Home » Hadalabo Shirojyun: Ulasan Komprehensif Ingredients Ultimate Whitening Milk

Hadalabo Shirojyun: Ulasan Komprehensif Ingredients Ultimate Whitening Milk

Hadalabo Shirojyun: Ulasan Komprehensif Ingredients Ultimate Whitening Milk

Skincapedia.com – Hadalabo Shirojyun Ultimate Whitening Milk merupakan produk perawatan kulit yang dirancang untuk mencerahkan kulit, diperkaya dengan kandungan arbutin dan vitamin C. Nama “Shirojyun” sendiri berasal dari bahasa Jepang, di mana “shiro” berarti putih. Produk ini hadir dengan tekstur yang menyerupai lotion kental, berbeda dengan varian lotionnya yang memiliki tekstur lebih cair seperti toner.

Seri Shirojyun dari Hadalabo memang memiliki dua varian utama: lotion yang berfungsi sebagai toner dan milk yang berfungsi sebagai pelembap. Penting untuk diingat bahwa dalam rutinitas perawatan kulit, produk dengan tekstur yang lebih encer sebaiknya diaplikasikan terlebih dahulu sebelum produk yang lebih kental.

Saat menggunakan Hadalabo Shirojyun Ultimate Whitening Milk, disarankan untuk menggunakannya secukupnya agar tidak menimbulkan rasa lengket atau berminyak pada kulit. Takaran sekecil biji jagung saja sudah cukup untuk melembapkan seluruh wajah.

Hadalabo Shirojyun Ultimate Whitening Milk. Foto oleh Debbiefatmawati FD Member

Mari kita telusuri lebih dalam mengenai kandungan yang terdapat dalam produk ini.

Kandungan (Ingredients):

water, dipropylene glycol, triehylhexanoin, isopropyl palmitate, arbutin, glycerin, glyceryl stearate SE, pentylene glycol, peg-20 sorbitan isostearate, cetyl alcohol, limnathes alba (meadowfoam) seed oil, xanthan gum, hydroxyethylcellulose, methylparaben, triethanolamine, disodium edta, carbomer, sodium hyaluronate, magnesium ascorbyl phosphate.

Penjelasan Kandungan Hadalabo Shirojyun Milk

Bahan Aktif Utama

Arbutin

Arbutin adalah turunan dari hydroquinone yang dikenal efektif dalam mengatasi masalah hiperpigmentasi kulit seperti melasma. Menurut dermatolog Margo Weishar, pendiri Springhouse Dermatology and Aesthetics, arbutin bekerja dengan melepaskan hydroquinone secara perlahan melalui proses hidrolisis, yang pada gilirannya dapat menghambat pembentukan melanin. Arbutin seringkali dianggap sebagai alternatif yang lebih alami dari hydroquinone karena dapat diekstrak dari tanaman seperti bearberry, blueberry, atau cranberry, meskipun juga dapat diproduksi secara sintetis.

Mengenai keamanannya bagi ibu hamil, pendapat berbeda muncul. Paula’s Choice berpendapat bahwa sebaiknya arbutin dihindari oleh ibu hamil karena tetap memiliki keterkaitan dengan hydroquinone, dan ada alternatif pencerah lain yang lebih aman.

Oleh karena itu, disarankan untuk berhati-hati dan mempertimbangkan alternatif lain jika Anda sedang hamil.

Limnanthes Alba (Meadowfoam) Seed Oil

Minyak yang diekstrak dari biji bunga meadowfoam ini kaya akan asam lemak, sekitar 98%, sehingga sangat baik untuk menjaga kelembapan kulit. Selain itu, minyak ini juga memiliki sifat menenangkan yang dapat meredakan kemerahan pada kulit, mengatasi gejala sunburn, dan alergi kulit.

Sodium Hyaluronate

Kandungan ini merupakan bahan yang identik dengan kulit (skin-identical ingredient) dan memiliki kemampuan mengikat air hingga 100 kali berat molekulnya sendiri. Hal ini menjadikannya sangat efektif dalam menjaga kelembapan kulit.

Magnesium Ascorbyl Phosphate

Merupakan turunan dari Vitamin C yang lebih lembut di kulit. Bahan ini berfungsi sebagai antioksidan, pencerah kulit, dan pendorong produksi kolagen. Namun, perlu dipahami bahwa potensinya mungkin tidak sekuat Vitamin C murni karena turunan ini perlu diubah menjadi asam askorbat terlebih dahulu agar bekerja efektif, dan proses perubahan ini terjadi di dalam lapisan kulit.

