Skincapedia.com – Memilih sunscreen yang tepat adalah langkah krusial dalam rutinitas perawatan kulit untuk melindungi dari bahaya sinar ultraviolet. Tanpa perlindungan yang memadai, usaha lain dalam merawat kulit bisa menjadi sia-sia, karena paparan sinar UV dapat menyebabkan masalah seperti kulit belang, penuaan dini, hingga risiko kanker kulit.
Sunscreen merupakan salah satu produk skincare yang tidak boleh dilewatkan. Fungsinya yang utama adalah sebagai perisai kulit dari paparan sinar UV yang berbahaya. Sinar UV tidak hanya berdampak pada penampilan kulit seperti membuat kulit belang dan gosong, namun dalam jangka panjang dapat merusak jaringan kulit, mempercepat proses penuaan, dan bahkan meningkatkan risiko kanker kulit.
Banyak pakar sepakat bahwa penggunaan krim malam, serum, serta perawatan eksfoliasi dan facial akan sia-sia jika tidak didukung dengan penggunaan sunscreen. Perlindungan dari luar ini sangat penting untuk mengunci manfaat dari produk perawatan lainnya.
|
|
| Tekstur Cosrx Sunscreen (bawah) berbentuk cream yang ringan dan tidak greasy. Foto by kirannea FD member. |
Kali ini, kita akan mengulas salah satu sunscreen dari Korea Selatan, yaitu Cosrx Aloe Soothing Sun Cream SPF 50+ PA +++. Produk ini mendapatkan rating yang cukup baik di Female Daily, yaitu 4,1 dari 5 bintang, dan 40% dari 718 pengguna merekomendasikannya. Harga produk ini berkisar Rp150.000 untuk kemasan 50ml.
Mari kita bedah lebih dalam kandungan yang ada di dalamnya.
Penjelasan Ingredients Cosrx Sunscreen
Ingredients:
Water, Octyl Methoxycinnamate, Glycerin, Propylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Bis-Ethylhexyphenol Methoxyphenyl Triazine, Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid, Dicaprylyl Carbonate, Isoamyl p-Methoxycinnamate, Potassium Cetyl Phosphate, Ethanol, Dimethicone, Glyceryl Stearate, Butylene Glycol, Titanium Dioxide, C14-22 Alcohols, Poly(methyl methacrylate), Cetearyl Alcohol, Aloe Arborescens Leaf Extract (1,100ppm), Dipotassium Glycyrrhizate, Tocopheryl Acetate, PEG-100 Stearate, Silica, C12-20 Alkyl Glucoside, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Aluminium Hydroxide, Stearic Acid, Caprylyl Glycol, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Carbomer, Xanthan Gum, Triethanolamine, Sodium Hydroxide,Fragrance, Phenoxyethanol, Disodium EDTA
Bahan Aktif
Aloe Arborescens Leaf Extract (5,500ppm).
Kandungan ekstrak lidah buaya sebesar 0,55% ini dikenal sebagai magic plant oleh sebagian orang. Lidah buaya terbukti memiliki kemampuan sebagai great moisturizer dan sifat anti-inflamasi berkat kandungan salicylate, polysaccharides, magnesium lactate, dan c-glucosyl chromone. Selain itu, lidah buaya juga memiliki senyawa antibakteri dan membantu proses penyembuhan luka serta regenerasi sel.
Dipotassium Glycyrrhizate.
Merupakan garam dari senyawa yang diekstrak dari tanaman licorice. Bahan ini berfungsi utama sebagai agen anti-inflamasi, penenang kulit (skin-soothing), dan membantu mengatur produksi sebum.
Tocopheryl Acetate.
Dikenal sebagai Vitamin E, bahan ini berperan sebagai antioksidan, pelembap kulit (skin moisturizing), dan pelindung kulit (skin protecting).
5 Agen Sunscreen
Octyl Methoxycinnamate.
Dikenal juga sebagai octinoxate atau ethylhexyl methoxycinnamate, ini adalah agen sunscreen kimiawi yang paling umum digunakan. Bersifat larut dalam minyak dan memberikan hasil akhir yang cosmetically elegant. Bahan ini berfungsi sebagai penyerap sinar UVB. Namun, octinoxate rentan terhadap degradasi saat terpapar sinar matahari langsung, yang dapat mengurangi efektivitas SPF-nya.
Bis-Ethylhexyphenol Methoxyphenyl Triazine
Dikenal dengan nama dagang Tinosorb S, ini adalah agen sunscreen generasi baru yang menawarkan spektrum perlindungan luas terhadap UVA dan UVB. Keunggulannya adalah stabilitas foto yang tinggi, artinya tidak mudah rusak meski terpapar sinar matahari dalam waktu lama. Tinosorb S juga diklaim aman karena tidak terserap ke dalam aliran darah dan tidak mengganggu aktivitas hormon. Meskipun demikian, bahan ini belum disetujui oleh FDA di Amerika Serikat.
Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid.
Dikenal sebagai Ensulizole, agen sunscreen kimiawi ini larut dalam air, yang membantu menciptakan formula sunscreen yang ringan. Ensulizole memberikan perlindungan kuat terhadap sinar UVB dan memiliki stabilitas foto yang cukup baik. Konsentrasi maksimum yang diizinkan untuk bahan ini adalah 4-8%.
