Home » Cosrx AHA BHA: Cek Ingredients Toner Ampuh Atasi Jerawat

Cosrx AHA BHA: Cek Ingredients Toner Ampuh Atasi Jerawat

Cosrx AHA BHA: Cek Ingredients Toner Ampuh Atasi Jerawat

Skincapedia.com – Salah satu produk best seller dari Cosrx adalah Cosrx AHA BHA Clarifying Treatment Toner. Produk ini diklaim sebagai acid toner dengan tingkat eksfoliasi ringan, sehingga cocok bahkan untuk kulit sensitif. Toner ini efektif dalam mencegah whitehead, blackheads, dan masalah pori-pori lainnya.

Cosrx AHA BHA Clarifying Toner. Foto by ainidwi FD Member.

Toner ini hadir dalam kemasan botol semprot yang praktis dan efisien, memudahkan penggunaan sehari-hari. Produk ini diperkaya dengan willow water, apel water, Glycolic acid, dan betaine salicylate.

Harga produk ini berkisar di angka Rp 180.000 untuk kemasan 150ml.

Penjelasan Ingredients Cosrx AHA BHA Toner

Ingredients:

Jeju mineral water, salix alba (willow) bark water , pyrus mallus (apple) fruit water, butylene glycol, 1,2 hexanediol, sodium lactate, glycolic acid, betaine salicylate, allantoin, panthenol, ethyl hexanediol,

Bahan Aktif

salix alba (willow) bark water.

Ini adalah air yang mengandung ekstrak dari kulit pohon willow. Ekstrak kulit pohon willow seringkali dipasarkan sebagai alternatif alami dari Salicylic acid. Komponen utamanya adalah salicin, yang jika dikonsumsi secara oral akan diubah oleh enzim pencernaan menjadi salicylic acid. Namun, ketika diaplikasikan secara topikal, proses konversi ini lebih kompleks dan belum banyak bukti penelitian yang mengkonfirmasi efektivitasnya setara dengan salicylic acid murni.

Meskipun demikian, ekstrak kulit pohon willow mengandung komponen lain seperti flavonoids dan phenolic acid yang memiliki sifat tonik, astringen, dan antiseptik. Karenanya, bahan ini tetap bermanfaat untuk merawat kulit berminyak dan berjerawat.

pyrus mallus (apple) fruit water.

Air buah apel mengandung ekstrak apel yang kaya akan nutrisi penting untuk kesehatan kulit. Ekstrak apel memiliki kandungan tinggi antioksidan, vitamin, protein, pati, gula, dan garam. Manfaatnya meliputi kemampuan melembapkan dan menghaluskan kulit. Antioksidan di dalamnya berfungsi sebagai pelindung terhadap sinar UV. Sementara itu, kandungan asamnya seperti mallic acid dan gallic acid memberikan manfaat eksfoliasi ringan, mencerahkan kulit, dan bersifat antibakteri.

glycolic acid.

Glycolic acid dikenal sebagai gold standard untuk kelompok AHA (Alpha Hydroxy Acid) karena kemampuannya yang paling kuat dalam eksfoliasi dibandingkan AHA lain seperti lactic acid, mandelic acid, malic acid, tartaric acid, dan citric acid. Manfaat utamanya adalah mengangkat sel kulit mati, membantu produksi kolagen alami kulit, serta menyamarkan noda hitam akibat paparan sinar UV atau bekas jerawat (PIH).

betaine salicylate

Merupakan kombinasi dari salicylic acid dan betaine (sebuah pelembap ringan). Kombinasi ini menghasilkan bahan yang bersifat eksfoliasi ringan, melembapkan secara alami, dan menghaluskan kulit. Secara efektif, betaine salicylate dua kali lebih lembut dibandingkan salicylic acid murni, di mana 4% betaine salicylate setara dengan 2% salicylic acid.

allantoin

Senyawa ini berfungsi menenangkan kulit dan memiliki sifat antiinflamasi. Allantoin efektif meredakan iritasi dan kulit sensitif, serta membantu meminimalkan efek iritasi yang mungkin timbul dari bahan lain yang kurang bersahabat. Selain itu, allantoin juga mendukung proses penyembuhan luka pada kulit.

panthenol

Dikenal juga sebagai Pro-vitamin B5, panthenol memiliki fungsi yang mirip dengan allantoin. Panthenol membantu kulit memproduksi lipid yang berperan penting dalam menjaga kekuatan skin barrier. Bahan ini juga berfungsi sebagai humektan dan mendukung proses pemulihan luka pada kulit.

Bahan Pelengkap

  • butylene glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • 1,2 hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, humektan, dan pengawet.
  • sodium lactate: Merupakan garam natrium dari lactic acid. Berfungsi sebagai pelembap, humektan, dan pengatur pH. Bahan ini telah disetujui oleh ECOCERT dan COSMOS sebagai bahan alami.
  • ethyl hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut. Konsentrasi yang direkomendasikan penggunaannya kurang dari 5%.

Kesimpulan

  • Kandungan bahan-bahannya sangat sederhana, fokus, dan jelas, yang disukai oleh para penikmat skincare.
  • Mengandung versi BHA yang lebih lembut, yaitu betaine salicylate, bahan yang populer dalam produk K-beauty karena mereka cenderung menghindari penggunaan pure salicylic acid dalam formulasi.
  • Toner ini termasuk dalam kategori Acid Toner dengan kadar pH 3,85-4.
  • Karena merupakan produk AHA BHA, cara kerja AHA sangat bergantung pada pH. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan cara layering produk ini dengan baik.
  • Direkomendasikan untuk menggunakan toner AHA BHA pada sore hari setelah mandi, dan tidak perlu di-layer atau dikombinasikan dengan produk skincare lain agar AHA bekerja maksimal tanpa interupsi.
  • Setelah itu, di malam hari, Anda bebas menggunakan produk skincare lain yang disukai.
  • Tekstur produk ini cair dan ringan karena tidak mengandung bahan pengental (viscosity controller).
  • Produk ini bebas alkohol dan pewangi.
  • Aman untuk fungal acne.
  • Aman untuk ibu hamil.
  • PAO (Period After Opening): 12 bulan.
  • Produk ini dapat dibeli di Official Store.
  • Sumber referensi: Incidekoder, Paula’s Choice Cosmetic Dictionary, dan mesin pencari Google.

Artikel menarik Lainnya