Hidangan laut (seafood) diakui sebagai sumber protein, omega-3, dan beragam mineral penting yang berkhasiat bagi kesehatan. Namun, di samping faedahnya, cara memadukan hidangan laut dengan sajian atau minuman lain juga patut diperhatikan agar tidak menimbulkan efek negatif pada tubuh.
Beberapa perpaduan tertentu berpotensi mengacaukan proses pencernaan, memunculkan reaksi yang tidak nyaman, hingga mengurangi kemampuan tubuh menyerap nutrisi. Sebagai langkah antisipasi, kenali sejumlah makanan dan minuman yang sebaiknya tidak disantap bersama seafood sebagaimana disarikan dari King Fish!
1. Produk Susu
Menyantap susu atau olahannya sesudah mengonsumsi hidangan laut sebaiknya dihindari. Paduan ini dapat mengganggu kelancaran pencernaan karena kandungan nutrisi di dalamnya saling berinteraksi, terutama terkait penyerapan kalsium.
2. Buah-buahan
Menikmati buah-buahan, khususnya yang bersifat asam seperti jeruk setelah menyantap seafood dapat menimbulkan problem pada pencernaan. Hal ini disebabkan perbedaan durasi penguraian antara buah dan hidangan laut.
Buah cenderung terurai lebih cepat, sementara hidangan laut memerlukan waktu lebih lama. Ketika disantap bersamaan, proses ini bisa memicu fermentasi di dalam perut yang berujung pada kembung, produksi gas berlebih, dan rasa tidak nyaman.
3. Kopi dan Minuman Beralkohol
Menikmati kopi atau minuman beralkohol setelah mengonsumsi seafood dapat berdampak pada sistem pencernaan. Kandungan dalam kopi maupun alkohol berpotensi mengiritasi lambung, terutama bila dipadukan dengan protein dari hidangan laut. Akibatnya, Anda mungkin merasakan gejala seperti mual, pusing, atau ketidaknyamanan pada perut.
Alkohol secara spesifik juga dapat menambah beban kerja hati dalam mengolah nutrisi dari hidangan laut, yang membuat tubuh cepat merasa lelah. Kandungan purin yang tinggi pada alkohol juga serupa dengan beberapa jenis seafood sehingga memadukan keduanya berpotensi memicu asam urat.
Baca juga: Santapan Sehat Pasca Latihan Fisik
4. Teh
Teh mengandung asam tanat (tanin) yang dapat bereaksi dengan mineral dalam hidangan laut, seperti kalsium. Reaksi ini dapat membentuk senyawa yang sulit diserap oleh tubuh.
Akibatnya, faedah nutrisi dari seafood menjadi kurang optimal. Tidak hanya itu, paduan ini juga bisa menimbulkan iritasi ringan pada sistem pencernaan, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau terlalu sering.
5. Makanan Bersifat Dingin
6. Kacang-kacangan
Menikmati kacang-kacangan bersamaan dengan hidangan laut dapat membebani sistem pencernaan. Kedua jenis makanan ini memiliki kandungan protein dan serat yang cukup tinggi, sehingga memerlukan waktu cerna yang lebih lama.
7. Makanan dan Minuman Tinggi Asam
Memadukan seafood dengan makanan atau minuman yang kaya asam seperti jus lemon atau minuman berkarbonasi dapat memicu gangguan pencernaan. Pasalnya, kadar asam yang tinggi bisa berinteraksi dengan protein dalam seafood.
Interaksi ini dapat menyebabkan perut terasa kembung, begah, dan tidak nyaman. Selain itu, minuman berkarbonasi juga dapat meningkatkan produksi gas dalam perut, sehingga memperburuk rasa tidak nyaman setelah mengonsumsi hidangan laut.
Demikianlah beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersama seafood. Dampak yang muncul bisa bervariasi pada setiap individu, maka pastikan Anda mengamati untuk menentukan kombinasi apa saja yang memang menimbulkan efek buruk.
