Home » Viva Queen Advance Whitening Serum: Solusi Ampuh Cerah Maksimal

Viva Queen Advance Whitening Serum: Solusi Ampuh Cerah Maksimal

Viva Queen Advance Whitening Serum: Solusi Ampuh Cerah Maksimal

Skincapedia.com – Viva Queen Advance Whitening Face Serum hadir sebagai inovasi terbaru dari brand legendaris Viva yang terus beradaptasi dengan tren perawatan kulit. Serum wajah ini diklaim menjadi serum pertama yang dirilis oleh Viva, menawarkan profil unik untuk para pencinta produk lokal.

Viva Queen Whitening Advance Serum. Foto by lizzieldyast FD member

Klaim Produk

Menurut situs resmi Viva Cosmetics, Viva Queen Whitening Serum diformulasikan secara khusus untuk kondisi kulit di daerah tropis. Produk ini menawarkan beberapa keunggulan:

  • Weightless: Memiliki tekstur light cream yang ringan di kulit.
  • Non-greasy: Tidak meninggalkan rasa lengket setelah pemakaian.
  • Good absorption: Mudah meresap ke dalam lapisan kulit.
  • Smooth-feel: Memberikan sensasi kulit yang halus setelah penggunaan.

Cara Pakai

  • Bersihkan wajah terlebih dahulu. Jika menggunakan toner/essence, aplikasikan terlebih dahulu.
  • Keluarkan serum secukupnya, sekitar 2 kali pompa.
  • Ratakan pada wajah dan leher, sambil ditepuk-tepuk lembut agar serum meresap sempurna.
  • Tunggu minimal 3 menit sebelum melanjutkan ke tahapan skincare berikutnya seperti krim malam atau sleeping mask.

Produk ini diklaim dapat membuat kulit tampak lebih cerah dalam 28 hari. Klaim ini telah teruji secara klinis pada 27 wanita berusia 15-55 tahun selama 56 hari pemakaian rutin.

Bagi Anda yang penasaran dengan kandungan di dalamnya, mari kita telusuri lebih lanjut.

Penjelasan Ingredients Viva Whitening Serum

Ingredients:

Aqua, propylene glycol, PEG-12 Dimethicone, Betaine, Niacinamide, Ethyl Ascorbic Acid, Carbomer, Triethanolamine, Sodium polyacrylate, sodium citrate, allantoin, methylparaben, caprylic/capric triglyceride, mineral oil, citric acid, chamomile recutita flower water, Tri-PPG- 3 Myristyl Ether Citrate, Disodium Edta, Sorbitan Laurate, Trideceth-6, Bisabolol, Lactic Acid, Polysorbate 80, potassium sorbate, sodium benzoate.

Bahan Aktif

Menurut informasi dari Viva Cosmetik, serum ini mengandung lima bahan aktif utama:

Niacinamide.

Vitamin B3 ini berada di urutan kelima dalam daftar bahan, menandakan penetrasinya yang baik ke dalam kulit. Niacinamide dikenal tidak hanya untuk mencerahkan kulit, tetapi juga untuk merangsang sintesis ceramide. Ceramide berperan penting dalam memperkuat lapisan lipid alami kulit, yang berfungsi sebagai pelindung terhadap infeksi dan iritasi. Dengan demikian, niacinamide secara tidak langsung membantu mencegah timbulnya jerawat dengan memperkuat pertahanan kulit.

Selain itu, pada konsentrasi 2%, niacinamide efektif dalam mengontrol produksi sebum, yang berkontribusi pada pengecilan tampilan pori-pori. Diharapkan konsentrasi niacinamide dalam serum ini cukup tinggi untuk memberikan manfaat maksimal.

Ethyl Ascorbic Acid.

Ini adalah bentuk Vitamin C yang berada di urutan keenam dalam daftar bahan. Terdapat anggapan umum bahwa Niacinamide dan Vitamin C tidak dapat dicampur karena dapat saling meniadakan efeknya. Hal ini memang benar untuk Ascorbic Acid murni yang bekerja pada pH asam, sementara Niacinamide optimal pada pH netral.

Namun, dalam serum ini terdapat Ethyl Ascorbic Acid, yang merupakan turunan ester dari Vitamin C. Keunggulan Vitamin C ester adalah stabilitasnya yang lebih baik, kemampuannya bekerja pada rentang pH yang lebih luas, sehingga tetap efektif meskipun dikombinasikan dengan Niacinamide. Bentuk ini juga lebih mudah menembus kulit dan cenderung tidak mengiritasi.

Meskipun efikasinya mungkin tidak sekuat Vitamin C murni, penelitian in-vivo menunjukkan bahwa 2% EAC diklaim mampu meningkatkan tone kulit dan mencerahkannya. Diharapkan kandungan EAC dalam serum Viva ini juga memadai.

Moisture Complex.

  • Betaine. Berada di urutan keempat, Betaine adalah jenis gula yang diekstrak dari buah bit. Senyawa ini memiliki kemampuan menjaga keseimbangan kadar air dalam lapisan kulit, memastikan hidrasi yang optimal. Betaine juga membantu melindungi kulit dari iritasi dan mengurangi kemerahan, gatal, kekeringan, serta kulit bersisik.
  • Allantoin. Menempati urutan kesebelas, Allantoin adalah senyawa alami yang berfungsi melindungi kulit. Ia bekerja dengan menenangkan kulit yang teriritasi dan mendukung proses regenerasi sel kulit, sehingga mempercepat penyembuhan luka.
  • Ekstrak Chamomile. Selain kandungan air bunga Chamomile (hydrosol), serum Viva juga mengandung Bisabolol, senyawa yang diekstrak dari bunga chamomile dan berada di urutan akhir daftar bahan. Kedua komponen ini bekerja sama untuk menenangkan kulit sensitif.

