. Situasi tersebut menyebabkan bisnis milik keluarga Lauw-Zecha akhirnya diambil alih oleh negara.

Ketika peristiwa itu terjadi, Adrian sedang berada di New York. Namun, keluarganya terpaksa meninggalkan Tanah Air dan berpindah ke Singapura. Situasi yang dialami keluarganya itu sering disebut sebagai kisah Adrian Zecha yang “terusir” dari Indonesia, meski ia sendiri tidak mengalaminya secara langsung.

Membangun Hotel Mewah

Sebagai seorang jurnalis perjalanan, Adrian sering menjelajahi berbagai penjuru dunia. Dari pengalaman itulah, ia mulai merintis bisnis hotel. Pada tahun 1972, Adrian mendirikan Regent International Hotels, yang menjadi salah satu jaringan hotel mewah pertama yang lahir dari Asia.

Selanjutnya, pada tahun 1988, ia membangun Amanpuri di Phuket, Thailand. Berbeda dengan hotel mewah pada umumnya, Aman hanya menyediakan sekitar 50 kamar. Konsep eksklusif ini menjadi daya tarik utama dengan menawarkan privasi, kenyamanan, serta kemewahan yang dirasakan langsung oleh para tamunya.

Aman Resort berkembang menjadi kerajaan bisnis yang diikuti dengan pembukaan resor Aman di 20 negara, termasuk Amandari di Bali, Amanjiwo di Magelang, Amangiri di Amerika Serikat, serta properti di Jepang, Bhutan, hingga Eropa. Aman kini dikenal sebagai jenama hotel ultra-luxury.

Menjual Kepemilikan Aman

Seiring berjalannya waktu, Adrian melepas sebagian besar saham kepemilikan Aman hingga akhirnya mundur dan tidak lagi memimpin perusahaan tersebut. Saat ini, Aman Group dimiliki dan dikelola oleh pengusaha asal Rusia, Vladislav Doronin.

Walaupun demikian, nama Adrian Zecha tetap melekat kuat sebagai pendiri sekaligus sosok yang membentuk filosofi Aman sejak awal. Ia juga diketahui mendirikan berbagai perusahaan perhotelan lainnya, seperti Regent Hotels & Resorts, MAHA, hotel GHM, Azumi Setoda, serta Azerai Hotels.

Perjalanan hidup Adrian Zecha membuktikan bahwa kegagalan atau kehilangan bukanlah akhir dari segalanya. Setelah keluarganya kehilangan tempat tinggal dan bisnis di Indonesia, ia tidak menyerah untuk membangun karier internasional dan kini menjadi inspirasi bagi banyak perusahaan hotel mewah di seluruh dunia.

Artikel menarik Lainnya