Home » Kondisi Rambut Ini Ternyata Cerminkan Kesehatan Tubuh Anda

Kondisi Rambut Ini Ternyata Cerminkan Kesehatan Tubuh Anda

Sering mengalami masalah rambut, mulai dari helai yang mudah patah hingga kerontokan parah? Padahal, rambut merupakan salah satu mahkota kebanggaan bagi banyak perempuan.

Kenyataannya, berdasarkan studi dan pakar kesehatan, Kondisi Rambut Ternyata bisa mencerminkan status kesehatan tubuh seseorang. Bagaimana hal itu bisa terjadi?

Agar lebih memahami alasan di balik rambut yang sering rontok, patah, atau munculnya uban prematur, mari simak ulasan berikut ini.

1. Rambut Rontok, Patah, dan Rapuh: Kekurangan Protein

Menurut ahli gizi Natalie Romito dari Cleveland Clinic, salah satu pemicu rambut menjadi rapuh, mudah patah, dan rontok adalah kurangnya asupan protein dalam tubuh. Namun, biasanya butuh waktu sekitar 2-3 bulan sejak kekurangan protein terjadi sebelum dampak kerontokan mulai tampak.

Sebagai informasi, rambut memerlukan asam amino untuk menunjang pertumbuhan. Asam amino merupakan komponen dasar pembentuk protein. Meski tubuh mampu memproduksi 11 dari 20 jenis asam amino, 9 sisanya yang dikenal sebagai asam amino esensial harus dipenuhi melalui konsumsi makanan.

Itulah alasan mengapa asupan protein menjadi kunci utama pertumbuhan sekaligus pendukung kesehatan rambut secara menyeluruh. Kebutuhan protein yang tidak terpenuhi akan melemahkan struktur helai rambut, menghambat laju pertumbuhan, serta membuat rambut lebih rentan patah.

2. Rambut Beruban: Stres

Rambut yang memutih atau beruban merupakan bagian alami dari proses penuaan, di mana folikel rambut memproduksi pigmen warna yang lebih sedikit seiring bertambahnya usia.

Akan tetapi, riset dalam jurnal Biological Review (2021) juga mengungkapkan bahwa stres dapat mempercepat atau memicu kemunculan uban dengan cara mengakibatkan kerusakan DNA.

Stres oksidatif juga disebut-sebut berperan dalam tumbuhnya rambut beruban.

“Stres oksidatif (kondisi saat radikal bebas perusak sel menghalangi proses regenerasi tubuh) bisa berdampak pada sel-sel penghasil pigmen,” ungkap dokter spesialis kulit Paradi Mirmirani, seperti dikutip dari Everyday Health.

3. Rambut Menipis: Gejala Gangguan Tiroid

Penipisan rambut dapat menjadi indikasi seseorang mengalami gangguan tiroid. Menurut Mirmirani, penderita hipotiroidisme mungkin mengalami peningkatan kerontokan rambut serta perubahan pada tekstur dan tampilan rambut secara keseluruhan.

Sebagai catatan, hipotiroidisme adalah kondisi di mana kelenjar tiroid gagal menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah yang cukup.

Penderita gangguan tiroid tidak hanya menunjukkan gejala berupa penipisan rambut, tetapi juga sering disertai keluhan lain seperti nyeri leher, kulit kering, peningkatan berat badan, hingga sakit tenggorokan.

Itulah tiga kondisi rambut yang dapat merefleksikan kesehatan tubuh Anda. Semoga informasi ini bermanfaat!

Artikel menarik Lainnya