Home » Hadalabo Alpha Ultimate: Cek Ingredients Lotion Anti Aging Terbaru

Hadalabo Alpha Ultimate: Cek Ingredients Lotion Anti Aging Terbaru

Hadalabo Alpha Ultimate: Cek Ingredients Lotion Anti Aging Terbaru

Skincapedia.com – Penggunaan produk anti-aging tidak perlu menunggu hingga munculnya tanda-tanda penuaan seperti kulit kusam dan keriput, atau menunggu usia mencapai 30 tahun. Banyak dermatolog merekomendasikan penggunaan produk anti-aging dimulai sejak usia 25 tahun, bahkan di awal usia 20-an. Hal ini sangat relevan, terutama bagi individu yang sering beraktivitas di luar ruangan dan terpapar sinar matahari serta polusi. Produk anti-aging dapat dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk kesehatan kulit di masa depan.

Bagi Anda yang sedang mencari produk anti-aging, Hada Labo Alpha Ultimate Anti-Aging Lotion bisa menjadi salah satu pilihan menarik. Produk ini mendapatkan rating yang cukup tinggi di Female Daily, yaitu 4,2 bintang, dengan persentase kecocokan pengguna sebesar 85% dari 688 orang.

Sebelum memutuskan untuk mencoba, mari kita telaah lebih dalam daftar kandungannya.

Hadalabo Alpha Ultimate Anti Aging Lotion. Foto oleh debbiefatmawati FD member

Penjelasan Ingredients Hada Labo Alpha Ultimate Anti-Aging Lotion

Ingredients

Water, Butylene Glycol, Glycerin, PEG-20, Sorbitan Isostearate, Capric Triglyceride, PPG-10 Methyl Glucose Ether, Methylparaben, Triethanolamine, Sodium Hyaluronate, Carbomer, Hydroxyethylcellulose, Tocopherol, Hydrolized Soy Protein, Limnathes Alba(Meadowfoam) Seed oil, Hydrolized Collagen, BHT, Disodiu EDTA, Retinyl Palmitate, Helianthus Annus (Sunflower) Seed oil, Sodium Acetylated Hyaluronate, Thiotic Acid, Zea Mays (Corn) Oil, Beta-Carotene, Tocopherol.


Bahan Aktif

Sodium Hyaluronate.

Ini adalah bentuk garam dari hyaluronic acid dengan ukuran molekul yang lebih kecil, memungkinkannya untuk penetrasi lebih dalam ke dalam kulit. Sebagai humektan super, ia memiliki kemampuan mengikat air hingga 1000 kali berat molekulnya sendiri, layaknya spons.

Tocopherol

Dikenal sebagai Vitamin E, Tocopherol berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari efek buruk sinar UV dan radikal bebas.

Hydrolized Soy Protein.

Protein dari kacang kedelai yang telah dihidrolisis ini mengandung isoflavonoid, antioksidan yang berperan penting dalam mencegah penuaan dini. Selain itu, protein kedelai juga membantu mengembalikan kekenyalan kulit dan mengatasi masalah kulit kering, kasar, serta mengelupas.

Limnathes Alba(Meadowfoam) Seed oil

Merupakan emolien yang sangat baik untuk melembapkan dan melembutkan kulit kering tanpa meninggalkan rasa lengket. Minyak ini kaya akan asam lemak unik seperti eicosenoic acid, docosenoic acid, dan docosadienoic acid, yang membuatnya sangat stabil terhadap oksidasi dan panas. Minyak meadowfoam juga mengandung Vitamin E, antioksidan, serta sifat anti-inflamasi yang bermanfaat untuk mengatasi peradangan, iritasi, dan kulit sensitif.

Hydrolized Collagen

Collagen memiliki ukuran molekul yang sangat besar sehingga sulit meresap sempurna ke dalam kulit. Melalui proses hidrolisis, molekul collagen dipecah menjadi “hydrolized collagen“, yang memungkinkannya menembus kulit dan memberikan manfaat sebagai skin hydrator serta anti-aging.

Retinyl Palmitate.

Merupakan turunan Vitamin A yang berada satu tingkat di bawah retinol. Fungsinya mirip retinol, namun kurang poten dan memerlukan tiga tahap konversi di dalam kulit (menjadi retinol, lalu retinal dehyde, dan terakhir retinoic acid) sebelum dapat bekerja sebagai agen anti-aging. Kelebihannya, efek sampingnya tidak sekeras retinol, tidak menyebabkan kulit kering, dan aman untuk kulit sensitif.

