Home » Garnier Sakura White: Cek Ingredients Sleeping Mask Pinkish Glow

Garnier Sakura White: Cek Ingredients Sleeping Mask Pinkish Glow

Garnier Sakura White: Cek Ingredients Sleeping Mask Pinkish Glow

Skincapedia.com – Garnier kembali menghadirkan inovasi dalam lini perawatan kulitnya dengan meluncurkan produk terbaru dari seri Sakura White, yaitu Garnier Sakura White Pinkish Glow Sleeping Mask. Produk ini diklaim mampu memberikan kelembapan hingga 24 jam dan menutrisi kulit secara optimal selama tidur.

Nama lengkap produk ini, Garnier Sakura White Pinkish Glow Sleeping Mask, memang cukup panjang. Namun, untuk memudahkan penyebutan, produk ini bisa disingkat menjadi GarGlow Sleeping Mask, meskipun ada potensi disalahartikan sebagai merek baru.

Garnier Sakura White Pinkish Glow Sleeping Mask. Foto by dyahtikaa FD member

Deskripsi dan Klaim Produk:

Garnier Sakura White Pinkish Glow Sleeping Mask diformulasikan dengan dua kali konsentrasi ekstrak Sakura Jepang, ekstrak buah-buahan, serta Vitamin B3. Produk ini diklaim mampu melembapkan wajah hingga 24 jam dan menutrisi kulit sepanjang malam. Manfaat lainnya termasuk mencerahkan kulit, menyamarkan noda hitam, serta merawat kehalusan kulit. Hasilnya, kulit akan terasa lebih lembut, halus, elastis, dan segar saat bangun tidur, dengan tampilan glowing cerah merona. Formula ini juga diklaim cocok untuk kulit sensitif.

Untuk harga, varian 20ml dibanderol sekitar Rp30.000, sementara kemasan 50ml seharga Rp60.000.

Mari kita telaah lebih dalam kandungan bahan-bahan di dalamnya.

Penjelasan Ingredients Garnier Sakura White Pinkish Glow Sleeping Mask

Ingredients:

Aqua, cyclohexasiloxane, glyserine, octyldodecanol, hydrogenated polyisobutene, aluminium starch octenylsuccinate, peg-20 methylglucose sesquistearate, ammonium polyacryloyldimethyl taurate, c13-14 isoparaffin, Cl 14700, stearyl alcohol, vaccinum myrtillus fruit extract, niacinamide, ceteareth-20, parfum, sodium benzoate, sodium hydroxide, sodium Palmitoyl proline, phenoxyethanol, Primus yedoensis leaf water, Ascorbyl glucoside, disodium Edta, limonene, tochoperol, nymphaea Alba flower extract, caprylyl salicylic acid, Laureth-7, Citrus limon fruit extract, dipropylene glycol, Citrus aurantium dulcis fruit extract, citronellol, biosaccharide gum 1, polyacrylamide, butylene Glycol, hexyl cinnamal,saccharum officinarum extract, accer saccharum extract.

Bahan Aktif

vaccinum myrtillus fruit extract.

Merupakan ekstrak buah Bill berry yang kaya akan senyawa antocyanins, poliphenolic, dan tannins. Bahan ini berkhasiat menenangkan kulit yang kemerahan dan berfungsi sebagai skin-self-deffence-booster, yaitu memperkuat pertahanan kulit terhadap pengaruh lingkungan dan sinar UV. Selain itu, kandungan natural AHA (lactic acid) di dalamnya juga membantu proses regenerasi sel kulit.

niacinamide.

Dikenal sebagai Vitamin B3, niacinamide bermanfaat untuk mencerahkan dan meratakan warna kulit. Bahan ini juga berperan dalam memicu sintesis ceramide, mengatur produksi sebum, menyamarkan tampilan pori-pori, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-acne.

Primus yedoensis leaf water.

Ini adalah ekstrak dari daun sakura Jepang. Kandungan ini berfungsi sebagai agen anti-inflamasi yang baik dan memberikan efek skin soothing atau menenangkan kulit.

Ascorbyl glucoside.

Merupakan turunan Vitamin C yang sangat stabil dan mudah diformulasikan. Bahan ini mudah terserap ke dalam kulit, kemudian diubah menjadi Vitamin C murni. Fungsinya meliputi antioksidan, pencerah kulit (skin-brightening), dan stimulator kolagen (collagen booster).

tochoperol. Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit (skin moisturizer). Selain itu, ia juga melindungi kulit dari paparan sinar UVB.

nymphaea Alba flower extract.

Ekstrak bunga lotus ini membantu meratakan warna kulit dengan cara mengurangi proses pigmentasi.

caprylyl salicylic acid.

Dikenal juga sebagai LHA (Lipo hydroxy acid), ini adalah bentuk ester dari salicylic acid. LHA bekerja dengan menembus lapisan epidermis, membuka sumbatan pori-pori, membantu membersihkan komedo, serta memiliki sifat anti-inflamasi, oil control, dan antibakteri.

Citrus limon fruit extract.

Ekstrak buah lemon kaya akan Vitamin C, natural AHA (citric acid), dan antioksidan seperti flavonoids dan phenolic. Bahan ini berkhasiat mencerahkan kulit, serta berfungsi sebagai antibakteri dan anti-ketombe.

Citrus aurantium dulcis fruit extract.

