Home » Berhenti Doomscrolling, Coba 5 Microlearning Seru Ini

Berhenti Doomscrolling, Coba 5 Microlearning Seru Ini

Skincapedia.com – Seiring tren video berdurasi pendek yang marak di media sosial, banyak orang tanpa sadar terjebak dalam kebiasaan doomscrolling. Jika dibiarkan terus-menerus, kebiasaan ini dapat memberikan dampak negatif. Oleh karena itu, mengganti aktivitas bermain ponsel dengan microlearning yang tak kalah menarik bisa menjadi solusi.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Perspectives in Psychiatric Care (2022) mengindikasikan bahwa doomscrolling mulai populer sejak pandemi COVID-19, ketika banyak orang aktif mencari informasi terkini mengenai perkembangan pandemi. Kebiasaan ini dapat muncul kapan saja, terutama ketika ada berita besar yang memicu rasa FOMO (Fear Of Missing Out) untuk terus mengikuti perkembangannya.

Saat ini, doomscrolling tidak hanya didorong oleh keinginan mencari informasi negatif, tetapi juga karena kebutuhan akan stimulasi cepat saat merasa bosan. Aktivitas scroll media sosial yang awalnya hanya direncanakan sebentar bisa memakan waktu berjam-jam karena terasa sangat menyenangkan.

Untuk mengatasi kecanduan doomscrolling, berikut adalah beberapa ide microlearning yang menarik dan bisa dicoba.

1. Coba Kuis Edukatif

Salah satu bentuk microlearning yang menyenangkan sekaligus bermanfaat untuk menggantikan kebiasaan doomscrolling adalah dengan mengikuti kuis edukatif. Anda dapat menantang diri sendiri untuk menjawab pertanyaan pada topik yang sudah dikuasai atau justru topik yang belum pernah dipelajari sebelumnya.

Kuis edukatif umumnya dirancang untuk dimainkan dengan cepat, memberikan sensasi kompetitif, dan jauh lebih bermanfaat dibandingkan menghabiskan waktu berjam-jam menonton video pendek. Beberapa platform yang bisa Anda gunakan untuk kuis edukatif antara lain Quizlet dan Nibble.

2. Bermain Quick Game

Bagi Anda yang membutuhkan hiburan singkat namun tetap bermanfaat, quick game bisa menjadi pilihan yang tepat. Terdapat berbagai jenis quick game yang menarik dan mampu melatih kemampuan kognitif Anda. Contohnya termasuk permainan flashcard, puzzle, sudoku, atau mahjong.

Anda bisa mencoba kembali permainan-permainan menarik yang pernah Anda mainkan sebelumnya, yang menantang dan menghibur. Aktivitas semacam ini jauh lebih positif dibandingkan menghabiskan waktu berjam-jam hanya menggulir linimasa media sosial.

3. Belajar Bahasa Asing 5-10 Menit

Pilihan microlearning lain yang dapat Anda coba adalah belajar bahasa asing selama 5 hingga 10 menit. Banyak aplikasi pembelajaran bahasa yang tersedia secara gratis dengan antarmuka yang menarik menyerupai permainan, seperti Duolingo, Stimuler, dan Memrise.

Anda dapat menyisihkan waktu ini di sela-sela jam istirahat atau ketika merasa bosan. Selain menyenangkan, aktivitas ini juga dapat meningkatkan kemampuan bahasa asing Anda.

4. Dengarkan Podcast atau Audio Book

Untuk mencoba suasana baru dan mengubah pola pikir, Anda bisa beralih dari aktivitas visual ke konten audio. Saat ini, tersedia banyak konten podcast dan audio book yang menarik untuk disimak.

Anda dapat memulai dengan mendengarkan topik-topik yang Anda sukai. Dengan beralih ke konten audio, mata Anda dapat beristirahat sejenak, namun pikiran tetap aktif terlibat.

5. Menulis Jurnal

Pilihan microlearning terakhir yang dapat membantu mengatasi kebiasaan doomscrolling adalah menulis jurnal. Aktivitas ini juga dapat menjadi wadah bagi Anda untuk mengekspresikan perasaan dan menjernihkan pikiran.

Anda bisa menulis daftar tugas harian, aktivitas yang telah dilakukan, atau sekadar mencurahkan isi hati. Untuk menulis jurnal, Anda dapat menggunakan buku catatan khusus atau memanfaatkan aplikasi jurnal yang tersedia.

Demikianlah beberapa ide microlearning menarik yang dapat dicoba untuk mengatasi kebiasaan doomscrolling. Pada intinya, menggunakan media sosial tidaklah masalah asalkan Anda mampu membatasi waktu penggunaannya dan mengelola informasi yang diterima dengan bijak.

Artikel menarik Lainnya