Helianthus Annus (Sunflower) Seed.

Dikenal sebagai minyak biji bunga matahari, kaya akan Vitamin E dan sekitar 60% terdiri dari asam lemak linoleic acid. Asam lemak ini berfungsi untuk meregenerasi, menguatkan, dan menenangkan kulit. Minyak bunga matahari juga mengandung asam lemak lain seperti oleic, palmitic, stearic, dan linolenic acid. Kandungan linoleic acid membantu kulit mensintesis lipid, termasuk ceramide, sehingga dapat memperbaiki dan memperkuat skin barrier. Selain itu, minyak ini memiliki efek menenangkan alami pada kulit, mengurangi tanda-tanda stres, dan meredakan iritasi.

Sodium Acetylated Hyaluronate.

Ini adalah jenis Hyaluronic acid yang molekulnya telah dimodifikasi untuk memberikan daya tahan kelembapan yang lebih lama dibandingkan HA biasa.

Thiotic Acid.

Dikenal juga sebagai Alpha Lipoic Acid (ALA), merupakan antioksidan yang kuat. ALA diproduksi secara alami oleh tubuh manusia dalam jumlah terbatas. Sebagai antioksidan, ALA membantu melawan tanda-tanda penuaan kulit dan meningkatkan kadar antioksidan lain seperti glutathione di dalam kulit, sehingga berfungsi sebagai agen anti-aging yang dapat menyamarkan kerutan, membuat kulit tampak sehat, dan glowing.

Bahan Pelengkap

  • Water. Merupakan pelarut utama dalam formulasi.
  • Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan. Merupakan turunan minyak bumi yang lebih lembut dibandingkan propilen glikol.
  • Glycerin. Pelarut, humektan, dan skin-identical ingredient yang efektif merawat kulit kering dan dehidrasi.
  • PEG-20. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Sorbitan Isostearate. Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Capric Triglyceride. Berfungsi sebagai emolien untuk melembutkan kulit.
  • PPG-10 Methyl Glucose Ether. Cairan yang berasal dari gula, bersifat humektan untuk menarik dan menahan kelembapan dari udara di lapisan kulit, sekaligus sebagai emolien yang melembutkan kulit.
  • Methylparaben. Pengawet dengan konsentrasi umum 0,2-0,4%.
  • Triethanolamine. TEA, bersifat basa, berfungsi mengatur pH formula agar stabil. Konsentrasinya biasanya tidak lebih dari 1%.
  • Carbomer. Agen pengental yang mengubah tekstur cair menjadi gel. Konsentrasinya biasanya 0,2-0,4%.
  • Hydroxyethylcellulose. Terbuat dari bahan alami, berfungsi menambah kekentalan formula dengan konsentrasi sekitar 2%.
  • BHT. Antioksidan sintetis yang berfungsi sebagai pengawet dengan mencegah formula teroksidasi.
  • Disodium EDTA. Agen pengkelat yang menetralisir ion logam dari air. Meskipun memiliki reputasi kurang baik, konsentrasi yang digunakan dalam kosmetik umumnya hanya 0,2%, sehingga masih dianggap aman.
  • Zea Mays (Corn) Oil. Emolien yang melembutkan kulit, mengandung antioksidan, baik untuk kulit kering, dan bersifat anti-inflamasi.
  • Beta-Carotene. Antioksidan yang memberikan warna oranye alami, digunakan sebagai pewarna alami dalam kosmetik sekaligus berfungsi sebagai antioksidan.
  • Tocopherol. Terdapat dua kali dalam daftar, fungsi kedua adalah untuk mencegah oksidasi formula, sesuai dengan sifatnya sebagai antioksidan.

Kesimpulan

  • ✔️ Kaya akan antioksidan yang efektif menangkal efek buruk sinar UV dan radikal bebas.
  • ✔️ Mengandung banyak emolien, sehingga sangat baik untuk kulit kering dan dehidrasi.
  • ✔️ Memiliki 4 bahan yang berfungsi sebagai skin-identical ingredients.
  • ✔️ Mengandung bahan-bahan yang berperan sebagai agen anti-aging.
  • ❗ Beberapa bahan dalam formulasi ini mungkin tidak cocok untuk fungal acne, mengingat banyaknya kandungan asam lemak seperti minyak meadowfoam, minyak biji bunga matahari, Sorbitan Isostearate, Retinyl palmitate, dan Corn oil.
  • ❗ Produk ini mungkin kurang cocok untuk jenis kulit berminyak.
✔️ Pembelian dapat dilakukan melalui Official store.

Artikel menarik Lainnya