Home » Kebiasaan Medsos yang Jadi Ciri Utama Orang Berempati Tinggi

Kebiasaan Medsos yang Jadi Ciri Utama Orang Berempati Tinggi

Individu yang memiliki empati tinggi tidak hanya menunjukkan kebaikan kepada orang-orang di sekitarnya secara langsung. Nilai kebajikan dan kepedulian tersebut tetap mereka bawa saat berinteraksi di dunia maya.

Cara mereka berselancar di media sosial selalu mengedepankan sikap santun, kasih sayang, ketulusan, serta perhatian terhadap sesama. Mereka tidak akan gegabah menyudutkan orang lain, apalagi melontarkan kata-kata kasar yang berpotensi merusak harga diri atau mental seseorang.

Lantas, seperti apa ciri-ciri orang yang memiliki empati tinggi dilihat dari Kebiasaan mereka di media sosial? Mari kita bahas lebih lanjut!

1. Mencari Tahu Sebelum Ikut Berkomentar

Orang berempati memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan cenderung positif. Mereka tidak tertarik mencari tahu mempelajari ilmu pengetahuan, tetapi juga suka mempelajari tentang orang lain.

Sosok yang penuh empati memiliki rasa ingin tahu yang besar dan cenderung mengarah ke hal positif. Mereka tidak sekadar tertarik pada pengembangan diri atau ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki ketertarikan untuk memahami orang lain.

Mereka dikenal sebagai pendengar yang aktif dan penuh atensi. Dalam keseharian di media sosial, mereka biasanya akan mencoba memahami konteks permasalahan atau latar belakang seseorang dengan menelusuri laman profilnya terlebih dahulu.

Berbekal rasa penasaran yang besar, mereka berusaha menggali informasi secara utuh serta mempelajari faktor-faktor yang mungkin mendasari tindakan atau masalah orang tersebut. Mereka memastikan sudah memahami situasi secara menyeluruh sebelum memutuskan untuk memberikan tanggapan.

2. Tidak Langsung Menghakimi Orang

Tanda orang berempati adalah mereka dapat turut merasakan apa yang dirasakan orang lain. Oleh karena itu, mereka tidak akan langsung menghakimi, karena mereka memosisikan dirinya sebagai orang tersebut.

Ciri utama orang berempati adalah kemampuannya untuk merasakan apa yang dialami orang lain. Itulah mengapa mereka tidak akan terburu-buru memberikan penilaian buruk, karena mereka mampu memosisikan diri di tempat orang tersebut berada.

Sebelum ikut berkomentar, terutama dalam diskusi yang memanas atau mengandung konflik, mereka akan merenung sejenak, “Bagaimana jika hal ini terjadi pada diriku?”

Mereka menghindari keterlibatan dalam drama, apalagi melakukan serangan personal. Jika hendak menyampaikan kritik, mereka akan menyampaikannya secara bijak, sopan, dan tanpa maksud merendahkan martabat orang lain.

3. Menunjukkan Kepeduliannya

cara mengenali orang berempati dari kebiasaan bermain media sosial adalah mereka suka memberikan rasa pedulinya. Yap, alih-alih melontarkan kalimat buruk pada orang bermasalah atau yang sedang berbagi cerita sedih, mereka akan menunjukkan rasa empatinya.

Terakhir, cara mengidentifikasi orang berempati melalui media sosial adalah lewat sikap mereka yang gemar menunjukkan kepedulian. Alih-alih melontarkan komentar sinis kepada mereka yang sedang dilanda masalah atau berbagi kisah sedih, mereka justru akan menunjukkan simpati.

Mereka cenderung memberikan komentar yang menenangkan seperti, “Apa yang sedang kamu rasakan saat ini?”, “Aku mengerti situasi ini pasti berat”, atau “Valid kok jika kamu merasa seperti itu.” Mereka tidak berusaha meremehkan atau mengabaikan perasaan orang lain, melainkan berupaya memahami dan memberikan dukungan.

Tak jarang, mereka juga mengirimkan pesan pribadi (DM) untuk menawarkan bantuan. Kehadiran mereka di media sosial benar-benar memberikan dukungan yang tulus, baik secara virtual maupun emosional.

Demikian beberapa cara mengenali orang dengan empati tinggi melalui kebiasaan mereka di media sosial. Bagaimana menurut pendapatmu?

Artikel menarik Lainnya