Bahan Pelengkap

Bahan pelengkap dalam formulasi skincare memiliki berbagai fungsi, antara lain:

  • Pelarut (seperti water, glycerin)
  • Pengencer (seperti dipropylene glycol, pentylene glycol)
  • Pengental (seperti xanthan gum, hydroxyethylcellulose)
  • Pengemulsi (seperti glyceryl stearate, cetyl alcohol, peg-20 sorbitan isostearate)
  • Pengatur pH (seperti triethanolamine)
  • Agen pengkelat (seperti disodium edta)

Berikut adalah beberapa bahan pelengkap yang perlu diperhatikan:

Bahan pelengkap yang berfungsi sebagai kondisioner kulit (pelembut dan pelembap):
Glycerin, triethylhexanoin, isopropyl palmitate, cetyl alcohol.

Bahan yang berpotensi komedogenik (menyumbat pori):
Isopropyl palmitate (level 4), glyceryl stearate SE (level 3), cetyl alcohol (level 3), triethanolamine (level 2), carbomer (level 1).
Perlu diingat bahwa tingkat komedogenik berkisar dari 1 (kesempatan kecil menyumbat pori) hingga 5 (jelas dapat menyumbat pori).

Bagi pemilik kulit berminyak dan rentan berjerawat, kandungan ini mungkin perlu diperhatikan. Penggunaan tipis-tipis disarankan untuk meminimalkan risiko penyumbatan pori. Rutin melakukan eksfoliasi juga penting.

Bahan yang disukai jamur Malassezia (penyebab fungal acne):
Bahan-bahan yang terbuat dari atau mengandung asam lemak, seperti:

  • Limnanthes alba (meadowfoam) seed oil
  • Isopropyl palmitate
  • Glyceryl stearate SE
  • Peg-20 sorbitan isostearate

Bagi penderita fungal acne, disarankan untuk lebih berhati-hati dengan kandungan ini.

Pengawet yang digunakan:
Methylparaben.

Apakah Hadalabo Aman untuk Ibu Hamil?

Secara umum, bahan skincare yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil meliputi retinol/retinoid, BHA/salicylic acid, benzoyl peroxide, hydroquinone, merkuri, antibiotik, dan paraben.

Dari kandungan Hadalabo Shirojyun Ultimate Whitening Milk, terdapat dua poin yang perlu menjadi pertimbangan:

Pertama, Arbutin: Masih ada perdebatan mengenai keamanan arbutin untuk ibu hamil. Meskipun sering dianggap sebagai alternatif yang lebih aman dari hydroquinone, arbutin tetap dapat melepaskan hydroquinone. Selain itu, tidak selalu diketahui apakah arbutin yang digunakan berasal dari sumber alami atau sintetis. Paula’s Choice tidak merekomendasikan produk yang mengandung arbutin untuk ibu hamil. Alternatif pencerah yang lebih aman bagi ibu hamil antara lain vitamin C, vitamin B3, kojic acid, dan allantoic acid.

Kedua, Paraben (Methylparaben): Paraben memiliki reputasi buruk karena potensi dampaknya terhadap kesehatan, termasuk risiko kanker dan gangguan janin jika digunakan oleh ibu hamil. Namun, penting untuk dicatat bahwa paraben umumnya dianggap aman selama konsentrasinya tidak melebihi batas maksimum yang diizinkan, yaitu 0,4% untuk methylparaben. Hanya sebagian kecil dari konsentrasi tersebut yang terserap ke dalam kulit dan masuk ke aliran darah. Dengan demikian, pada konsentrasi yang sangat rendah, paraben dianggap tidak membahayakan.

Meskipun demikian, jika Anda sedang hamil, sangat disarankan untuk tetap selektif dan berhati-hati dalam memilih produk skincare. Prioritaskan produk yang tidak mengandung bahan-bahan yang berpotensi menimbulkan risiko bagi kesehatan Anda dan janin.

✔️ Beli di Official store

Sumber: Incidekoder, Doktersehat, Paula’s Choice, Theklog, dan sumber daring lainnya.

Artikel menarik Lainnya