Skincapedia.com – Nama Rudy Dermawan kini tengah menjadi sorotan hangat di berbagai platform media sosial. Di tengah maraknya kursus bahasa asing yang kerap kali mematok tarif tinggi, seorang pensiunan guru bahasa Jepang ini justru memilih jalan yang berbeda. Ia dengan gigih membuka kelas kursus bahasa Jepang secara online dengan sistem pembayaran yang sepenuhnya diserahkan kepada kemurahan hati muridnya, alias bayar seikhlasnya.
Kisah inspiratif Rudy Dermawan ini mulai mencuri perhatian publik setelah salah satu unggahannya yang menawarkan jasa kursus online tersebut mendapatkan sambutan yang luar biasa positif dari para pengguna internet. Dalam kursusnya, Rudy menawarkan materi pembelajaran bahasa Jepang mulai dari tingkat dasar yang paling fundamental hingga sesi percakapan yang lebih mendalam. Ia secara tegas menyatakan bahwa ia ikhlas menerima berapa pun bayaran yang diberikan oleh para muridnya, tanpa menuntut jumlah tertentu. Baginya, yang terpenting adalah keseriusan dan komitmen para murid dalam proses belajar.
Berawal dari Pandemi

Rudy Dermawan sendiri bukanlah sosok baru di dunia pendidikan bahasa Jepang. Beliau adalah seorang pensiunan guru yang sebelumnya mengabdikan diri di SMA Negeri 81 Jakarta. Sebelum itu, beliau juga sempat bertugas di Batam. Selama kurang lebih 30 tahun, Rudy mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di bidang pendidikan.
Ide untuk membuka kursus online ini sebenarnya berawal dari situasi yang tak terduga, yaitu saat pandemi Covid-19 melanda pada tahun 2020. Di masa-masa awal pandemi tersebut, Rudy mulai mengisi waktu luangnya dengan mengajar bahasa Jepang kepada empat orang tetangganya. Kegiatan ini berjalan baik hingga akhirnya beliau memasuki masa pensiun pada tahun 2021. Setelah pensiun, Rudy memutuskan untuk lebih serius dalam menawarkan jasa kursus bahasa Jepang secara online, dan ia mulai mempromosikannya melalui berbagai platform media sosial, termasuk Facebook.
Tak disangka, inisiatif yang ia lakukan ini mendapatkan respon yang sangat antusias dari banyak kalangan. Hingga saat ini, Rudy Dermawan telah berhasil mengumpulkan sekitar 150 peserta aktif yang mengikuti kursusnya. Para pesertanya pun datang dari berbagai macam latar belakang usia dan pendidikan. Mulai dari siswa Sekolah Dasar (SD), mahasiswa, hingga bahkan pelajar Indonesia yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Jepang pun turut bergabung dalam kelas online yang beliau adakan.
Gigih dalam Mencari Nafkah

Sosok Rudy Dermawan patut dijadikan teladan dalam hal kegigihan mencari nafkah dan berbagi ilmu. Di balik sikapnya yang penuh keikhlasan dalam membagikan pengetahuan bahasa Jepang yang dimilikinya, pria asal Bandung ini menunjukkan semangat juang yang tinggi dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
Dalam salah satu unggahan di akun Facebooknya, Rudy menuliskan, “Alhamdulillah sejak pensiunan 2021 banting tulang mencari tambahan uang utk kebutuhan sehari -hari melalui mengajar kursus bhs Jepang secara online dibayar seikhlasnya yang penting ada.” Kutipan ini dengan jelas menggambarkan dedikasinya untuk tetap produktif dan mandiri meski telah memasuki usia pensiun.
Tidak hanya berhenti pada kursus online, Rudy kini juga melebarkan sayapnya dengan menjual naskah materi pembelajaran bahasa Jepang dalam format PDF. Naskah buku digital ini ia tawarkan dengan harga Rp 50.000, dan ternyata juga mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat. Di usianya yang kini telah menginjak 66 tahun, Rudy tetap aktif mempromosikan kursus online bahasa Jepang serta penjualan materi PDF melalui akun Facebook pribadinya. Ia sendiri yang secara langsung melayani proses pendaftaran bagi calon murid dan juga pembelian materi yang dilakukan melalui aplikasi WhatsApp pribadinya.
Kisah Rudy Dermawan ini sungguh menjadi inspirasi bagi banyak orang dari berbagai kalangan. Dari beliau, kita dapat memetik pelajaran berharga mengenai pentingnya memiliki sikap ikhlas dalam berbagi ilmu, tidak bersikap pelit pengetahuan, serta menumbuhkan semangat kegigihan dalam menghadapi kehidupan. Setuju bukan?