Bahan Pelengkap

Berikut adalah penjelasan mengenai bahan pelengkap dalam formula serum ini:

Propylene glycol.

Berbasis turunan minyak bumi, Propylene glycol berfungsi sebagai pelarut, pengencer, dan membantu penyerapan bahan aktif. Bahan ini aman digunakan dalam kosmetik dan telah disetujui oleh FDA. Penting untuk memastikan tidak memiliki alergi terhadap bahan ini.

PEG-12 Dimethicone.

Merupakan jenis silikon yang berfungsi sebagai pelumas, membantu pemerataan formula saat diaplikasikan. Silikon ini bekerja di permukaan kulit tanpa terserap, memberikan efek kulit yang halus, lembut, dan licin sebagai kondisioner kulit.

Carbomer

Bahan ini berperan sebagai pembentuk gel, membantu mengentalkan formula serum agar tidak terlalu encer dan menghasilkan tekstur yang diinginkan.

Triethanolamine

Senyawa basa ini berfungsi utama untuk menyeimbangkan kadar pH formula, memastikan bahan aktif dapat bekerja secara optimal.

Sodium polyacrylate

Termasuk dalam kategori super absorbent polymer, senyawa ini mampu menyerap air hingga ratusan kali lipat dari massanya sendiri. Dalam kosmetik, fungsinya adalah mengubah formula cair menjadi tekstur gel yang lebih kental, berperan sebagai pengunci kelembapan (“waterlock”).

Sodium citrate.

Berfungsi untuk mengatur dan menyeimbangkan pH formula. Pengaturan pH yang tepat penting tidak hanya untuk kesehatan kulit, tetapi juga untuk menjaga stabilitas dan umur simpan produk.

Methylparaben.

Meskipun paraben terkadang kontroversial, dalam batas dan dosis penggunaan yang diizinkan (umumnya rendah, sekitar 0.4%), bahan ini aman digunakan sebagai pengawet dalam kosmetik.

Caprylic/capric triglyceride.

Merupakan gabungan gliserin dan minyak kelapa, berfungsi sebagai emollient yang melembutkan dan melembapkan kulit. Teksturnya ringan, tidak lengket, mudah diformulasikan, dan cocok untuk berbagai jenis kulit.

Mineral oil.

Turunan minyak bumi ini berfungsi mencegah penguapan kelembapan kulit dengan membentuk lapisan pelindung di permukaan. Mineral oil tidak terserap ke dalam kulit, namun menciptakan efek moisture-lock.

Citric acid

Asam yang berasal dari buah jeruk ini digunakan untuk mengatur kadar pH formula.

Tri-PPG- 3 Myristyl Ether Citrate

Senyawa turunan dari alkohol lemak (myristil alcohol) dan asam sitrat ini berfungsi menstabilkan formula produk.

Disodium Edta.

Sebagai agen pengkelat, Disodium Edta berfungsi mengikat ion logam yang dapat mempengaruhi bau, pH, dan tekstur formula, sehingga membantu memperpanjang umur simpan produk.

Sorbitan Laurate.

Bahan ini berfungsi sebagai pengemulsi, membantu menyatukan bahan-bahan yang berbasis air dan minyak dalam formula.

Trideceth-6.

Sama seperti Sorbitan Laurate, Trideceth-6 juga berperan sebagai pengemulsi. Keberadaan pengemulsi sangat penting untuk memastikan bahan-bahan yang berbeda dapat tercampur dengan baik dan stabil dalam satu formula.

Lactic Acid

Merupakan jenis asam yang berasal dari susu atau yogurt. Pada konsentrasi tinggi, Lactic Acid berfungsi sebagai AHA (Alpha Hydroxy Acid) untuk eksfoliasi. Namun, karena urutannya yang berada di akhir daftar bahan, kemungkinan konsentrasinya dalam serum ini rendah dan lebih berfungsi sebagai pengatur pH.

Polysorbate 80.

Juga berfungsi sebagai pengemulsi, bahan ini berkontribusi pada kesatuan dan stabilitas seluruh komponen dalam serum Viva.

potassium sorbate + sodium benzoate.

Kombinasi kedua bahan ini adalah pengawet yang bekerja sinergis untuk menjaga formula produk tetap aman dan stabil dalam jangka waktu pemakaian yang ditentukan.

Kesimpulan

✔️ Berdasarkan analisis ingredients, potensi komedogenik dari serum ini tergolong rendah, dengan hanya Carbomer dan Triethanolamine yang hadir dalam konsentrasi yang tidak terlalu tinggi.

❗ Namun, serum ini mungkin kurang cocok untuk kondisi fungal acne karena adanya kandungan Tri-PPG- 3 Myristyl Ether Citrate, Sorbitan Laurate, dan Polysorbate-80 yang berpotensi memicu pertumbuhan jamur Malasezia.

✔️ Serum ini direkomendasikan untuk segala usia, mulai dari remaja hingga dewasa, mengingat hasil uji klinis yang menunjukkan kecocokan pada 96% partisipan berusia 15-55 tahun setelah penggunaan rutin.

✔️ Keunggulan tambahan dari serum ini adalah formulanya yang bebas alkohol dan pewangi, menjadikannya pilihan menarik dari brand lokal.

Artikel menarik Lainnya