Home » Hal yang Tak Disadari Membebani Gen Z

Hal yang Tak Disadari Membebani Gen Z

Generasi Z memang dikenal lebih ekspresif mengenai perasaan, namun tetap saja ada banyak hal yang terpendam seorang diri. Nah, tanpa kamu sadari, beberapa hal ini diam-diam menjadi beban bagi generasi Z. Apa saja itu? Mari kita simak daftarnya yang dilansir dari Your Tango!

Ketergantungan pada Media Sosial

Ketergantungan dengan media sosial

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam keseharian generasi Z, meliputi hubungan pertemanan, karier, hingga pembentukan jati diri. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, tersembunyi tekanan besar yang seringkali luput dari perhatian.

Mulai dari standar penampilan, gaya hidup, hingga pencapaian orang lain, semuanya tampak sempurna di layar. Hal ini membuatmu tanpa sadar terus membandingkan diri dan merasa kurang, padahal kamu sudah berjuang semaksimal mungkin.

FOMO yang Tidak Ada Habisnya

FOMO

Menurut peneliti psikologi Liz Stillwaggon Swan, FOMO atau fear of missing out merupakan salah satu pemicu utama kecemasan pada generasi Z. Kamu mungkin merasa wajib selalu mengikuti tren terbaru, berkumpul, atau meraih pencapaian tertentu agar tidak ketinggalan.

Padahal, apa yang ditampilkan di media sosial hanyalah sebagian kecil dari realitas kehidupan orang lain. Namun, dorongan untuk selalu ikut serta membuatmu sulit menikmati perjalanan hidupmu sendiri tanpa adanya perbandingan.

Social Anxiety yang Dipendam

Social Anxiety

Menurut National Social Anxiety Center, generasi Z seringkali dicap sebagai generasi yang mudah cemas karena dihadapkan pada banyak tekanan sosial. Mulai dari situasi pandemi hingga perubahan cara berkomunikasi, semua itu memengaruhi rasa nyaman dalam bersosialisasi.

Baca juga: Psikologi Karakter Terungkap dari Bentuk Huruf L, T, Y, dan I Versi Pakar

Banyak yang merasa kikuk ketika harus bertemu orang baru atau berdiskusi dalam sebuah grup. Namun, karena khawatir dianggap lemah, perasaan ini seringkali disembunyikan dan akhirnya bertumpuk menjadi beban.

Kesulitan Menyesuaikan Diri dengan Dunia Kerja

Kesulitan menyesuaikan diri

Memasuki dunia kerja, terutama dengan sistem kerja standar, dapat terasa sangat menguras energi. Kamu perlu beradaptasi dengan rutinitas baru, tanggung jawab yang berat, dan ekspektasi yang tidak selalu jelas.

Mengutip dari podcast Mel Robbins, banyak generasi Z mengalami fase “The Great Scattering†, di mana kehidupan terasa terfragmentasi dan kehilangan arah yang pasti. Hal ini membuatmu merasa sendirian dalam mencari makna hidup.

Konflik dengan Generasi Lain

Konflik dengan generasi lain

Generasi Z cenderung lebih terbuka mengenai isu kesehatan mental, penetapan batasan pribadi, dan keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi. Namun, tidak semua individu dari generasi lain memiliki pemahaman yang sama, sehingga seringkali timbul perbedaan pandangan.

Hal ini dapat terjadi di lingkungan keluarga maupun di tempat kerja, membuatmu merasa tidak didengarkan atau kurang dihargai. Akibatnya, muncul perasaan terasing karena tidak adanya ruang aman untuk mengekspresikan diri.

Artikel menarik Lainnya