Skincapedia.com – Feelxo kembali hadir dengan serum yang kaya nutrisi untuk kulit, yaitu Feelxo How Was It Vitamin Tree Serum. Serum ini diformulasikan dengan ekstrak SeaBerry atau Sea Buckthorn Berry sebanyak 830.000 ppm (83%), Niacinamide 5%, dan enam ekstrak tumbuhan lainnya yang diklaim mampu menutrisi dan mencerahkan kulit. Kandungan Omega 7 dalam ekstrak tumbuhan tersebut berperan melindungi dan memperkuat lapisan kulit. Serum ini juga diklaim memiliki tekstur yang ringan, tidak lengket, dan cepat meresap ke dalam kulit.
|
|
| Feelxo How Was It Vitamin Tree. Source: Lazada |
Serum ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 150.000 untuk kemasan 50ml. Mari kita telaah lebih dalam mengenai komposisi lengkap dari Feelxo How Was It Vitamin Tree Serum.
Penjelasan Ingredients Feelxo How Was It Vitamin Tree Serum
Ingredients:
Hoppophae rhamoides fruit extract (830.000ppm), glyserine, niacinamide (5%), butylene glycol, 1,2 hexanediol, hydroxydecyl ubiquinone, polyglyceryl 6 caprylate, polyglyceryl 4 caprate, methyl gluceth-20, carbomer, arginine, hydroxyethyl cellulose, sodium hyaluronate, hydrolized hyaluronic acid, betaine, trehalose, adenosine, lactose, microcrystalline cellulose, dipotaasium glycyrrhizate, cnidium officinale rhizoma extract, scuttelaria baicalensis root extract, coptis Chinensis root extract, glycyrrhiza glabra root extract, Camellia Sinensis Leaf extract, mentha piperta (peppermint) extract, citrus aurantiun dulcis (orange) oil, Cl77492, disodium edta, tocopheryl acetate, hydroxyprpyl methyl cellulose.
Bahan Aktif
Hoppophae rhamoides fruit extract (83%)
Dikenal juga sebagai ekstrak Seaberry/sea buckthorn. Bahan ini merupakan sumber asam lemak omega 3, 6, 7, dan 9 yang sangat baik untuk memperkuat skin-barrier dan menjaga kelembapan kulit. Senyawa ini juga berperan dalam regenerasi dan perbaikan kerusakan kulit.
- Memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang efektif untuk merawat dan menyembuhkan kulit berjerawat.
- Kaya akan antioksidan seperti Lycopene, Vitamin A, Vitamin C (15 kali lebih banyak dari jeruk), dan Vitamin E. Selain itu, kandungan mineral, asam amino, dan phytosterol menjadikannya agen pencerah kulit yang ampuh, meratakan warna kulit, menghaluskan tekstur, serta memiliki efek anti-aging dengan menstimulasi produksi kolagen, mencegah kerutan, dan meningkatkan elastisitas kulit.
Niacinamide (5%)
Niacinamide, atau Vitamin B3, pada konsentrasi 4-5% terbukti bermanfaat sebagai agen anti-aging. Bahan ini mampu memicu produksi kolagen dan protein penting penyusun kulit seperti keratin, filaggrin, dan involucrin.
- Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan niacinamide 2-5% selama 8 minggu dapat secara signifikan mengurangi hiperpigmentasi, terutama jika dikombinasikan dengan agen pencerah lainnya.
- Konsentrasi 2% niacinamide dapat meningkatkan sintesis asam lemak, cholesterol, dan ceramides, yang berkontribusi pada kulit yang lebih sehat, skin-barrier yang kuat, mengurangi penguapan kadar air, dan meningkatkan hidrasi kulit secara keseluruhan.
- Studi in-vivo melaporkan bahwa perawatan jerawat dengan 4% niacinamide selama 8 minggu menunjukkan perbaikan kondisi kulit sebesar 82%.
Hydroxydecyl Ubiquinone
Dikenal juga sebagai idebenone dan CoQ10, bahan ini adalah super antioksidan yang melindungi sel kulit dari faktor eksternal penyebab penuaan dini. Keefektifannya bahkan disebut lebih unggul dibandingkan Vitamin E, Vitamin C, dan CoenzymQ10.
Berdasarkan uji coba pada 41 wanita dengan photodamage-skin tingkat sedang, penggunaan 0,4-1% idebenone mampu mengurangi kekasaran dan kekeringan kulit sebanyak 26%, meningkatkan hidrasi kulit hingga 37%, dan menyamarkan garis halus sebesar 29%.
Arginine
Merupakan asam amino semi-esensial yang diproduksi oleh tubuh, sehingga dikategorikan sebagai skin-identical ingredients. Arginine efektif memperbaiki masalah kulit, terutama kulit dehidrasi, mempercepat proses pemulihan luka, dan memperkuat skin-barrier.
Jika dikombinasikan dengan AHA, arginine dapat menciptakan efek “time release” yang membuat AHA lebih lembut dan tidak mengiritasi kulit.
Sodium Hyaluronate
Bahan yang identik dengan kulit ini memiliki kemampuan water-binding yang luar biasa. Sebanyak 6 gram sodium hyaluronate mampu mengikat hingga 6 liter air.
