Home » Tiga Kesalahan Umum Saat Menggunakan Serum Wajah

Tiga Kesalahan Umum Saat Menggunakan Serum Wajah

face serum adalah salah satu produk perawatan kulit yang sanggup memberikan manfaat luar biasa bagi kulit. Mulai dari mencerahkan, melembabkan, menyamarkan tanda penuaan, hingga membantu mengatasi berbagai problem kulit lainnya.

Namun, faktanya, banyak individu yang sudah rutin memakai serum namun belum merasakan khasiat maksimal dari produk tersebut. Mengutip dari Pure Fiji, serum mengandung zat aktif dengan konsentrasi tertinggi dalam seluruh rangkaian perawatan kulit, dan cara aplikasinya sangat menentukan seberapa efektif zat aktif tersebut dapat bekerja pada kulit Anda.

Nah, ada empat kekeliruan paling umum yang tanpa disadari dapat membuat pemakaian serum Anda menjadi percuma. Mari kita simak apa saja itu!

1. Mengaplikasikan Serum di Urutan yang Salah

Mengaplikasikan serum di urutan yang salah

Salah satu kekeliruan paling fatal saat menggunakan serum adalah mengoleskan moisturizer terlebih dahulu sebelum serum. Apabila kulit Anda sudah tertutup lapisan moisturizer lalu Anda menambahkan serum di atasnya, serum akan kesulitan menembus lapisan tersebut dan meresap ke dalam kulit, yang berarti zat aktifnya tidak akan berfungsi secara optimal.

Nah, urutan yang tepat adalah serum selalu diaplikasikan pertama kali pada kulit yang bersih, kemudian tunggu beberapa detik hingga meresap, baru dilanjutkan dengan moisturizer. Produk SPF dan moisturizer sebaiknya diaplikasikan setelah serum, bukan sebaliknya.

2. Cara Mengaplikasikan Serum yang Kurang Tepat

Cara mengaplikasikan serum yang kurang tepat

Cara mengoleskan serum ternyata sangat memengaruhi seberapa baik produk tersebut dapat diserap oleh kulit.

Metode paling umum yang justru paling boros adalah menuangkan serum ke telapak tangan lalu menggosokkannya ke seluruh wajah. Dengan cara ini, banyak produk yang menempel di telapak tangan dan terbuang sia-sia.

Mengutip dari Kimirica, cara yang benar adalah menuangkan serum ke ujung jari lalu menepuk-nepuknya secara lembut ke kulit wajah dengan gerakan ke arah atas.

Gerakan menepuk ini membantu serum terserap lebih dalam ke lapisan kulit dibandingkan digosokkan, sehingga Anda bisa memperoleh hasil maksimal dengan jumlah produk yang lebih sedikit.

3. Melewatkan Moisturizer Setelah Memakai Serum

Melewatkan moisturizer setelah memakai serum

Masih banyak individu yang beranggapan bahwa serum sudah cukup untuk melembabkan kulit sehingga moisturizer bisa dilewati. Namun, ini adalah persepsi yang keliru.

Serum dan moisturizer memiliki komposisi bahan yang berbeda dan fungsi yang tidak dapat saling menggantikan. Serum berfungsi mengirimkan zat aktif ke lapisan kulit yang lebih dalam, sedangkan moisturizer bertugas mengunci seluruh manfaat tersebut dan menjaga kelembaban kulit.

Menutup serum dengan moisturizer yang sesuai justru dapat meningkatkan penyerapan dan membantu menenangkan kulit, sehingga zat aktif dalam serum dapat bekerja jauh lebih efektif.

4. Tidak Konsisten dalam Pemakaian Serum

Tidak konsisten dalam pemakaian serum

Kekeliruan keempat yang paling sering terjadi adalah menggunakan serum secara tidak teratur, misalnya kadang dipakai, kadang terlewat. Padahal, konsistensi adalah kunci utama untuk memperoleh hasil dari serum.

Memakai serum hanya sekali seminggu tidak akan memberikan hasil yang diharapkan, karena zat aktif dalam serum memerlukan paparan yang rutin dan berkelanjutan untuk bekerja pada tingkat sel kulit.

Serum sebaiknya digunakan secara rutin, idealnya setiap hari, sekali di pagi hari di bawah pelembab dan SPF, dan sekali di malam hari sebelum tidur. Namun, waktu pemakaian serum ini juga perlu disesuaikan.

Baca juga: Paduan Telur Tepat Jaga Imunitas dan Jantung Sehat

Sebab, untuk serum eksfoliasi, Anda tidak perlu memakainya setiap hari, cukup 2-3 kali dalam seminggu.

Artikel menarik Lainnya