Isoamyl p-Methoxycinnamate
Dikenal juga sebagai Amiloxate, agen sunscreen kimiawi ini merupakan generasi yang lebih baru. Bersifat larut minyak dan melindungi dari sinar UVB serta sebagian sinar UVA II. Konsentrasi maksimum yang diizinkan di Uni Eropa adalah 10%. Seperti Tinosorb S, bahan ini juga belum disetujui oleh FDA di Amerika Serikat.
Titanium Dioxide.
Merupakan agen sunscreen fisik yang menawarkan perlindungan spektrum luas. Titanium dioxide sangat stabil secara foto dan aman digunakan. Meskipun efektif, bahan ini terkadang dapat menimbulkan white cast atau efek putih pada kulit, meskipun dalam produk ini diklaim tidak demikian. Selain sebagai agen sunscreen, titanium dioxide juga memiliki fungsi multifungsi lainnya.
Bahan Pelengkap
- Water: Basis utama formula.
- Glycerin: Pelarut dan humektan yang membantu menarik kelembapan ke kulit.
- Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, dan penetration enhancer yang juga berfungsi sebagai humektan.
- Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emolien dan pelarut agen sunscreen. Bahan ini cepat menguap setelah memberikan sensasi licin pada kulit.
- Dicaprylyl Carbonate: Emolien berbentuk minyak yang membantu melarutkan agen sunscreen, menghasilkan formula yang ringan dan mudah diratakan.
- Potassium Cetyl Phosphate: Pengemulsi yang baik, membantu menstabilkan formula sunscreen. Bahan ini juga dapat meningkatkan SPF dan memberikan ketahanan terhadap air (water-resistance).
- Ethanol: Alkohol yang berfungsi sebagai pelarut, membantu penyerapan formula, dan memiliki sifat astringent serta oil-control.
- Dimethicone: Silikon yang bersifat emolien semi-oklusif, mampu mengunci kelembapan kulit sambil tetap membiarkannya bernapas. Memberikan efek menghaluskan kulit.
- Glyceryl Stearate: Emolien bertekstur waxy, berfungsi sebagai pengemulsi.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- C14-22 Alcohols: Emulsifier yang terbuat dari lemak alkohol, membantu menciptakan tekstur yang ringan dan lembut.
- Poly(methyl methacrylate): Bahan yang menambah kekentalan formula dan memberikan tekstur yang halus serta velvety.
- Cetearyl Alcohol: Emolien yang menambah kekentalan produk dan berfungsi sebagai pengemulsi.
- PEG-100 Stearate: Pengemulsi.
- Silica: Menambah kekentalan, menyerap minyak, dan membantu menciptakan hasil akhir yang matte.
- C12-20 Alkyl Glucoside: Pengemulsi.
- Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer: Silikon berbentuk powder yang menambah kekentalan produk dan memberikan tekstur silky serta powdery.
- Aluminium Hydroxide: Agen opacifying untuk menjaga agar tekstur tidak transparan.
- Stearic Acid: Emolien, pengemulsi, menambah kekentalan, dan berkontribusi pada tekstur krim.
- Caprylyl Glycol: Emolien, humektan, dan berfungsi sebagai preservatives booster.
- Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Bahan pengental formula.
- Carbomer: Agen pembentuk gel yang menambah kekentalan formula.
- Xanthan Gum: Bahan pengental formula.
- Triethanolamine: Pengatur pH bersifat basa.
- Sodium Hydroxide: Pengatur pH bersifat basa.
- Fragrance: Pewangi.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%.
- Disodium EDTA: Menetralisir ion logam untuk menjaga stabilitas formula.
Kesimpulan
Meskipun awalnya mungkin berharap menemukan lebih banyak bahan aktif dan ekstrak tumbuhan seperti produk Korea pada umumnya, Cosrx Aloe Soothing Sun Cream ini fokus utamanya adalah sebagai sunscreen. Kandungan ekstrak lidah buaya memang tidak banyak, namun tetap memberikan manfaat tambahan.
- Produk ini mengandung 5 agen sunscreen, di mana 3 di antaranya adalah agen yang stabil terhadap cahaya (foto-stabil), sehingga perlindungannya lebih tahan lama di bawah paparan sinar matahari.
- Formulanya diklaim ringan dan mudah meresap meskipun bertekstur krim, sesuai dengan ulasan beberapa pengguna.
- Kehadiran alkohol dalam formula mungkin menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian orang karena potensinya menyebabkan iritasi. Alkohol memang bersifat astringent dan dapat mengganggu keseimbangan skin barrier jika digunakan berlebihan. Namun, jika formula dilengkapi dengan emolien, humektan, dan agen anti-inflamasi yang cukup, kekhawatiran ini bisa diminimalisir.
- Bagi pemilik kulit berminyak, kandungan alkohol justru bisa memberikan manfaat tambahan berupa oil-control.
- Meskipun mengandung titanium dioxide, produk ini diklaim tidak meninggalkan white cast pada kulit.
- Perlu diperhatikan bahwa produk ini mengandung bahan-bahan dengan potensi komedogenik tingkat rendah hingga sedang, seperti cetearyl alcohol, stearic acid, dimethicone, butylene glycol, peg-100 stearate, dan triethanolamine.
- Selain itu, produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung glyceryl stearate dan peg-100 stearate.
Apapun merek sunscreen yang Anda pilih, yang terpenting adalah konsistensi penggunaannya untuk memastikan usaha perawatan kulit Anda tidak sia-sia.

