Home » Cara Merawat Kuas Rias Wajah

Cara Merawat Kuas Rias Wajah

Alat rias berupa kuas merupakan perlengkapan kecantikan yang sering dipakai, namun jarang dibersihkan. Padahal, kondisi kuas yang tidak higienis dapat memberi dampak langsung pada kondisi kulit Anda.

Mengutip dari sumber American Academy of Dermatology (AAD), kuas rias yang jarang dicuci bisa menjadi sarang kuman, yang berpotensi menimbulkan jerawat, iritasi kulit, bahkan infeksi serius. Oleh karena itu, sangatlah krusial untuk menguasai teknik membersihkan kuas yang tepat. Mari simak penjelasannya berikut ini,

1. Basuh Kuas Secara Berkala Tiap 7-10 Hari

Banyak individu tidak menyadari betapa vitalnya jadwal rutin untuk membersihkan kuas rias. Membersihkan kuas setiap 7 hingga 10 hari merupakan strategi optimal untuk melindungi kulit dari mikroorganisme berbahaya yang bersarang di sela-sela serat kuas.

Dr. Annie Chiu, MD, FAAD, seorang dermatolog tersertifikasi yang berpraktik di California, menerangkan di laman AAD bahwa kuas rias yang kotor dapat memicu infeksi seperti infeksi jamur, E. coli, hingga infeksi stafilokokus yang sangat membahayakan. Oleh sebab itu, menjadikan ritual membersihkan kuas sebagai bagian dari perawatan mingguan sangat direkomendasikan.

Baca juga: Tod's Buka Gerai Perdana di Indonesia

2. Basahi Bagian Ujung Kuas dengan Air Hangat Terlebih Dahulu

Cuci brush makeup setiap 7-10 hari sekali

Tahap awal dalam membersihkan kuas adalah membasahinya di bawah aliran air hangat. Mengacu pada laman AAD, penting untuk hanya membasahi bagian ujungnya saja, dan tidak merendam seluruh bagian kepala kuas ke dalam air.

Merendam seluruh bagian kepala kuas ke dalam air dapat merusak perekat yang menyatukan kepala kuas dengan tangkainya, sehingga kuas menjadi lebih cepat usang. Namun, jika dilakukan dengan benar, langkah pembasahan awal ini sangat efektif untuk menghilangkan sisa produk makeup yang masih menempel.

3. Gunakan Sampo Ringan atau Sabun Khusus Kuas

Setelah dibasahi, gunakan agen pembersih yang sesuai agar serat kuas tidak mengalami kerusakan. Penata rias Mario Dedivanovic mengungkapkan di laman Into The Gloss bahwa ia membersihkan kuasnya menggunakan sampo bayi yang lembut karena tidak merusak serat kuas, dan sesekali menambahkan beberapa tetes minyak pohon teh untuk khasiat antiseptiknya.

Sementara itu, penata rias Tom Pecheu memilih sabun organik batangan karena mudah diaplikasikan langsung ke kuas dengan cara digosokkan. Apapun pilihan Anda, pastikan produk yang dipakai cukup lembut dan aman untuk kulit wajah.

4. Keringkan Kuas dalam Posisi Horizontal

Keringkan brush dengan posisi mendatar

Metode mengeringkan kuas sama pentingnya dengan cara membersihkannya. Kuas sebaiknya dikeringkan dalam posisi horizontal di atas handuk dengan ujung serat menggantung di tepian meja, bukan diletakkan berdiri tegak di dalam wadah.

Penata rias Gucci Westman juga menekankan hal serupa dalam Into The Gloss, bahwa ia selalu membiarkan kuas mengering di atas handuk setelah dibersihkan agar bentuk seratnya tetap terjaga. Mengeringkan kuas dalam posisi tegak memungkinkan air mengalir ke bawah dan merusak perekat yang mengikat kepala kuas, sehingga kekuatan kuas pun berkurang.

5. Hindari Berbagi Kuas dengan Orang Lain

Sekalipun Anda merawat kuas dengan sangat baik, satu kebiasaan ini tetap harus dihindari: meminjamkan atau menggunakan kuas bersama orang lain. Dr. Annie Chiu, MD, FAAD, mengingatkan bahwa di tengah meningkatnya kasus infeksi kulit, berbagi kuas rias merupakan kebiasaan yang sangat berisiko.

Kuas yang digunakan bersama dapat menjadi media transfer bakteri dari satu kulit ke kulit lainnya. Oleh karena itu, pastikan kuas yang Anda miliki hanya dipakai untuk diri sendiri demi menjaga kebersihan dan kesehatan kulit wajah.

Artikel menarik Lainnya