Home » Pakar: Hindari Kamar Hotel Berakhiran 01, Ini Alasannya

Pakar: Hindari Kamar Hotel Berakhiran 01, Ini Alasannya

Skincapedia.com – Beristirahat di kasur empuk dan nyaman dengan suasana hening setelah menempuh perjalanan panjang rasanya menjadi semua impian para wisatawan. Oleh karena itu, penting untuk memilih kamar hotel yang tepat agar liburan semakin menyenangkan.

Menurut pakar, sebaiknya menghindari kamar nomor berakhiran 01 saat menginap di hotel jika kamu ingin beristirahat dengan tenang tanpa gangguan. Kira-kira apa alasannya? Dirangkum dari Daily Mail, yuk, simak penjelasannya!

Harapan ketika menginap di hotel adalah suasana tenang untuk menyegarkan badan dan pikiran serta beristirahat setelah lelah berjalan-jalan. Tapi bagaimana jika ketenangan itu terganggu oleh suara bising dari koridor, pintu yang dibanting, deru lift yang berisik?

Javier Sobrino, pendiri Descubriendo Viajes, platform perjalanan Spanyol yang mengkhususkan diri dalam akomodasi pilihan, tidak merekomendasikan kamar hotel dengan nomor berakhiran 01. Alasannya, kamar berakhiran 01 umumnya terletak tepat di sebelah lift, tangga, dan area layanan.

Ketiga area ini menjadi yang cenderung paling berisik dan dapat mengganggu kenyamanan tamu. Sobrino mengungkapkan pengalamannya bahwa nomor kamar dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan seluruh masa inap Anda.

“Setelah menginap di ratusan hotel, saya telah belajar bahwa nomor kamar pada pemesanan Anda dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan seluruh masa inap Anda,” tuturnya kepada Daily Mail.

Meskipun dekat dengan lift sehingga praktis, hal ini bisa menciptakan pengalaman yang kurang menyenangkan bagi tamu yang berharap untuk menginap dengan tenang. Keberadaan lift yang dekat seringkali menjadi sumber kebisingan yang konstan.

“Kamar berakhiran nomor 01 menangkap semua lalu lintas pejalan kaki dari tamu lain yang datang dan pergi sepanjang waktu,” tuturnya. Hal ini berarti Anda akan terus menerus mendengar suara langkah kaki dan percakapan dari tamu lain.

“Anda juga akan mendengar staf kebersihan memulai tugas mereka di pagi hari, dengan troli yang digulirkan melewati pintu Anda terlebih dahulu, dan persediaan diisi ulang di area layanan terdekat,” lanjutnya. Gangguan suara ini bisa dimulai sejak dini hari.

Kamar nomor berakhiran 01 umumnya terletak tepat di sebelah lift, tangga, dan area layanan. Ketiga area ini menjadi yang cenderung paling berisik.

Selain kamar dengan nomor berakhiran 01, Sobrino juga menyarankan untuk menghindari kamar yang berada tepat di atas atau di bawah restoran dan bar hotel. Area ini bisa cukup berisik baik di pagi maupun malam hari karena aktivitas operasional.

“Hal yang sama berlaku untuk kamar yang menghadap jalan yang ramai atau terletak di dekat dermaga bongkar muat tempat pengiriman tiba di pagi hari,” tambahnya. Suara kendaraan dan aktivitas bongkar muat dapat merusak ketenangan.

Saran dari Sobrino, tamu bisa mencoba bertanya kepada staf hotel soal kamar yang dipesan, misalnya dengan menelepon hotel usai memesan kamar secara online. Komunikasi proaktif dapat membantu mendapatkan kamar yang sesuai.

Saran dari pakar, tamu bisa coba bertanya kepada staf hotel soal kamar yang dipesan, misalnya dengan menelepon hotel usai memesan kamar secara online.

“Tamu bisa menyebutkan menginap di hotel karena ada acara khusus. Tamu juga bisa mengatakan permintaan sederhana seperti “Saya lebih suka kamar yang tenang dan jauh dari lift”, kalimat ini cukup ampuh,” ujarnya. Permintaan yang spesifik namun sopan seringkali dipertimbangkan oleh staf hotel.

Buat tamu yang bepergian dengan anak kecil, Sobrino juga menyarankan untuk memesan kamar yang terletak cukup jauh dari tangga. Tangga cenderung memiliki pintu berat yang menciptakan bunyi cukup keras ketika orang menggunakannya untuk mengakses atau keluar dari koridor.

Bunyi pintu tangga yang menutup keras dapat mengganggu istirahat, terutama bagi anak-anak yang lebih sensitif terhadap suara. Memilih kamar yang jauh dari area ini akan sangat membantu.

Artikel menarik Lainnya