Ekstrak buah jeruk (orange) mengandung Vitamin C dan antioksidan flavonoids (termasuk hesperidin, naringin, luteolin, dan ferulic acid) yang berfungsi sebagai anti-inflamasi. Senyawa hesperidin dan luteolin juga dapat bertindak sebagai tyrosinase inhibitor, yang menghambat produksi melanin. Selain itu, kandungan natural AHA seperti citric acid dan malic acid turut hadir.

biosaccharide gum 1.

Dikenal sebagai smart sugar, bahan ini dibuat dari fermentasi sorbitol (alkohol gula). Fungsi utamanya adalah melembapkan (moisturizing) dan menenangkan kulit (skin soothing). Bahan ini juga dapat mengurangi sensasi ‘tingling’ yang mungkin timbul dari lactic acid.

saccharum officinarum extract.

Ekstrak tebu ini mengandung natural AHA berupa glycolic acid. Selain itu, bahan ini juga berfungsi sebagai humektan yang efektif dalam melembapkan dan menghidrasi kulit.

accer saccharum extract.

Ekstrak sugar maple mengandung malic acid dan tartaric acid yang merupakan jenis natural AHA.

Bahan Pelengkap

  • Aqua
  • cyclohexasiloxane. Merupakan silikon volatil yang cepat menguap. Berfungsi sebagai pelarut, emolien, dan pelumas.
  • glyserine. Berfungsi sebagai pelarut, skin identical, dan humektan.
  • octyldodecanol. Berupa mineral wax yang berfungsi sebagai emolien sekaligus menambah kekentalan formula.
  • hydrogenated polyisobutene. Minyak sintetis pengganti mineral oil, berfungsi sebagai emolien dan penambah kekentalan formula.
  • aluminium starch octenylsuccinate. Bubuk halus berwarna putih yang berfungsi menambah kekentalan formula dan menyerap minyak. Memberikan efek sentuhan lembut bak beludru pada permukaan kulit.
  • peg-20 methylglucose sesquistearate. Merupakan pengemulsi yang aman untuk kulit sensitif dan produk perawatan area mata. Berasal dari sumber alami.
  • ammonium polyacryloyldimethyl taurate. Berfungsi mengentalkan formula dan menstabilkan emulsi.
  • c13-14 isoparaffin. Berfungsi sebagai emolien dan penambah kekentalan formula.
  • Cl 14700. Pewarna merah sintetis yang juga dikenal sebagai red-4.
  • stearyl alcohol. Berfungsi sebagai emolien, penambah kekentalan formula, pengemulsi, dan penstabil emulsi.
  • ceteareth-20. Merupakan pengemulsi.
  • parfum
  • sodium benzoate. Berfungsi sebagai pengawet.
  • sodium hydroxide. Pengatur pH yang bersifat basa.
  • sodium Palmitoyl proline. Gabungan dari asam palmitat dan asam amino prolin. Berfungsi melembutkan dan melembapkan kulit, serta mencegah hilangnya kelembapan.
  • phenoxyethanol. Berfungsi sebagai pengawet.
  • disodium Edta. Menetralisir ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
  • limonene. Pewangi alami.
  • Laureth-7. Penambah kekentalan formula.
  • citronellol. Pewangi alami.
  • polyacrylamide. Penambah kekentalan formula.
  • butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
  • hexyl cinnamal. Pewangi alami.

Kesimpulan

Produk Garnier Sakura White Pinkish Glow Sleeping Mask ini dinilai cukup menjanjikan karena mengandung banyak bahan aktif, meskipun beberapa di antaranya berada di urutan akhir formulasi. Keberadaan ACB Fruit mix, yang merupakan kombinasi ekstrak Bill berry, lemon, jeruk, sugar cane, dan sugar maple, memberikan manfaat natural AHA. Berdasarkan data dari situs incidekoder, 5% ACB Fruit Mix dapat meningkatkan pembaruan sel kulit sebesar 24%, sedikit di bawah 4% glycolic Acid yang mencapai 33%. Meskipun persentase ACB Fruit Mix dalam produk ini tidak diketahui, namun hal ini justru membuat formulanya lebih ‘kalem’.

Kombinasi Natural AHA dan LHA (Caprylyl salicylic acid) yang bekerja lebih lembut seperti BHA, namun tanpa efek samping yang signifikan, menjadikan sleeping mask ini efektif dalam mengikis sel kulit mati secara perlahan di malam hari tanpa menimbulkan iritasi. Keberadaan bio saccharide gum dan ekstrak sakura semakin memperkuat efek menenangkan kulit.

Selain itu, kandungan Niacinamide, Vitamin C, dan ekstrak lotus bekerja sinergis untuk mencerahkan kulit. Produk ini juga menyertakan bahan-bahan yang mendukung perawatan kulit berjerawat (pro acne care).

Potensi komedogenik produk ini tergolong rendah, dengan bahan seperti Hydrogenated polyisobutene (1), stearyl alkohol (2), ceteareth-20 (2), dan butylene Glycol (1). Produk ini bebas alkohol dan paraben.

Jika kulit Anda cocok, Garnier Glowsleeping Mask ini dapat digunakan setiap malam.

Namun, perlu diperhatikan bahwa produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung peg-20 methylglucose sesquistearate yang memiliki kandungan asam lemak. Selain itu, produk ini mengandung fragrance dan natural fragrance seperti limonene, citronellol, dan hexyl cinnamal. Meskipun ketiga komponen ini memiliki sifat antioksidan dan antimikroba, namun berpotensi menyebabkan sensitivitas pada kulit. Oleh karena itu, disarankan bagi pemilik kulit sensitif untuk melakukan patch test terlebih dahulu.

Untuk mendapatkan produk original, Anda dapat membelinya melalui official store.

Artikel menarik Lainnya