Hydrolyzed Hyaluronic Acid
Dikenal juga sebagai nano hyaluronic acid, molekulnya telah dipecah menjadi ukuran yang sangat kecil, memungkinkannya untuk menembus kulit lebih dalam.
Trehalose
Jenis gula alami yang ditemukan pada tumbuhan, seperti kaktus. Trehalose memiliki kemampuan water-binding yang kuat untuk menjaga kelembapan kulit dalam jangka waktu lama.
Adenosine
Bahan ini berfungsi sebagai cell-communicator ingredients yang berperan dalam proses pemulihan luka. Adenosine juga merupakan agen anti-inflamasi yang baik, mengirimkan sinyal ke sel kulit untuk memproduksi kolagen dan menjaga elastisitasnya (skin-energizing). Selain itu, bahan ini membantu memperbaiki dan melindungi skin-barrier (skin-restoring).
Dipotassium Glycyrrhizate
Bentuk garam dari senyawa yang diekstrak dari tanaman licorice. Bahan ini memiliki sifat anti-inflamasi dan membantu regulasi sebum.
6 Plant Extracts
- Cnidium officinale rhizoma extract: Ekstrak akar tanaman cnidium dari keluarga wortel, kaya akan antioksidan, anti-inflamasi, dan bersifat menenangkan kulit (skin-soothing).
- Scutellaria baicalensis root extract: Ekstrak akar skullcap, memiliki potensi antioksidan, anti-inflamasi, antimikroba, dan antijamur. Juga berfungsi sebagai humektan dan astringent.
- Coptis Chinensis root extract: Ekstrak akar Coptis japonica, tanaman herbal pengobatan Jepang. Memiliki kemampuan antioksidan, anti-inflamasi, dan antibakteri.
- Glycyrrhiza glabra root extract: Mengandung senyawa yang dapat menghambat pigmentasi dan memiliki sifat anti-inflamasi yang baik.
- Camellia Sinensis Leaf extract: Ekstrak green tea, kaya akan antioksidan, anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin-soothing), bersifat astringent, mengontrol minyak (oil-control), dan antibakteri.
- Mentha piperita (peppermint) extract: Ekstrak daun mint, bersifat astringent, anti-inflamasi, anti-acne, memberikan aroma alami, dan sensasi dingin (cool-sensation).
Bahan Pelengkap
- Glycerine: Pelarut, skin-identical ingredients, dan humektan.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi (penetration enhancer), dan humektan.
- 1,2 Hexanediol: Pelarut, humektan, emolien, dan peningkat kinerja pengawet (preservatives booster).
- Polyglyceryl 6 Caprylate: Pengemulsi.
- Polyglyceryl 4 Caprate: Pengemulsi.
- Methyl Gluceth-20: Senyawa larut air dari gula jagung yang melembapkan, ringan, dan lembut, populer untuk kulit sensitif.
- Carbomer: Agen pengental formula (gelling agent).
- Hydroxyethyl Cellulose: Bahan pengental formula.
- Betaine: Senyawa polisakarida dari buah bit, berfungsi sebagai humektan dan osmo-protektan (mengatur keseimbangan air dalam sel).
- Trehalose: Polisakarida yang berfungsi sebagai humektan.
- Lactose: Pelembap/humektan.
- Microcrystalline Cellulose: Bahan pengental formula.
- Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Oil: Dikenal sebagai Orange Essential Oil, memberikan aroma alami. Komponen utamanya adalah 90% limonene.
- Cl77492: Pewarna, Yellow Iron Oxide.
- Disodium EDTA: Menetralisir ion logam untuk menjaga kestabilan formula.
- Tocopheryl Acetate: Antioksidan yang mencegah formula mudah teroksidasi.
- Hydroxypropyl Methyl Cellulose: Bahan pengental produk.
Kesimpulan
Serum Feelxo How Was It Vitamin Tree ini memiliki bahan aktif dan formula yang sangat baik. Kandungan niacinamide berada pada konsentrasi yang optimal, menjadikannya serum yang mampu merawat berbagai permasalahan kulit seperti penuaan dini, jerawat, kulit lelah, stres, kering, kusam, berminyak, dan hiperpigmentasi.
Produk ini bebas paraben dan menggunakan 1,2 hexanediol sebagai pengawet. Feelxo How Was It Vitamin Tree Serum termasuk dalam kategori Anhydrous Product atau formula tanpa kandungan air. Keuntungan dari produk anhidrat antara lain:
- Konsentrasi bahan aktif menjadi lebih tinggi karena biasanya air mendominasi komposisi produk.
- Tidak memerlukan pengawet dalam jumlah banyak, karena tidak adanya air membatasi perkembangbiakan bakteri dan jamur.
- Formulanya cenderung lebih alami.
Namun, perlu diperhatikan bahwa serum ini mengandung Orange Essential Oil dan Ekstrak peppermint. Keduanya memiliki senyawa yang berpotensi menyebabkan sensitivitas pada kulit tertentu, sehingga reaksi alergi atau sensitif dapat muncul tergantung pada tingkat sensitivitas individu.
Sumber referensi: incidekoder, paula’s choice cosmetic dictionary, wikipedia, school of natural skincare

