Home » Sarapan Pagi yang Sebaiknya Dihindari

Sarapan Pagi yang Sebaiknya Dihindari

Adakah di antara kamu yang masih kerap mengabaikan sarapan? Sangat disarankan untuk segera menghentikan pola makan yang satu ini, ya.

Alasannya, sarapan merupakan salah satu waktu makan yang krusial. Dengan mengonsumsi santapan pagi yang bernutrisi, kamu juga akan memperoleh cadangan energi untuk beraktivitas dan meningkatkan fokus sepanjang hari.

Meskipun kamu memiliki keterbatasan waktu untuk sarapan, bukan berarti kamu dapat sembarangan memilih santapan. Ada beberapa hidangan yang sebaiknya kamu tanggalkan untuk santapan di pagi hari. Penasaran apa saja? Mari kita simak ulasannya!

1. Roti Panggang dengan Mentega

Roti panggang dengan mentega

Menu yang satu ini seringkali menjadi pilihan praktis saat sarapan. Namun, tahukah kamu? Roti panggang dengan mentega tidak akan membuatmu merasa kenyang dalam durasi yang lama karena minimnya kandungan protein.

Mayoritas kalori dalam roti panggang dengan mentega berasal dari karbohidrat pada roti dan lemak dari mentega.

2. Sereal

Sereal

Selain roti panggang dan mentega, sereal juga menjadi pilihan sarapan bagi sebagian besar individu. Sayangnya, kebanyakan sereal tidak akan membuatmu merasa kenyang dalam durasi yang panjang.

Sereal umumnya mengandung banyak gula dan rendah protein, yang berarti akan cepat menaikkan kadar gula darah. Merujuk dari Healthline, hal ini dapat memicu rasa mudah tersinggung dan rasa lapar setelah hormon penurunan gula darah, yaitu insulin, mulai bekerja.

Bahkan pilihan sereal yang tampak lebih alami seperti granola, seringkali mengandung tambahan gula yang telah dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung, hingga diabetes tipe 2.

3. Daging Olahan

Daging olahan

Daging olahan seperti nugget, sosis, bacon, umumnya memiliki kandungan garam yang tinggi, yang dapat meningkatkan tekanan darah pada individu yang rentan terhadap garam. Jika ingin mengonsumsi daging untuk sarapan, kamu sebaiknya mengolah sendiri menggunakan potongan daging utuh.

4. Yogurt dengan Tambahan Gula

Yogurt

Yogurt merupakan sumber protein dan probiotik yang bermanfaat, di mana probiotik dapat menunjang kesehatan pencernaan.

Namun, beberapa varian yogurt mengandung tambahan gula sehingga kurang ideal bagi kesehatan. Untuk pilihan yang lebih sehat, kamu bisa mencoba greek yogurt tanpa pemanis atau yogurt rendah lemak.

Baca juga: Manfaat Kesehatan Meminum Air Hangat Setiap Pagi, Berdasarkan Riset

5. Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji

Ketika waktu terbatas, membeli makanan cepat saji dari layanan drive-thru mungkin menawarkan solusi instan. Namun, sajian cepat saji seperti daging olahan berkalori tinggi untuk sarapan atau kentang goreng mengandung banyak kalori, lemak, serta karbohidrat olahan.

Artikel menarik Lainnya