Skincapedia.com – Hadir pendatang baru dari Korea Selatan, Feelxo How Was It Cica Serum. Meskipun belum banyak informasi dari para peninjau, informasi yang beredar di toko online menyebutkan bahwa serum ini mengandung 888.000 ppm centella asiatica dan 4.000 ppm super centela.
Angka ribuan ini mungkin terdengar bombastis. Umumnya, produk skincare Korea menggunakan satuan ppm (parts per million) untuk dosis bahan aktifnya. Jika dikonversi ke persentase, 888.000 ppm setara dengan 88%, dan 4.000 ppm setara dengan 0,4%. Penggunaan persentase tentu lebih mudah dipahami.
Konsentrasi 88% untuk ekstrak tumbuhan termasuk cukup tinggi. Sebagai perbandingan, aloevera extract yang juga sering hadir dalam konsentrasi tinggi biasanya di atas 90%.
Adapun klaim produk ini adalah bermanfaat untuk melindungi kulit yang iritasi dan sensitif dari faktor eksternal serta menenangkan kondisi kulit yang ‘lemah’.
Harga produk ini dibanderol sekitar Rp130.000 untuk kemasan 50ml.
Artikel ini akan mengulas bahan-bahan yang terkandung dalam Feelxo How Was It Cica Serum, berdasarkan daftar ingredients lengkap yang diperoleh dari Cosdna.
|
|
| Feelxo How Was it Cica Serum. Source Skincare by Ann (facebook) |
Penjelasan Ingredients FeelXo Cica Serum
Ingredients:
centella asiatica extract, glyserine, butylene glycol, 1,2 hexanediol, malachite extract, methyl gluceth-20, hydroxydecyl ubiquinone, acrylates/c10-30 alkyl acrylete crospolymer, arginine, panthenol, hydroxyethylcepanthenol, madecassoside, asiaticoside, asiatic acid, madecassic acid, disodium edta
Bahan Aktif
centella asiatica extract
Ekstrak pegagan ini telah dikenal selama ribuan tahun karena khasiat penyembuhannya, terutama sifat anti-inflamasi dan kemampuannya membantu proses pemulihan luka.
malachite extract
Ekstrak batu malasit, sebuah batu permata yang dikenal sejak zaman Mesir kuno karena khasiat penyembuhannya. Malasit berwarna hijau dan kaya akan tembaga (copper).
Dalam dunia kosmetik, ekstrak malasit berfungsi sebagai pelindung antioksidan dengan menghambat super-oksidan (zat oksidatif) dan merangsang produksi gluthatione dalam sel. Kandungan tembaga dalam ekstrak ini juga dapat meningkatkan produksi kolagen dan elastin.
hydroxydecyl ubiquinone
Dikenal juga sebagai idebenone dan CoQ10, senyawa ini adalah antioksidan super yang melindungi sel kulit dari faktor eksternal penyebab penuaan dini. Potensinya bahkan lebih kuat dari vitamin E, vitamin C, dan Coenzyme Q10.
Menurut sebuah studi pada 41 wanita dengan photodamage-skin tingkat sedang, penggunaan 0,4-1% CoQ10 dapat mengurangi kekasaran dan kekeringan kulit sebanyak 26%, meningkatkan hidrasi kulit sebesar 37%, dan menyamarkan garis halus hingga 29%.
arginine
Merupakan skin-identical ingredient (bahan yang identik dengan kulit) dan asam amino semi-esensial. Arginine berfungsi sebagai natural moisturizing factor (NMF) dan skin hydrator yang dapat mempercepat penyembuhan luka. Senyawa ini juga menciptakan efek ‘time release‘ pada AHA dan mengurangi potensi iritasinya.
panthenol
Merupakan pro-vitamin B5 yang memiliki manfaat melembapkan kulit, bersifat humektan, anti-inflamasi, dan skin-protecting. Panthenol juga meminimalkan efek iritasi yang disebabkan oleh bahan lain dan membantu proses pemulihan luka.
sodium hyaluronate
Merupakan skin-identical ingredient dengan kemampuan mengikat air 1000 kali lipat. Senyawa ini dapat menahan kelembapan di lapisan kulit layaknya spons.
Super centela
Terdiri dari beberapa senyawa yang diekstrak dari centella asiatica, yaitu:
- madecassoside: Membantu proses pemulihan luka bakar dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen.
- asiaticoside: Mengurangi timbulnya jerawat dan membantu menyamarkan bekas jerawat.
- asiatic acid: Menstimulasi glycosaminoglycans (GAGs) dan sintesis kolagen. Memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba.
- madecassic acid: Juga menstimulasi glycosaminoglycans (GAGs) dan hyaluronic acid di dalam kulit, sehingga meningkatkan tingkat kelembapan alami kulit.
Bahan Pelengkap
- glyserine: Pelarut, skin-identical ingredient, dan humektan.
- butylene glycol: Pelarut, penetration enhancer, dan humektan.
- 1,2 hexanediol: Pelarut, emolien, humektan, dan pengawet.
- methyl gluceth 20: Senyawa larut air yang berasal dari gula jagung. Melembapkan tanpa rasa lengket, ringan, dan ‘gentle‘, populer dalam formula untuk kulit sensitif.
- acrylates/c10-30 alkyl acrylete crospolymer: Gelling agent yang menambah kekentalan formula dan menciptakan tekstur gel.
- hydroxyethylcellulose: Menambah kekentalan produk, terbuat dari bahan alami.
- disodium edta: Menetralisir ion logam sehingga tidak mengganggu kestabilan formula.
Kesimpulan
✔️ Jika dilihat dari bahan aktifnya, serum ini sangat menjanjikan.
✔️ Kemungkinan teksturnya sedikit kental karena tidak mengandung air (aqua).
✔️ Bebas alkohol dan pewangi (fragrance).
✔️ Bahan pelengkapnya sangat sederhana dan berlabel hijau di Cosdna.
✔️ Menggunakan 1,2 hexanediol sebagai pengawet, sehingga bebas paraben.
✔️ Tidak mengandung bahan yang perlu dihindari oleh ibu hamil dan menyusui.
✔️ Feelxo Cica Serum termasuk produk anhydrous (tanpa kandungan air), yang membuat bahan aktifnya lebih maksimal. Keunggulan produk anhydrous telah dibahas lebih lanjut pada artikel Feelxo How Was It Vitamin Tree Serum.
Salah satu peninjau yang berhasil ditemukan berasal dari Facebook Skincare With Ann memberikan ulasan positif. Ia memiliki kulit sensitif yang mudah memerah dan perih, terutama saat musim dingin. Namun, setelah 10 menit mengaplikasikan serum Feelxo Cica, gejala kulit memerah dan perih langsung hilang. Peninjau tersebut juga menyatakan bahwa serum ini tidak lengket, cepat meresap, namun sangat melembapkan.
Selain itu, ia juga mengungkapkan keheranan mengapa belum banyak ulasan mengenai produk sebagus ini.
Sumber: incidekoder, truthinaging, graydonskincare


